
Jemari Geany lihai memainkan tuts keyboard, mengetik baris-baris kode rumit yang ditampilkan pada layar monitor besar yang terpampang didalam ruangan besar di bawah tanah.
"Coba kalian lihat ini" ajak Geany pada orang-orang dibelakangnya "Titik merah itu adalah Shean. Saat ini dia berada di lautan luas menuju laut Pasifik".
"Bagaimana kamu bisa melacaknya?" tanya Lisa penasaran dengan kemampuan pelacakan sekelas intelijen dunia.
"Mudah saja, sebelum dia berangkat menuju bandara, aku menyelipkan GPS tracking di saku celananya, saat ini orang-orang yang menculik Shean belum menyadari itu. Ini bisa jadi peluang kita untuk menyelamatkan nya" ia menjelaskan cara kerja alat pelacak yang ia gunakan untuk mengetahui keberadaan Shean.
Lanjut ia menceritakan detail rencana untuk membuntuti Shean tanpa ada siapapun yang mengetahui. Karena saat ini, ia pun ragu dengan orang-orang dari organisasi The Chronicle.
Setelah pengkhianatan Aldrich orang yang menjadi kaki-tangannya selama lebih dari 20 tahun, ia tak lagi mempercayai Organisasi.
Seharusnya The Chronicle adalah kelompok yang menjaga benda-benda bersejarah di dunia sesuai dengan awal diciptakannya. Namun ternyata Aldrich adalah agen dari organisasi IDIOM bawah tanah yang mengincar peninggalan bersejarah terutama pada penemuan Jean Beaufort.
Selama ini kebaikan Aldrich hanyalah topeng untuk menutupi aksi sebenarnya yang ia lakukan. Pantas saja selama ini banyak sekali barang-barang yang secara tiba-tiba hilang begitu saja.
Target dari organisasi IDIOM adalah mengawasi gerak-gerik Geany dalam pengumpulan petunjuk baru dari pulau yang pernah ditemukan oleh leluhurnya. Karena setelah masa Pandemik yang melanda Eropa saat itu membuat beberapa laporan dan petunjuk-petunjuk pulau misterius itu lenyap dan tak ada yang mengetahui keberadaanya sampai saat ini dan Aldrich bertugas untuk mencari dengan cara menyusup ke kelompok The Chronicle dari sekumpulan peneliti, arkeolog dan juga orang-orang cerdas yang berhasil memecahkan berbagai macam misteri dari penemuan masa lampau.
Geany menyesali saat dimana dia merekrut Aldrich namun saat ini penyesalan tak akan memberikannya solusi apapun. Ia harus tegar dan meningkatkan kewaspadaannya. Saat ini yang bisa ia percayai adalah Jenny calon istrinya Shean dan juga bawahannya yang bernama Lisa, bertiga mereka akan melakukan petualangan dalam penyelamatan Shean dan juga menemukan pulau misterius yang menjadi objek kajiannya selama ini.
“Dengar.. Ada hal penting yang akan aku sampaikan sebelum kita melaksanakan semua rencana ini” Geany menggeser tempat duduknya menghadap ke Jenny dan Lisa.
“Ada apa?” tanya Lisa
“Kita akan memasuki zona lautan yang sangat berbahaya, meskipun aku sudah memiliki petanya, namun kita nanti akan dihadapkan dengan persoalan cuaca yang tidak menentu dilautan, butuh sekitar 12 hari perjalanan” ia berhenti berbicara dan menghela nafas panjang karena apa yang akan mereka alami mungkin itu sesuatu yang buruk, perjalanan laut sangatlah mengerikan dan tanpa skill memadai bisa-bisa mereka akan celaka.
“Kamu tak perlu khawatirkan kami, fokus saja dengan tujuan utama” Ucap Jenny.
“Baiklah. Tapi ada satu hal lagi yang perlu kalian ketahui” lanjut ia menunjukan peta lokasi pulau misterius itu dan hanya ada tulisannya saja, namun pulau itu tak benar-benar ada di dalam peta.
“Apa maksudnya?” Lisa angkat bicara, ia makin tidak mengerti dengan apa yang ingin disampaikan oleh Geany.
“Selama lebih 100 tahun, pulau itu sudah tenggelam karena ada pergeseran lempeng tektonik yang membuat pulau itu tak ada di peta mana pun...”
“Itu artinya pencarian kelompok IDIOM akan sia-sia” Lisa cepat tanggap melanjutkan maksud ucapan Geany yang mencoba menjelaskan situasi genting jika pulau tidak ditemukan oleh mereka, maka Shean dalam bahaya.
Mereka terdiam karena tak sanggup untuk melanjutkan pembicaraan yang mengarah pada kematian Shean jika pulau itu memang benar-benar tidak ada. Bahkan Jenny sudah tak sanggup lagi menahan rasa sedihnya, ia mencoba menghapus air matanya yang sudah terlanjur menetes membasahi pipi.
“Aku akan cari cara lain, kalian lebih baik beristirahat” Ia kembali ke depan komputer dan mengetik baris-baris kode rumit untuk melanjutkan pelacakan lokasi Shean.
