
Matahari sudah berada diujung tanduk, dan sebentar lagi menghilang dari langit.
Bulan yang terlihat lebih besar dari pada matahari, mulai menunjukkan kepalanya tepat diseberang matahari.
Xiao Lin yang berjalan melewati pepohonan, serta semak-semak yang lumayan menghalanginya. "Sebentar lagi malam. Sebenarnya aku dikirim kemana sebelumnya?"
Xiao Lin bergumam sendiri. Sebelum ia datang ke Gua Warisan Kaisar Langit Dimensi Wu, ia dibuat pingsan dengan pukulan dileher, dan setelah itu, dia dibawa ketempat yang begitu asing. "Guru, yakin ke sini arahnya?"
Sebelumnya, Lu Zhong memberikan arah pada Xiao Lin untuk pergi ke desa terdekat. namun, dalam waktu 6 jam ini, dia tidak melihat tanda-tanda kehidupan.
>Sebentar lagi, mungkin.<
"Tunggu, guru? kenapa mungkin?" Xiao Lin menjadi ragu, dan berhenti melangkah. Ia takut akan terlempar ke antah berantah. Lagi.
Malam pun tiba. Xiao Lin memutuskan untuk bermalam disini. Karena, akar pohon yang menjalar keluar, dan semak-semak yang tak terhitung jumlahnya. Terlebih lagi Xiao Lin ragu tidak ada monster gaib disini.
Rooaaarrrrrrrr!
Auman besar binatang terdengar dari arah selatan, membuat Xiao Lin menjadi bangun dan segera memeriksa keadaan. Ia takut akan diserang sesuatu yang bahaya saat tidur.
Xiao Lin melompat keatas pohon, dan segera menuju asal suara sambil melompat-lompat dari pohon ke pohon lainnya.
Kaki Xiao Lin berhenti. Ia menatap seorang beruang dan seorang panda sedang vertarung dengan luar biasa. >Beruang Tanah Api ya? Dan lawannya kali ini adalah Panda Bertubuh Yin? Ini sesuatu yang jarang untuk ditemui.<
Beruang Tanah Api, dan Panda adalah makhluk spritual yang sangat mudah untuk ditemui ditempat-tempat sepeti ini. Namun, Panda dengan tubuh khusus sangat jarang untuk ditemukan.
Lu Zhong tiba-tiba berbicara. "Guru, apa yang harus kita lakukan?"
>Kembali tidur?< Lu Zhong berbicara seolah-olah dia sangat ngantuk.
"Guru, hatiku tidak berani untuk meninggalkan yang seperti ini." Xiao Lin mengingat yang ia alami saat masih tinggal di gubuk.
>Lin'er, kau boleh menjadi orang baik, tapi kamu juga harus menjadi jahat. Didunia ini, tidak ada yang benar. Menjadi Jahat, kita tidak boleh melakukan hal itu, Menjadi baik, kau harus menanggung akibatnya.<
"Guru, apa yang kamu bicarakan?" Xiao Lin merasa kalau gurunya meragukan kebaikan hatinya.
>Yang ingin kukatakan, Kamu boleh menjadi baik, tapi saat kamu direndahkan, dibuang, dikhianati, kamu harus menunjukkan taringmu. Kamu boleh menjadi baik, tapi jangan pernah terlalu merendah diri dan direndahkan!<
Lu Zhong berseru dengan kuat sampai-sampai, Xiao Lin merasakan sedikit nyeri dibagian kepala. "Ba-baik guru."
Xiao Lin memegang kepalanya, dan menatap kembali pertarungan antara dua binatang gaib tersebut.
Beruang Tanah Api menyerang secara membabi buta kepada Panda Bertubuh Yin. Xiao Lin menjadi mengerutkan dahinya. Ia tidak tau, pihak Mana yang harus ia bela.
Beruang Tanah Api selalu menyerang dan Panda Bertubuh Yin selalu berlindung. Panda itu tidak menyerang sekali pun, dan walaupun menyerang, Serangannya tidak terlalu berdampak.
Rooakkr
Suara kecil terdengar dari arah Panda. Ternyata Panda Bertubuh Yin melindungi anaknya. Xiao Lin yang tau akan hal itu langsung turun dan menerjang Beruang Tanah Api dengan telapak tangannya.
Bukk!
Tubuh Beruang Tanah Api terhempas ke pohon yang tidak jauh dibelakangnya. Melihat hal itu, Panda Bertubuh Yin segera menggeram. Mukanya yang tampak waspada itu, sama sekali tidak memperlihatkan persahabatan.
Tubuh dari Panda Bertubuh Yin itu mengeluarkan banyak sekali darah. Xiao Lin mengangkat tangannya, dan secara pelan-pelan memegang kepala Panda Bertubuh Yin itu. Xiao Lin langsung tersenyum, Panda itu ternyata menerima dirinya.
Dia benar-benar bahagia, dia tidak pernah menyentuh sesuatu yang lembut selain dari kucing-kucingnya yang telah mati. "Tidak apa-apa! Aku akan menyembuhkanmu!"
Xiao Lin berseru. beberapa saat kemudian, Xiao Lin mencoba menghubungkan kembali sinyalnya dengan Lu Zhong. "Guru,..... Apa kamu bisa membuat pill?"
Xiao Lin sama sekali tidak menyangka dengan hal ini. Gurunya ternyata pandai membuat pill sederhana.
