Road To The Peak Of God

Road To The Peak Of God
17. Rombongan Xiao? Tujuannya Kemana?



Xiao Lin menguap. Ia benar-benar tidak tidur sepenuhnya. Walau dia dapat mempelajari Inner Power, tetap saja otaknya tidak istirahat dan membutuhkan istirahat.


"Cepatlah bangun, dan kita berangkat," Itulah yang dikatakan Zhou Yu setelah membereskan tenda yang ia pakai bersama Xiao Lin. "Aku tidak ingin membuang-buang waktu,"


Xiao Lin berdiri. Lalu, berjalan dengan lesu. Zhou Yu yang melihat hal itu, hanya bisa menghela nafasnya dengan panjang. Ia menduga Xiao Lin berjaga semalaman. "Aku akan menjaga nanti malam, jadi tidur lah dengan puas,"


"Hmm? Ah, ya ya, itu bagus, huuaaahhh," Xiao Lin menjawab asal-asalan dan menguap. Jujur, dia sama sekali tidak mendengar Zhou Yu tadi.


Kruueeekkkk


Bunyi perut yang datang dari Zhou Yu, membuat mata Xiao Lin kembali terbuka. "Kak Yu, kamu lapar?"


"Hehe," Zhou Yu tertawa kecil, sambil membawa penyimpanan tasnya. "Tidak apa-apa, aku punya beberapa makanan kecil dari tas ini,"


Tas Penyimpanan yang dapat menyimpan segala macam benda, ia dapat dari ulang tahunnya yang ke-17. Tas itu khusus dari Ayah Kaisarnya.


"Begitu ya," Xiao Lin lanjut berjalan disamping Zhou Yu. Dengan sedikit senyum, ia berkata. "Boleh aku mempunyai nya beberapa?"


Zhou Yu menatap kekiri dan kanan, asal muka Xiao Lin tidak ia pandang. "Tidak? Itu makanan yang kudapat dari hasil kerasku! Mana mungkin aku memberinya pada bocah bau kencur sepertimu!"


"Cih, pelit," Xiao Lin mendecih sambil menatap kesamping. "Beberapa gigit, atau sisamu saja kan tidak apa-apa, anggap aja sebagai biaya perjalanan."


"Tidak boleh!" Zhou Yu kembali berseru, dan lanjut berkata dengan muka merona. "Bukankah kamu sudah melihat tubuhku? Kenapa kamu masih meminta padaku?!"


"Disana tidak ada yang bisa kulihat."


Buk!


Zhou Yu memukul kepala Xiao Chen dengan kuat. Ia benar-benar tidak menyangka akan dipermalukan seperti ini.


"Dasar bocah mesum!" Zhou Yu dengan muak melangkah kedepan, dan tidak mempedulikan Xiao Lin selama perjalanan.


Dan Xiao Lin yang mendapat tonjokan serta acuhan, hanya bisa menghela nafasnya dan meminta maaf pada Zhou Yu. Dan butuh waktu 5 jam untuk bisa dimaafkan oleh Zhou Yu, walau, Zhou Yu tidak dengan mudah memaafkan Xiao Lin. Bagaimana bisa tubuhnya yang memikat laki-laki dan membuat perempuan lain iri, dibilang 'Tidak ada yang bisa dilihat' dengan mudahnya.


—————Malam


Xiao Lin serta Zhou Yu memasak daging sapi yang mereka temukan saat dalam perjalanan mereka. Kebetulan, mereka berdua sedang ingin memakan sedikit daging.


"Kak Yu, kamu yakin menjaga malam ini?" Xiao Lin kembali mengingat yang terjadi tadi pagi. Walau ia tidak terlalu peduli, tetap Seorang gadis berumur 20-an, berjaga. Dia rasa tidak ada yang aneh, namun, tetap saja, kekuatannya lebih kuat dari pada wanita yang ada didepan.


"Apa? Apa kamu meragukan kekuatan ku?" Zhou Yu menatap tajam Xiao Lin. "Setidaknya kekuatanku sudah bisa mengalahkan siluman tingkat 9."


Ia berkata dengan bangga.


"Benarkah? Hanya tahap Qi Refining, bagaimana bisa berbangga didepanku?" Xiao Lin dengan sombong lanjut berkata; "Mungkin aku sudah bisa disebut Kaisar Dunia,"


Zhou Yu tertawa kecil. "Apa yang kamu katakan? Masih ada langit diatas langit, nona Lin Yueyin pasti lebih berbakat dari padamu. Dan juga, kudengar Kaisar Dunia Tang sudah menghadapi malapetaka, dan menjadi kultivator yang bisa terbang,"


"Hmm~~~" Xiao Lin merobek daging yang dipanggang itu, walau masih ada apinya. Dan setelah menelan daging itu, ia lanjut berkata. "Kak Yu, kalau aku menghadapi malapetaka ditengah perjalanan ini kamu bagaimana?"


