Road To The Peak Of God

Road To The Peak Of God
8. Hutan Ngarai Misterius [Part 3]



Didunia Tang, memiliki 10 Kekaisaran Agung. Dan diantaranya ada 4 Keluarga yang tidak dapat dikekang oleh 10 Kekaisaran. Keluarga itu adalah, Ye, Jiang, Dong, dan terakhir Xiao.


Empat keluarga itu disebut, Empat Keluarga Surgawi karena kekuatannya bisa menandingi 2 Kekaisaran Agung didunia Tang. Diantara semua Keluarga yang sangat kuat itu, terdapat orang yang sangat berkuasa, dan mengatur jalannya kedamaian untuk keempat keluarga agar tidak menghancurkan dunia. Dan dialah, Kaisar Dunia Tang saat ini, Xiao Chu.


Seorang perempuan dengan paras cantik, dan rambut yang berwarna merah pekat, tidak akan bisa membuat orang lain tidak berpaling padanya. Ditambah kekuatannya yang sudah menginjak Ranah Heavenly Step; Rank 8. Dia adalah sesosok wanita yang sempurna untuk segala pria!


Dan sebentar lagi, dia akan masuk kedalam tahap; Void Limbo Realm, ia seharusnya merasa senang. Tapi, dia tidak merasa senang sejak satu minggu yang lalu. Dia cemas, bahwa, di Tournament Keluarga Xiao 4 Tahun lagi, Keluarga yang sangat luar biasa itu akan hancur karena amarah sang dewa.


Satu Tahun yang lalu, seluruh kepala keluarga cabang Xiao dan bahkan dihadiri oleh para Kaisar Surgawi, kaisar-kaisar yang menuduki Dunia, Laut dan Langit, membuat heboh Tujuh Dimensi Agung.


Mereka didatangi oleh sepasang suami istri dari alam atas. Alam yang lebih tinggi dari pada Tujuh Dimensi Agung. Tingkatan Ranah mereka sangat jauh, bahkan kekuatan nya tidak ada yang bisa menyamainya. Kedatangan mereka berdua karena seorang anak kecil yang mana adalah anak kandung mereka. Namun beberapa bulan yang lalu, dia menerima laporan bahwa anak itu mati karena insiden.


Xiao Chu merasa sangat pusing, dia harus menghadapi kedua dewa itu dengan apa? ditambah dia juga harus menghadapi persiapan Tournament Antar Kekaisaran dan Four Heavenly Family, satu tahun setelah tournament Keluarga Xiao.


"Dasar Xiao An! Sebenarnya apa yang dia inginkan?!" Xiao Chu melempar gelas kaca didalam kamarnya. "Kenapa dia harus berbuat seperti itu?! Bukankah dia sudah merasakan Dominasi Dewa Alam Atas saat bertemu mereka?! Kenapa dia tidak memikirkan cara untuk membuat anak itu tidak lecet sedikit pun?!"


Xiao Chu dilanda stress. Dia ingin menghancurkan ruangan itu beserta gedungnya. Namun, ia tidak bisa melakukan hal itu karena masih banyak hal yang harus diurus digedung tersebut.


"Ketua, tolong redakan amarah anda."


Seorang gadis dengan paras super cantik memberi hormat pada Xiao Chu. Dia adalah putri Kaisar Dimensi Lin, Lin Yueyin. Jika Xiao Chu disebut orang yang memiliki bakat tertinggi dialam dimensi Wu, Maka Lin Yueyin disebut orang yang paling berbakat di Tujuh Dimensi Agung!


Dia menginjak ranah Sky Domination pada umur 7 tahun, dan sekarang ia akan menembus Sky Dominations dan lanjut ke Mystical Nirvana Realm. Jika dibandingkan dengan tahapan Sembilan Alam Agung, seharusnya berada ditahap, Forging Gold Body Realm. Hal itu bisa dibanggakan, jika saja tidak dibandingkan dengan orang dari alam atas.