"Jangan khawatir." Xiao Lin melepas pelukan, dan kemudian panda itu duduk. Lalu, tumpukan tanaman herbal yang dialasi oleh kain muncul. "Aku punya semuanya!"
Xiao Lin berseru. Semua bahan-bahan itu adalah hasil dari sambilan Xiao Lin. Begitu banyak sumber daya yang luar biasa di tempat pelatihan nya sebelumnya, bagaimana bisa ia biarkan?
>Baiklah..... Apa kamu ada tungkunya? Kamu tidak akan bisa jika tidak ada tungku, belum cukup kuat, dan apa kamu ada Api Sejati?<
Xiao Lin mengerutkan dahinya. "Kalau begitu, tolong guru buatkan! Sekalian buat telingaku juga!"
Telinga Xiao Lin sama sekali belum sembuh, dan karena hal itu, pendengaran nya menjadi lebih buruk.
Beberapa saat kemudian, sebuah Roh keluar dari kepala Xiao Lin. Xiao Lin membuka matanya dengan lebar, sangat lebar, karena kini ia bisa melihat muka serta wujud gurunya secara utuh.
Muka Lu Zhong begitu tampan dan aura dermawan serta mulia keluar dari tubuhnya dan membuat lingkungan seakan-akan tunduk padanya. Angin terasa lebih segar dan lebih hangat dari pada sebelumnya. "Guru, sekarang aku bisa melihat mukamu."
Lu Zhong mengangkat alisnya. "Begitukah? Kalau begitu, kekuatanmu sudah sangat meningkat sejak saat itu."
Xiao Lin kemudian mendekatkan diri pada Lu Zhong, tinggi Xiao Lin hanya sampai bagian leher, dan secara perlahan menyentuh kedua pipi gurunya dengan dua tangan. Dan ternyata, tangan itu tidak menembus. "Whooaa! Sekarang aku bisa menyentuh pipi guru!"
Xiao Lin kemudian memainkan pipi gurunya. Menarik-narik, menekan-nekan, dan bahkan tangannya hampir menampar gurunya, untung tangan Lu Zhong menghalangi terjangan tangan Xiao Lin. "Muridku tersayang, apa yang kamu lakukan?"
"Eksperimen?" Xiao Lin mengeluarkan wajah polos saat berkata.
"Baiklah, cukup main-mainnya. Sekarang, kamu mau buat pill apa?" Lu Zhong melepaskan tangan Xiao Lin.
"Pill Penyembuh, Dua tolong ya guru~~~!" Xiao Lin berseru dengan senang.
Lu Zhong menghela nafasnya. "Baiklah, kalau begitu, siapkan Lotus Delapan Nyawa, Daun Puncak Jiwa, dan Bunga Api Merah."
Xiao Lin segera mencari, dan beberapa saat kemudian, semua bahan itu sudah berada ditangannya. Ia memberinya pada gurunya. "Lin'er, kamu lumayan berpengetahuan~~~ Apa kamu memiliki cita-cita menjadi Alkemis?"
Xiao Lin langsung melebarkan mata serta mulutnya saat itu. "Apa guru, bisa mengajarkan ku?"
Muka yang terkagum-kagum itu membuat Lu Zhong tersenyum. "Tentu saja, bahkan aku bisa membuatmu menjadi Inner Master."
Xiao Lin menjadi lebih kagum. Inner Master serta Alkemis adalah dua profesi yang dapat membuatnya lebih kuat dari pada umumnya. Dan kecepatan latihannya juga luar biasa jika ada Alkemis.
"Guru, bisakah kamu mengajarkannya padaku? Aku ingin sekali belajar!" Xiao Lin tambah semangat. Dengan menjadi Alkemis, dia dapat membuat uang dengan cepat, dan menjadi Inner Master, dia dapat mengendalikan benda serta kekuatan orang lain sesuai kekuatannya.
"Tentu, Apa kamu meragukan gurumu? Kalau begitu lihat ini." Lu Zhong melempar semua tanaman herbal gaib keatas, dan beberapa saat kemudian, 7 Warna Api terlihat dibelakang gurunya. Api-api itu kemudian memilih herbal satu persatu dan membakarnya. beberapa saat kemudian, herbal-herbal itu melebur menjadi satu saat semua api menjadi satu.
Dan dalam waktu sepuluh detik, dua pill jatuh kebawah. Xiao Lin bergegas sebelum pill itu menyentuh tanah.
Lu Zhong kemudian tersenyum nakal, dan berjongkok. "Bagaimana? Apa kamu masih meragukan gurumu?"
"Saya tidak pernah sedikitpun meragukan guru!" Xiao Lin berseru dengan kedua tangan menampung pill-pill itu.
"Bagus, segeralah makan pill itu dan beri Panda tersebut pill juga, lalu cepatlah tidur, saat pagi tiba, kita akan pergi." Lu Zhong kemudian menghilang masuk kedalam kepala Xiao Lin. Ia kembali me Alam Jiwa Xiao Lin.
"Baik guru!"
Xiao Lin kemudian memakan Pill itu dan memberi panda yang terdiam dengan Lu Zhong itu. "Semoga cepat sembuh ya! Aku akan pergi kembali!"
Xiao Lin kemudian meloncat kepohon dan akhirnya pergi.