
[Beberapa minggu kemudian setelah Surat Laporan Xiao An tiba. Tepat saat Zhou Yu diculik]
Disuatu tempat, di Kediaman Sang Kaisar Dunia Tang saat ini, Xiao Chu sedang membaca dokumennya satu persatu.
Dan dalam seketika mukanya menjadi gelap. Dia mendesah dengan pelan dan memijat keningnya yang tampak berkerut tersebut.
"Laporan ini..."
Kini hatinya benar-benar tidak tenang. Amat sangat tidak tenang. Ia putus asa saat ini.
"Bagaimana bisa seperti ini? Jika seperti ini, maka hanya satu cara yang perlu ku lakukan. Tidak, metode tersebut pasti langsung ketahuan, Tapi Bagaimana pun juga, nyawa satu Dimensi terlibat, ada milliar, triliunan lebih orang tidak bersalah,
Jika berakhir, maka apa Klan Xiao yang disalahkan? Arrgghh!" Dia melemparkan dokumen yang segera berserakan di lantai. Dia sudah muak dan tidak ingin memikirkan apapun lagi.
Segera sebuah tangan mengambil satu persatu kertas itu dan membacanya. Dia adalah Lin Yueyin. Dia masih disana, dan belum kembali,
Xiao Chu yang melihat Lin Yueyin segera tersenyum. "Tidak salah Saudari Yin akan ikut Pemilihan Murid Sekte 9 Alam Agung kan? Apa kekuatan mu meningkat lagi?"
Lin Yueyin yang membaca itu juga mendesah pelan dan mengangguk. Dia tetap dingin dan diam seperti biasanya.
"Apa tingkat praktikmu saat ini?"
"Umm, Unlimited Internal Energy Body," Pertanyaan Xiao Chu membuat Lin Yueyin membuka mulutnya.
Unlimited Internal Energy Body adalah Tahap yang mana berada di Forging Silver Body. Namun berbeda nya, dia sudah mendekati puncak.
"Monster kecil, jangan rebut posisi aku ya?" Xiao Chu sedikit bercanda namun tetap saja ekspresi Lin Yueyin tetap dingin, lebih tepatnya datar.
"Dari pada memikirkan itu, bukankah kau harus memikirkan tentang 'Xiao Lin' ini? Apa penyamaran bisa digunakan?" Lin Yueyin menyampaikan isi hatinya.
"Tidak, tidak. Orang itu, bahkan jika menguasai langit adalah hal yang mudah." Xiao Chu benar-benar mendesah kali ini.
"Umm, kalau begitu, apa kita harus mengevakuasi? Siapa tau ada cara dimana..."
"Tidak ada Saudari Yue, bagaimanapun juga, kita tidak akan bisa kabur darinya. Dia begitu kuat, aku penasaran kenapa harus Dimensi ini, keluarga ini yang terlibat,"
Lin Yueyin yang melihat muka buruk Xiao Chu tersebut hanya bisa memeluk nya. Dia benar-benar tidak ingin orang terdekat nya begitu memaksakan diri serta penuh dengan risau,
Dan tanpa disadari, Xiao Chu bergumam sesuatu, namun tidak didengar oleh Lin Yueyin,
——————
Xiao Lin serta Zhou Yu yang ada di kedua sisi pundak Patung melesat langit malam.
Mereka sudah menyelesaikan mereka dengan Black Heaven Wind Sect.
Rencananya Xiao Lin ingin mengantarkan Zhou Yu langsung ke istana, tetapi Zhou Yu menolak dengan alasan bahwa patungnya akan menyebabkan banyak masalah.
Xiao Lin tidak mengerti hal itu dan hanya menurut karena Istri Gurunya juga berkata begitu.
Angin terus menerpa rambut Xiao Lin yang sedang terbang di atas langit malam. Kecepatan mereka termasuk lambat karena Zhou Yu ketiduran disisi lain.
Setidaknya 1 jam lagi mereka tiba.
"Guru, aku ingin menanyakan sesuatu padamu," Xiao Lin sejenak terdiam, lalu berkata. "Maksud guru dengan keanehan pada Kakak Yu itu apa?"
[Hmmm,
Sebenarnya aku tidak ingin menjawab pertanyaan ini karena belum tepat waktu, tapi tidak apalah, karena rasa penasaran mu sangat besar.
Titisan Dewa]
Seketika Xiao Lin mengerutkan dahinya.
[Kau sudah tau apa artinya bukan?