Zhou Yu langsung menelan ludahnya. Malapetaka adalah ujian dari surga. Ujiannya adalah menghadapi bencana alam yang kuat. Mulai dari petir, angin topan, bahkan ada yang Distorsi Ruang Kecil (Sesuatu yang menghilangkan semua dan membuat lubang besar jarak yang paling kecil 5 km, terkadang bisa menciptakan lubang hitam dan melenyapkan satu dunia kecil).


Dan Xiao Lin juga memperhitungkan malapetaka yang mungkin akan ia hadapi di perjalanan ini.


"Jawabannya sudah jelas bukan? Aku akan meninggalkanmu dan menunggu ditempat lain," Zhou Yu berkata dan mengunyah daging lembut. 'Rasanya tidak buruk,'


Xiao Lin hanya menatap datar wanita yang didepannya. Walau ia sudah menebak jawabannya, tapi dia tidak menyangka kalau Zhou Yu akan menunggunya.


"Sebaiknya kalau saat itu memang terjadi, lebih baik kakak melanjutkan perjalanan, dari pada menunggu seseorang yang dapat membahayakan kakak," Xiao Lin berkata sambil mengelupas daging yang memang sudah matang itu.


"Apa yang kamu katakan? Aku bukan orang yang tidak tau terima kasih," Zhou Yu mengangkat daging itu dan menaruhnya diatas daun yang besarnya sama dengan daging bertulang itu.


Malam sudah berada ditengah waktunya. Zhou Yu ketiduran diluar, dipindahkan oleh Xiao Lin ke tenda, dan dia berlatih diluar.


Untuk sekarang, ia tau tingkatan dari Inner Power. Untuk yang pertama, Junior, Senior, Master, Grandmaster, dan terakhir Inner God Master. Dan setiap memiliki 9 Tingkatan, kecuali Inner God Master karena saat sudah memasuki tingkatan itu, dia akan dihitung melalui banyak lapisan yang ia dapat.


Untuk sekarang, ia bisa mengangkat tanah dengan radius 1 meter.


Ia harus bisa naik tingkat. Ia tidak ingin tidak ada perubahan pada tingkat kultivasinya. Namun, Xiao Lin berhenti berlatih saat beberapa baris cahaya masuk ke pandangannya.


"Itu...." Xiao Lin segera beranjak, dan menuju kearah cahaya itu. Dan betapa mengejutkan, kalau disana terdapat rombongan yang membawa papan nama Xiao dibelakang. ".... Kenapa ada keluarga Xiao disini?"


"Senior, ini ada apa ya?" Xiao Lin memakai topeng hitam yang agak terlalu menakutkan, membuat pria yang ia tanya menjadi was-was.


"Si-siapa kau?!" Orang-orang terkejut saat pria itu menyadari ada seseorang dengan topeng hitam disana. "Apa kau dari golongan hitam?!"


Xiao Lin menggeleng kepalanya. "Tidak, Tidak, saya asli dari golongan yang sama dengan kalian, karena suatu hal, mukaku ini terlihat menjijikkan, maka dari itu aku menutupnya dengan topeng,"


Xiao Lin memberi alasan yang cukup logis, namun sulit untuk dipercaya.


"Ada apa?!" Suara yang terdengar familiar membuatkan Xiao Lin menghadap kearah belakang rombongan. "Kenapa ada keributan disana?!"


'Xiao An!' Muka Xiao Lin semakin menguat saat melihat muka ayahnya. Begitu pula dengan Xiao Fu.


"Ketua Keluarga Cabang Xiao Ke-101, Xiao An. Saya hanya bertanya pada anak buah anda," Xiao Lin tanpa ragu membuka seluruh kekuatannya, sehingga membuat orang-orang yang ada disekitarnya menjauh.


'Ahli Heavenly Step!' Xiao An langsung terkejut dengan kekuatan pemuda yang ada didepan nya. Tapi, dia sama sekali tidak tau siapa orang yang ada didepannya. Terlebih lagi, Seorang Ahli Heavenly Step seharusnya tidak berkeliaran di sini, hanya ada beberapa Ahli Heavenly Step didunia Tang, jadi seharusnya ia sudah memiliki sebuah istana dan dikelilingi dengan wanita. "Tuan, kenapa anda menanyakan itu? Kami hanya ingin menyelesaikan konflik keluarga kami,"


"Begitu kah?" Xiao Lin menguatkan auranya hingga maksimal, sampai-sampai, disekitar tanah Xiao Lin bergetar pelan walau ukurannya hanya beradius beberapa centimeter. "Kemana tujuan kalian?"


Xiao An menelan ludahnya. kenapa Ahli Heavenly Step seperti memiliki masalah dengannya. Ia tidak tau, kapan ia pernah menyinggungnya, dan ia juga tidak pernah berani menyinggung orang sepertinya!


"Tuan Senior, tujuan kami adalah gua Warisan Kaisar Langit," Xiao An sejenak berhenti dan lanjut. "Kami hanya ada perlu disana,"


Dibalik topeng, Xiao Lin mengerutkan dahinya. Disana ada monster yang tidak bisa ia hadapi, dan pasti sulit untuk mereka hadapi. Ia tidak bisa membiarkan nyawa mereka.


