SHE WAS UGLY

SHE WAS UGLY
Bab 28. Tak sebaik yang dipikirkan



Dengan gerakan cepat, pria itu mengangkat tubuh Aira kemudian membawa gadis itu ke ruang pribadinya.


Noah membaringkan tubuh Aira.


Kedua matanya yang sudah diliputi oleh gairah, menatap Aira yang saat ini tanpa sadar mulai membuka satu persatu kancing kemejanya.


Noah tersenyum smirk. Laki-laki itu mendekati Aira, kemudian dengan rakus membungkam mulut Aira dengan bibirnya.


Sebenarnya Noah tidak ingin melakukan ini, Namun Aira terlalu menggoda baginya, dia tidak pernah berkata bahwa dia adalah pria baik-baik, jadi jika dia melakukan hal ini sekarang, ah mungkin hanya akan ada penyesalan.


Author Ridz sendiri berpikir, semua pria sama aja kecuali author Ridz yang terlahir sempurna tanpa cacat.


Tanpa aba-aba lagi Noah langsung menarik wajah Aira sehingga kini mereka saling berciuman, Aira yang berusaha mengumpulkan kesadarannya dan sadar mendapatkan perlakukan seperti itu langsung melakukan perlawanan namun hasilnya nihil karena kekuatan Noah lebih besar darinya.


"Sudah jangan berontak! Ini gak akan sakit," bisik Noah yang perlahan membuat air mata Aira turun seketika.


Aira pikir dia sudah menemukan pria yang baik, yang mengerti dirinya dan menerima keadaannya berbeda dengan Evan, dia pikir setelah segala transformasinya dia bisa mendapatkan seseorang yang dapat memberikannya apresiasi namun nyatanya kini Kehormatan Aira berada diujung tanduk.


Salahkan Author Ridz yang membuat semua ini terjadi karena sudah pasti Mama Reni beserta dua orang Author tidak terkenal bernama Nazwa dan Tanti akan menolak mengakui kelaknatan mereka.


Noah kemudian mendorong tubuh Aira dan menariknya masuk kedalam ruangannya, Aira memberontak namun tenaganya habis karena terpengaruh obat perangsang, dia tidak munafik, sentuhan Noah membuat gairah terpancing, sesampainya didalam ruangan Noah, Noah segera mendudukkan Aiea ke sofa ruangan tersebut lalu berdiri dan melepas semua pakaian kerjanya.


"Tolong pak! Lepasin saya!" teriak Aira memelas.


"Gak akan sayang! Kamu akan saya lepaskan setelah nafsu saya terpenuhi, saya sudah menunggu ini sejak lama kau tahu!?" jawab Noah menyeringai.


Aira bingung harus berbuat apa ia benar-benar pada posisi yang sulit ia ingin mempertahankan kehormatannya namun itu seolah tak mampu baginya, bahkan kini dia berharap ada Evan disini, untuk pertama kalinya Aira berdoa semoga Evan ada disini.


Noah yang sudah telanjang bulat segera berjalan ke arah Aira dengan tongkat bisbol yang mengacung.


Noah mencoba membuka pakaian Aira namun tetap di pertahankan oleh Aira sehingga dengan terpaksa Noah menarik pakaian Aira sampai sobek dan terlepas dari tubuh sekretarisnya itu.


Srrtt!


Kini tubuh Aira sudah sama polosnya dengan tubuh Noah sehingga membuat kulit putihnya terekspos sempurna.


Noah kemudian melakukan permainannya. ia menciumi leher Aira kasar sehingga membuat Adlin tampak melenguh di sela sela tangisnya, karena dia berada dalam dua opsi, teransang dan terpekur menerima takdirnya yang malang.


Dasar Author Ridz sesat!


"Ahhh!" jerit Aira keras saat Noah menarik rambutnya.


Aira menjerit kesakitan berusaha melepaskannya namun tetap di tolak paksa oleh Noah sehingga Aira semakin tersudutkan.


Sementara itu Aira hanya bisa menangis meratapi nasibnya kini karena kehormatannya telah di renggut oleh atasannya sendiri yang Aira kira adalah dewa.


Plop!


"Argh!"


Sekali lagi teriakan Aira melambung karena kini tongkat bisbol milik Noah sudah masuk seutuhnya ke milik Aira membuat Aira kini sudah benar-benar ternoda


Aira hanya bisa menutup matanya sembari menahan sakit sampai akhirnya tiba pada puncak kenikmatannya dan terbaring lemas di atas tubuh Aira.


Sementara itu Aira hanya bisa menangis dan menangis sampai akhirnya perlahan tertidur dan tidak mengingat apa-apa.



Ternyata Noah Bangs*at juga yah gak nyangka Dedek Ridz tuh, kalau gini kalian masih Tim Noah Atau Evan.


Betewe cita" Dedek Ridz hari ini adalah jadi suaminya Maudy Ayunda.


Makasih.