Titisan Dewa adalah semacam..... Anggap saja, suatu energi bocor, dan bagian bocor itu membentuk bagian baru.
Bukan hanya itu, Jenis Titisan Dewa dua, Pertama Tubuh, kedua Ingatan.
Tubuh seperti Zhou Yu, dia mempunyai Tubuh Aneh dengan Qi beratribut Air yang kuat. Kau ingat saat kau dijatuhkan oleh Zhou Yu bukan? Itu sudah wajar karena Tubuh mu belum diberi Qi,
Bagimu mungkin tidak wajar karena Tingkat Praktiknya lebih rendah darimu, tetapi bagiku wajar, karena Zhou Yu itu mempunyai Tubuh Titisan Dewa.
Dia cocok untuk dijadikan bahan suatu metode,]
"Metode? Metode apa itu?"
[Metode dimana Orang merebut Jenis Fisik,
Misalnya, kau memiliki Jenis Fisik Penguasa Surga, maka Jenis Fisik itu bisa direbut dengan suatu metode.
Ada Tubuh Yin Murni, yang mana direbut dengan cara bersetubuh dengannya,]
"Lalu tujuan mereka adalah..." Suara Xiao Lin menjadi berat.
[..... Mungkin tubuhnya?]
Xiao Lin mendesah pelan saat itu. Dia menatap kearah langit malam dimana Bulan bersinar dengan terang, dengan mata yang sedikit menyipit, bisa dilihat bahwa tatapan itu mengandung sedikit perasaan lega.
1 Jam kemudian, Xiao Lin serta yang lainnya kembali. Xiao Lin turun dan membawa Zhou Yu yang terlelap di punggung nya setelah menyimpan Patungnya,
Tidak ada yang melihat karena malam itu benar-benar sepi. Tentu, karena saat itu nasih tengah malam.
Xiao Lin yang saat itu masuk kedalam penginapan, disambut oleh dua orang pelayan yang meminta penjelasan. Xiao Lin menjelaskan bahwa mereka memiliki sebuah masalah namun sudah selesai sekarang, ia juga membayar semua kerusakan namun ditolak karena tampaknya Li Qin sudah membayarnya,
Saat Xiao Lin ingin naik keatas, segera Li Qin turun dari tangga dlbersama Xiao Mei. Tatapan mereka sedikit tajam saat menatap Xiao Lin.
Walau ditatap tajam, Xiao Lin tetap berusaha untuk tidak panik. Ntah kesalahan apa yang dia perbuat sebelum nya,
Saat mereka tiba di kamar Li Qin serta dirinya, Xiao Lin di lontarkan beberapa pertanyaan, dan diantara pertanyaan itu, ada yang lumayan berat dari Xiao Mei untuk didengar oleh Xiao Lin.
"Kenapa kamu pergi sendiri? Bukankah ada suamiku? Apa kamu mau mati? Aku bisa mengabulkan nya,"
Tentu saja dia menolak permintaan kematian itu dan menjawab bahwa dirinya tergesa-gesa jadi tidak sempat.
"Maaf kan aku Kakak, la-lagi pula Sekte itu sudah hancur dan masalah beres," Xiao Lin menjelaskan dengan tergesa-gesa. Lalu ia menceritakan semuanya dari awal hingga akhir.
Dia tidak berbohong sedikitpun, bahkan Daun Kekosongan Hitam pun ia cerita kan.
Mereka memang terkejut, namun tetap mengangguk untuk menyembunyikan rasa terkejut mereka.
Li Qin mengerti, namun istrinya tidak dan itu membuat Xiao Lin sedikit gelisah dan bersalah...
Paginya mereka keluar dari penginapan. Zhou Yu tidak mengalami masalah apapun. Jadi mereka sudah bisa pergi melanjutkan perjalanan,
Namun, Xiao Lin serta Zhou Yu harus berpisah dengan Keluarga Li Qin saat di gerbang.
Tentu saja, Xiao Lin memberi 3 Pusaka dari Cincinnya, yang mana sama dengan Tingkat Menengah.
Awalnya Keluarga Li Qin menolak, karena semua pusaka yang diberikan oleh Xiao Lin terlalu berharga, bahkan salah satunya dibilang Pusaka Tingkat Nasional.
"Bagaimana bisa Pusaka Tingkat Menengah dibilang Nasional? Terimalah, aku tidak memerlukan nya," Xiao Lin menyerah kan semua pusaka yang ada ditangannya.
