Road To The Peak Of God

Road To The Peak Of God
7. Hutan Ngarai Misterius [Part 2]



Xiao Lin menghembus nafasnya dengan sangat pelan dan kemudian membuka matanya secara perlahan.


Beberapa saat kemudian, ia merasakan ada suatu energi khusus yang berkumpul didalam dadanya, yang mana adalah Titik Dantian Utama, yang membuatnya merasa menjadi lebih kuat. "Apakah aku berhasil menembusnya?"


>Selamat Lin'er, dalam waktu semalaman kamu sudah menembus Forging Human Body Realm; High Stage. Satu malam lagi, kamu akan masuk ketahap Qi Refining Realm.<


Ranah Forging Human Body, dibagi menjadi 3 Panggung, Rendah, Pertengahan, dan Tinggi. Bagi Lu Zhong, ia perlu 2 hari untuk menembus Forging Human Body Realm: High Stage. Dan dia jugalah yang memecahkan rekor tertingginya, dan kini Xiao Lin yang memecahkan rekornya.


Tanpa membuang waktu, Lu Zhong segera menyuruh Xiao Lin untuk pergi mencari makan. >———Sekarang waktunya untuk berburu! Cepat atau tidak, rapalanku akan habis!<


Xiao Lin segera berdiri dan berjalan dengan cepat. mengikuti pengarahan gurunya, ia tiba di sebuah hutan yang jauh lebih mengerikan dari pada tempat yang ia datangi pertama kali.


Tempat itu begitu gelap, dan suram. ada banyak energi berkumpul pada satu tempat, dan mencoba menghisap ditempat lainnya. "Guru———Tempat apa ini?"


>Tempat ini adalah tempat bersemayam Naga dari ras Naga Hitam. makhluk itu lah yang kubilang, Monster dengan ranah tertinggi ditempat ini. Aku tidak sempat membasminya, jadi kamu saja yang membasminya.<


Xiao Lin langsung terkejut dengan perkataan gurunya. "Guru?! Bukan sekarangkan? Itu ranahnya lebih tinggi pada ku!"


>Bukan sekarang, tapi, 2 tahun lagi, kita perlu membasminya, atau desa terdekat dari sini yang akan hancur. Terlebih lagi, dia hampir menembus tahap Dragon Body Realm.<


"Dragon Body Realm?"


>Benar, Ranah itu lebih tinggi dari Internal Disaster dan Sky Lord. Jadi, saat kau sudah berada ditahap Internal Disaster, kau harus menundukkannya dengan segala cara!<


Xiao Lin menelan ludahnya. Menghadapi seorang monster dengan tahap 2-3 diatas, sungguh menyusahkan. Terutama, dia sama sekali belum mendapatkan barang-barang yang kuat.


Yang akan datang maka datanglah, aku akan menghadapinya dengan sekuat tenaga. Xiao Lin tanpa pikir lebih lanjut, berjalan kembali, untuk mencari Burung Naga.


3 Jam perjalanan terlewati, matahari menunjukkan bahwa sekarang jam 11 tepat, dan Xiao Lin belum menemukan apapun. "Guru, yakin yakin berada disini? Badanku sudah mulai kelelahan."


Xiao Lin sudah mulai merasakan, bahwa tubuhnya mulai melemah seiringnya waktu berjalan di 3 jam. Badannya mulai lemas dan badannya mulai terasa kaku. >Yakinlah, sebentar lagi monster itu akan terlihat.<


Oaakkk!


Dan sesuai perkataan gurunya, seekor burung yang amat besar melintasi langit Xiao Lin. "Guru, itu!"


Xiao Lin yang menghadap keatas, tersenyum bahagia. Perjalanan 3 jam nya ternyata membuahi hasil. >Lin'er! Cepat kejar burung itu!<


Lu Zhong berseru menyuruh Xiao Lin untuk mengejarnya, Tanpa pikir panjang, Xiao Lin menggunakan semua ilmu yang dia pelajari dari gurunya, dan memindahkan 30% energi dalamnya ke kaki. Dan dengan cepat, ia melewati pepohonan, meloncati batang pohon yang tumbang dan ukurannya amat besar.


Burung Naga itu akhirnya sampai ditujuannya, yaitu Gunung yang penuh dengan unjung yang amat runcing. Digunung itu, penuh dengan Burung Naga. dan yang paling tinggi tahapnya berada di Refining Qi Realm Last Stage.


>Lin'er, coba periksa disekelilingnya sarang mereka. Jika ada yang berada dipaling jauh dari sarang, maka Burung Naga itu yang harus kamu bunuh.<


Xiao Lin mengikuti perkataan gurunya, dan melihat kesekeliling sarang tanpa bergerak dari tempatnya.


Diujung tempat kawanan Burung Naga itu, terdapat sarang yang lumayan mewah dari sarang-sarang Burung Naga.


Xiao Lin segera kesana dengan kecepatan yang luar biasa. Saat dia sudah sampai ditujuan, ia tidak melihat Burung naga diatasnya, hanya sebuah sarang.


Xiao Lin tidak bisa memastikan nya karena, sarang itu terlalu tinggi. Kakinya tidak akan sanggup untuk melompat hingga sana. "Apa yang harus kulakukan sekarang———"


Xiao Lin mencoba memikirkan sebuah cara, namun tidak ada cara lain. Tapi, dia teringat akan sesuatu. "Guru, apa disini ada sungai?"


>Ada. Tapi itu akan memakan waktu 6 jam untuk sampai.< Jawaban gurunya itu, membuat Xiao Lin menatap datar kedepan. >———Walau pun kamu pergi kesana, waktu dari rapalan akan habis. Lebih cepat lebih baik bukan?<


Xiao Lin duduk disana, bersandar pada pohon dan menatap gunung yang menjulang tinggi dan diatasnya ada sebuah sarang. "Sampai kap——"


Xiao Lin langsung melihat seekor Burung Naga yang terbang diatasnya. tanpa pikir lebih lanjut, ia mengambil batu yang ada di sampingnya dan segera melempar kan batu itu kekepala Burung Naga.


Duk!


Batu itu memang dilempar, namun tidak bersama tenaga dalam. sehingga lemparannya terasa tidak sakit. Burung Naga yang dipidik Xiao Lin, segera menatap kearah ia.


Oaaaaaak!


Dengan cepat ia terbang menuju anak kecil yang ada di bawah. Ia tidak panik atau apa, dia hanya dengan santai menghindari serangan Burung Naga, walau badannya sedikit terkena dan terhempas ke pohon lain.


Pak!


Kepala Burung Naga terbentur dengan sangat kuat, dan menyebabkannya pingsan. Xiao Lin bangun secara bertahap. Ia merasakan sakit dibagian punggung. Namun, ia menahan nya dan segera berjalan kearah Burung Naga yang tergelatak didepannya.


"Usahaku membuahi hasil." Xiao Lin mengangkat tinju nya tinggi-tinggi. dan dengan Tenaga Internal 100% ditinjunya, ia memukul Burung Naga itu.


Tubuh Burung Naga pasti memiliki ketahanan yang mengerikan, dan ketahanan itu tidak berhasil melindunginya.


Xiao Lin tersenyum puas melihat hasil perburuan makhluk gaibnya yang pertama.


______________________