"Lin Yueyin? Kamu hingga kesini karena merasakan tekananku? Maaf ya, silahkan kembali tidur." Xiao Chu berbalik menghadap Lin Yueyin.


"Saudari Xiao Chu, jika mau, masalah ini akan saya tangani." Lin Yueyin mengangkat kepalanya. Ekspresi dinginnya tidak memudar sedikit pun. "Saya akan membawanya, hidup atau mati."


Xiao Chu menghela nafasnya. Masalah kali ini tidak lah kecil. Jadi wajar jika dimensi lain datang membantu, namun itu tidak ada gunanya. Jika sudah mati ya mati, jika masih hidup, Xiao Chu akan bersyukur untuk keselamatan Keluarganya.


Xiao Chu ingin mempercayai Lin Yueyin, namun, mengingat hal yang tertera dilaporan Xiao An, bahwa ada hal yang aneh digua Warisan Kaisar Langit Wu. Xiao Chu tidak ingin membahayakan salah seorang saudaranya dalam masalah lain, terlebih lagi hubungan yang mereka yang sangat lah dekat.


Xiao Chu bersandar pada meja yang ada dibelakangnya, dan melipat tangan lalu berkata; "Saudari Lin Yueyin, masalah ini sangat rumit, dan berbahaya untuk dimensi. Saya tidak ingin keluarga Lin serta dimensi Lin menanggung beban masalah keluarga Xiao yang kecil ini."


"Saudari Xiao Chu tidak usah khawatir dengan keluarga saya, saya sendiri tidak mewakili Klan saya, karena yang mewakili adalah diri saya sendiri." Melihat Lin Yueyin yang sangat imut dan cantik, menawarkan bantuan dengan sukarela, Xiao Chu menjadi sedikit terharu walau muka yang ditunjukkan Lin Yueyin tidak memiliki sedikitpun senyuman.


"Saudari Lin Yueyin, terima kasih," Xiao Chu kembali berdiri dan menurunkan tangannya yang terlipat, dan secara perlahan, ia berjalan melewati Lin Yueyin. "Tapi, tetap saja, jika anda berada dalam bahaya dan mati, maka keluarga kami juga akan menghadapi hal yang sama."


Lin Yueyin mengepalkan tangannya. Ia tidak percaya, bahwa ia akan menghadapi penolakan untuk pertama kalinya. Ia menghadap kearah Xiao Chu yang tangannya sudah menyentuh gagang pintu. "Saudari Xiao Chu! Tolong percaya lah pada ku! Kalau tetap menolak karena masalah latar belakang saya, maka saya akan meminta izin pada ayahanda dan ibunda, serta Kakek dan leluhur!"


Xiao Chu sedikit melirik Lin Yueyin yang kini berekspresi. Xiao Chu sejenak berhenti melangkah, dia sebenarnya sangat terkejut saat mendengar pertama kalinya Lin Yueyin berteriak. Namun, semua itu tidak lah dapat membuat hati Xiao Chu tergerak. "————Saya sungguh terkejut, kalau saudari kesayangan saya yang dingin, ternyata bisa membuat ekspresi itu. Namun, tetap saja, saya menolak."


Pak!


Pintu tertutup, didalam ruangan yang sedikit dipenuhi dengan pecahan kaca, hanya tertinggal Lin Yueyin yang pasrah.


Sejujurnya, ia sangat ingin membantu keluarga Xiao, karena, Xiao Chu merupakan satu-satu orang yang paling berharga di dalam hidupnya. Jika melihat Xiao Chu bersedih, maka hatinya juga ikut bersedih.


Ia tidak ingin sendiri lagi saat bersedih, ia tidak ingin lagi dilihat sebagai alat, ia tidak ingin lagi sendirian. Maka dari itu ia akan membantu saudarinya apa pun yang terjadi.