Lalu ia mengeluarkan sesuatu lagi dari dalam. Itu adalah sebotol Pill. Pill Tingkat Atas yang dibuat Xiao Lin beberapa jam yang lalu dengan semua tanaman yang ia rampok dari Sekte yang hancur.
"Pill Tingkat Misterius?!"
Itu lah yang dikatakan oleh Li Qin saat menerima sebotol pill tersebut, dan setelah mendengar kan penjelasan tentang pill yang diberikan. Hal itu membuat Xiao Lin batuk beberapa kali,
"Aku mendapatkan beberapa tanaman sebelum nya, aku masih memiliki beberapa Pill yang sama, jadi kuberikan saja, dan untuk sepupuku," Xiao Lin mengeluarkan sebilah pedang lagi dari Cincinnya.
Pedang itu memiliki sarung yang berwarna biru, dan bisa dilihat bahwa Qi, Tenaga Dalam dan Tenaga Luar meluap dari sana, mengeluarkan kekuatan nya yang luar biasa.
Saat Pedang itu diperhatikan sekali lagi, membuat Li Qin sedikit menelan ludahnya. Ini benar-benar pusaka dimensi, bagaimana bisa dia tidak menerimanya? Bahkan jika itu Kaisar Langit, dia juga pasti menerimanya,
Tapi dari mana Xiao Lin mendapatkan Pedang seperti ini? Bahkan dirinya saja hanya memiliki pusaka paling tinggi Tingkat Surga Agung (Setara dengan Tingkat Atas), dan sedangkan Xiao Lin hanya seorang anak kecil yang memiliki tubuh seorang pemuda.
Tentu saja Li Qin menolak, namu penolakan nya tidak didengar, dan dia menyerah kan nya langsung pada Xiao Yin, atau sekarang disebut Li Yin.
Li Yin menerima nya dengan bahasa bayi, ua juga tersenyum pada Xiao Lin.
"Katanya terima kasih," Dan entah kenapa Zhou Yu mengerti bahasa Li Yin yang begitu tidak bisa dimengerti.
Xiao Lin tersenyum kaku pada Zhou Yu dan mengangguk pada Li Yin sambil mengusap kepala kecilnya.
Mereka satu persatu mengucapkan terimakasih dan selamat tinggal.
Tapi entah kenapa ada semacam drama disana....
"Adik Yin baik-baik diistana ya! Nanti Kakak Yu kunjungi!"
"Gubaba Babu bubu! Uwaaaa!"
"Kakak Janji kok!"
Dan mereka saling menangis sembari berpelukan.
Li Qin, Xiao Lin serta Xiao Mei hanya bisa tertawa Canggung. Mereka sama sekali tidak mengerti apa yang terjadi disini, begitu pula dengan odang yang berlalu lalang.
Setelah itu mereka benar-benar berpisah. Yang pasti suatu hari nanti, mereka akan bertemu kembali.
————————
Author Note:
Halo para pembaca,
Hmm, untuk pertama saya berterimakasih karena sudah membaca Novel ini sampai disini, sampai kata ini.
Yup, mungkin beberapa dari kalian ingin kelanjutan nya langsung, tetapi tidak bisa.
Jujur, saya merasa bersemangat saat melihat komentar kalian setelah menulis cerita ini
Saya sudah bisa membayangkan bagaimana Cerita ini berlanjut, namun itu hanya sampai Saat Xiao Lin bertemu dengan...... Ehem, spoiler keras, wkwkwkwk
Pokoknya, udah sampai Arc 2 atau tidak 3 berakhir
Cuman beri sedikit informasi, Arc 1 berakhir saat Xiao Lin udah naik ke Dimensi Alam Limbo Surgawi :v
Cukup susah untuk membayangkannya, soalnya masalah cerita ini bakal sampai ke atas Surga, bukan mati yak, wkwkwk
Itu lah yang membuat daya imajinasi ku terkadang menjadi malas
Tapi, aku akan sangat amat bersemangat dan penuh dengan daya imajinasi saat setelah membaca Novel Xianxia atau Xuanhua, serta membaca komen kalian :v
Tenang aja, novel ini bakal berlanjut terus, paling lama kalau tidak update, hanya hingga 3 atau 4 hari, kalau tidak update hingga saat itu, berarti udah ada 2 atau 3 chapter di draft :v
Kalau begitu, saya ucapkan terima kasih sekali lagi karena sudah ngikutin, semoga tidak bosan
Oh, dan mungkin 7 hari lagi aku bakal Up +10,
See You Next Time