Dia memang menyimpan sedikit dendam pada Xiao An dan Xiao Fu, namun tidak dengan keluarga yang tidak ada hubungannya dengan itu.


"Kalau begitu, aku tidak bisa membiarkan kalian lewat,"


"?!" Semua orang terkejut dengan pernyataan orang misterius tersebut. Siapa sangka ditengah perjalanan mereka malah dihalangi dengan seorang pemuda.


"Tuan Senior, apa maksud anda dengan semua ini?" Xiao An mengerutkan dahinya dan lanjut berkata. "Apa anda tau siapa yang ada dibalik keluarga Xiao kami?"


Xiao An jadi khawatir. Kalau orang misterius yang ada didepannya menjadi menginginkan harta yang ada di Goa Waris itu.


"Junior," Xiao Lin memulai sandiwara nya. "Anda sama sekali tidak tau, bahwa Goa itu sudah kuambil seluruh hartanya, dan ada seekor monster yang sulit kukalahkan disana, yang pasti kalian tidak ingin bertemu dengan monster itu."


Pernyataan yang satu ini membuat Xiao An sedikit mendidih. Harta yang ia dapat di tempat Warisan Kaisar Langit Tang pasti sangat luar biasa, dan itu membuatnya sangat iri. Namun, ia tetap harus dalam misinya.


"Kalau memang iya, apa anda mengenal bocah bernama Xiao Lin? atau melihat seorang jasadnya? Jasad seorang anak berambut hitam pekat?"


Xiao Lin menjadi agak curiga. Jadi tujuan mereka yang mana? Harta atau dirinya? Tapi kenapa mereka mencari seorang bocah yang tidak lagi memiliki hubungan dengan mereka?


"Ada!" Xiao Lin tidak peduli lagi, yang pasti, ia pasti akan berada dimasalah jika mengaku. "Bocah itu mati mengenaskan, dengan badan tanpa kepala, apa kalian mencari bocah itu?"


Xiao An menggeleng kepalanya. Ia kurang yakin dengan kejujuran Ahli Heavenly Step didepannya, tapi, Ahli itu tidak punya alasan untuk membohonginya. Walau ia ingin berbohong, ia pasti tidak akan berani, karena Xiao Chu ada dibelakang mereka.


"Terima kasih dengan jawaban anda," Xiao An yang diatas kuda membungkukkan badannya, bersikap sesopan mungkin pada seorang senior. dan mungkin, ia akan mendapat hubungan dengan Ahli Heavenly Step. "Kalau begitu, saya akan kembali——— Jika anda mau, anda bisa bertamu dirumah kami,"


"Tidak, terima kasih," Xiao Lin berseru dan lanjut. "Aku memiliki tujuan yang berbeda."


"Baiklah kalau senior berkata seperti itu." Xiao An hanya pasrah, karena ia tidak bisa mendapat hubungan dengan seorang ahli Heavenly Step.


Rombongan Keluarga Xiao berputar balik, dan bergegas pergi dari sana. Xiao Lin tetap menatap Xiao An serta Xiao Fu yang mulai menjauh. Suatu hari nanti, ia pasti akan membuat kedua orang itu bersujud didepannya. Tapi, bukan sekarang, karena ia masih memiliki sesuatu yang harus ia lakukan.


"Tuan Muda Xiao Lin ternyata bersembunyi dibalik topeng hitam itu," Zhou Yu tiba-tiba bersuara dengan nada nakal disamping.


Xiao Lin melepas topengnya dan berkata. "Tuan Putri tolong lupakan tentang yang terjadi, karena anda salah paham pada sesuatu."


"Salah paham? Aku tidak melihat kesalah pahamannya disini tuan muda Xiao," Zhou Yu berjalan kesamping Xiao Lin. "Jadi, bisakah anda menjelaskan nya?"


Xiao Lin kemudian tersenyum tipis dan berkata. "Tentu saja Tuan Putri, mereka mencari saya karena suatu dendam, terdapat suatu konflik disini. Jadi, begitu lah,"


"Hmm———" Zhou Yu menatap datar Xiao Lin. Ia sudah menebak Xiao Lin dari golongan bangsawan, namun ia sama sekali tidak menyangka, kalau pasukan yang dibawa Xiao An begitu sedikit dari yang diduga. Setidaknya, untuk anak dengan bakat seperti ini, satu sekte agung bisa mengeluarkan setengah dari murid mereka. "Aku tidak percaya denganmu!"


"Seterah Kak Yu mau percaya apa tidak, tapi kalau kakak memberi tau mereka, mungkin akan ada pertumpahan darah," Xiao Lin berkata dengan tenang. Walau ia tidak pernah mencabut nyawa seseorang, ia tidak akan ragu kalau memang harus dilakukan. "Kalau begitu, mari kembali, aku tidak ingin lambat bangun."


Xiao Lin berjalan kebelakang melewati Zhou Yu.


"Aku yang akan berjaga," Zhou Yu mengikuti Xiao Lin. Dan malam itu, tidak terjadi apa-apa lagi.