Dalam hati kecilnya Geany ia merasa sangat bersalah telah membahayakan hidup Shean dan kini calon istrinya pun datang dengan harapan untuk dapat menolong Shean yang diculik oleh organisasi jahat.
Sempat terpikir untuk menyelesaikan semua ini sendirian, mungkin menyewa beberapa pembunuh bayaran untuk membantunya menumpas organisasi tersebut, namun segera ia urungkan niatannya itu karena ia pun tak tau berapa jumlah anggota IDIOM yang ada di kapal, pastilah mereka menyiapkan sebanyak mungkin pasukan.
Cara satu-satunya adalah melakukan operasi senyap dengan menyusup kedalam kapal pada malam hari, membebaskan tawanan dan pergi dengan speedboat secepat mungkin sebelum mereka menyadari. Akan tetapi itu pun sangat beresiko, jika tertangkap maka tamat sudah riwayatnya.
"Gea, aku perlu berbicara berdua denganmu" Jenny menghampirinya yang sedang mengatur berbagai rencana untuk penyelamatan.
"Sebenarnya Shean menitipkan sesuatu sebelum berangkat ke Prancis" perkataannya itu berhasil menarik perhatiannya.
"Apa maksudmu ?" Geany mengernyitkan dahinya penasaran dengan sesuatu yang ia bawa di dalam tas.
Jenny membuka kotak karton berisi berbagai macam catatan, codex juga print out tentang penelitian Jean Beaufort.
"Hebat sekali Shean bisa meneliti ini semua sendirian" ucapnya kagum karena semua hasil risetnya hampir sama seperti yang ia lakukan bersama beberapa peneliti lain.
"Ini hasil penelitiannya selama 2 tahun lebih. Salahsatunya terkait simbol-simbol yang muncul di beberapa catatan Jean Beaufort, itu kami temukan di situs arkeologi yang ada di negaraku" Jenny menjelaskan semua yang ia ketahui.
Lama ia berkutat dengan cetakan dokumen yang sudah dirangkum oleh Shean. Adakalanya ia sangat serius membaca dan kadang tertawa terbahak-bahak seperti orang gila dan membuat Jenny kebingungan karena reaksi aneh dari Geany.
"Shean! kurang ajar kamu. Selama ini kamu sudah menyelesaikan semuanya" gumamnya "Jenny, penelitian ini sangat akurat. Kemungkinan aku salah menentukan lokasi pulau misterius itu" ia memeluk erat tubuh Jenny penuh suka cita.
"Aku yakin, kita bisa menyelamatkan Shean, aku ada ide bagus" ia berlari menuju ruangan lain dan meninggalkan Jenny yang penasaran dengan apa yang perempuan itu katakan.
Jika semua ini bisa menuntunnya untuk kembali bertemu dengan sang kekasih, itu adalah hal bagus yang patut di syukuri.
Perlahan keyakinannya untuk dapat bertemu dengan Shean pun kembali menguat dan tak sabar ingin segera untuk bertemu dan melabuhkan pelukannya kepada lelaki yang hampir membuatnya gila karena rindu yang teramat besar yang belum terobati.
"Sayangku.. aku pasti akan menyelamatkanmu" bisiknya hati kecilnya berbicara, menguatkan tekad dan keberanian diri.
Setelah menunggu lama, Geany pun kembali dengan lembaran kertas yang baru ia cetak.
"Jenny, disini aku masih bingung dengan yang disebutkan Obscure Codex yang Shean katakan. apa kamu tau sesuatu tentang ini?" tanya Geany .
Berbeda dengan tadi, kini wajahnya terlihat lebih segar seperti ada percikan baru yang memantik semangatnya untuk menggali lebih jauh lagi dari semua tulisan-tulisan Shean.
"Tunggu sebentar" Jenny mengeluarkan benda berbentuk kotak persegi warna hitam terbuat dari lempengan besi yang lumayan berat.
"Shean pernah mengatakan jika benda itu hal yang penting, namun aku tak tau isinya. Dia melarang untuk membuka isinya karena bisa saja itu beracun atau mengandung virus berbahaya didalamnya" ia lanjut menjelaskan asal muasal kotak itu yang sudah berumur cukup lama dan sudah ada sebelum ayahnya menempati rumah bekas pejabat Belanda yang ia beli.
"Ini kuncinya" Jenny juga menyerahkan kalung milik ibunya yang selalu ia pakai pemberian dari sang ayah.
Geany sepenuhnya mengerti maksud dari pesan Shean kepada Jenny. Ia lantas mengenakan jubah dokter berwarna putih lengkap dengan masker dan sarung tangan.
"Ini pakai" ia memberikannya juga untuk dikenakan oleh Jenny.
Dengan menggunakan peralatan lengkap dan canggih Geany pelan-pelan membuka kotak dengan kunci yang diberikan Jenny.
Kleeekk
Suaranya terdengar renyah dan menggugah rasa penasaran apa isi yang terdapat didalamnya.
...****************...