________________


[3 Bulan Kemudian———]


Angin pagi hari yang sejuk, menghembus dedaunan diatas Gunung Pagoda tempat Xiao Lin berlatih.


Selama satu bulan ini, ia sudah berlatih hingga Forging Gold Body Realm; Glinting Step, dan kini ia juga sudah dalam lantai 49.


Kecepatan latihan Xiao Lin begitu pesat. Lu Zhong sangat yakin bahwa prediksi nya, 3 Tahun lagi ia akan melewati Kesengsaraan pertamanya, tapi siapa sangka Tubuh Xiao Lin menerima sumber daya Energi begitu baik.


Jika prediksi nya benar, dalam waktu kurang dari 6 bulan, maka Sangsara akan tergapai olehnya. Kecepatan kultivasi anak ini begitu tidak manusiawi!


Lu Zhong memerlukan waktu kurang lebih 2 tahun untuk menggapai kesengsaraan pertamanya dan kini muridnya jauh melewatinya. Dia menjadi bertanya-tanya, apa dia cocok menjadi guru Xiao Lin?


Namun, Lu Zhong tidak memikirkan hal itu lagi. Karena yang saat ini berada dipuncak adalah dirinya. Jadi Dia hanya perlu mengawasi Xiao Lin, agar tidak tersesat dan memberi arah padanya.


Huuufftttt~~ Haahhhhhhh~


Tubuh Xiao Lin yang kini terlihat seperti tubuh anak berumur 9 tahun, mengeluarkan asap-asap berwarna putih. Energy Internalnya mencoba untuk bersatu dengan ranah. Jika tidak dilakukan, maka Last Stage tidak akan bisa ia langkahi.


Sedikit lagi!


Badan Xiao Lin mulai di warnai dengan cahaya emas yang berkilau, namun, ada sedikit kesalahan pada penyatuan Energy Internal dan Ranah, sehingga ada sedikit asap hitam yang keluar dari kulit tubuhnya.


Beberapa saat kemudian, ruangan lantai 49 dipenuhi dengan cahaya emas yang begitu menyilaukan. Xiao Lin akhirnya dapat naik ke ketahap Forging Gold Body; Last Stage. "Guru! aku berhasil! Apa aku kini dapat meninggalkan tempat ini?"


Xiao Lin begitu senang saat ia akhirnya dapat menembus Forging Gold Body; Glinting Stage. Kini ia bisa meninggalkan tanah ini. >Belum! Kamu harus ke lantai 50, dan naik keranah Forging Diamond Qi lalu mengambil barang yang kutinggalkan disana!<


Lu Zhong berseru didalam Alam Jiwa Xiao Lin. "Guru, itu akan memakan waktu sebulan dan itu akan terasa lama! Aku sudah bosannnnnn!"


Xiao Lin sungguh telah bosan. Ia ingin segera keluar dari tempat yang mengisolasinya selama 3 bulan ini. Dia juga sudah menjelajahi setiap sudut Ngarai yang mengitari Hutan.


Jadi, tempat setiap persembunyian monster, ia sudah mengetahuinya satu-persatu.


>Bagaimana jika begini, Kalau kamu berhasil menembus tahap Last Stage dan naik ke Ranah, Forging Diamond Qi Realm dalam waktu satu bulan, maka aku akan mengajari jurus untuk pertama kalinya!<


Xiao Lin yang mendengar itu, mulai bersemangat. Memang, selama ia berlatih, ia sama sekali tidak diajari menggunakan jurus. Gurunya juga selalu berkata; bukan waktunya. Ia hanya berkultivasi, untuk pagi, sore dan malam. dan untuk siang hari, dia hanya makan sebanyak-banyaknya, dan jika sempat, dia akan menjelajahi Hutan tempat ia berlatih, dan tentu saja, dia tidak akan pergi ke tempat monster Sky Lord bersemayam.


Xiao Lin menerima tantangan gurunya, dan segera latihan setelah makan malam.


__________________