
Xiao Lin yang menatap kebawah, mengangkat kepalanya dan dengan senyum lebar, ia memberi hormat. "Siap Guru!"
>Bagus! Sekarang mari kita singkirkan segel dewa Takdir ini————< Lu Zhong Kembali menatap Bola Qi tersebut.
"Membuka segel?..." Xiao Lin mengembalikan posisinya kesemula. "...Apa maksud anda rantai-rantai ini guru?"
Lu Zhong melipat tangannya kebelakang. >Benar, Dewa Takdir, Lan Yin'er, Istri-ku pasti sadar akan takdir ini dan segera menyegelnya.<
"Istri? Apa guru punya istri?" Xiao Lin menatap heran gurunya dan segera melayang kebelakang Lu Zhong.
>Ya, benar! aku punya 3 Istri yang menunggu Di Sembilan Alam Agung.< Lu Zhong berkata dengan sombong, sedangkan Xiao Lin menatap kagum gurunya itu.
"Guru! Anda punya banyak perempuan!" Xiao Lin masih terlihat kagum. Gara-gara gurunya, sekarang dia punya keinginan aneh untuk mempunyai banyak istri. "Suatu hari aku akan menjadi orang seperti guru!"
Lu Zhong akhirnya sadar kalau dia sudah menodai Xiao Lin, segera berbatuk pelan dan berkata; >Dengarkan Xiao Lin———Punya banyak istri juga bukanlah hal yang selalu bagus dan luar biasa———Kamu harus menemani mereka satu persatu setiap malam, dan terkadang kamu harus bermalam dengan mereka sekaligus, hal itu juga tidak baik bagi dirimu serta punggung-mu———Pokoknya kamu harus berpikir baik-baik jika ingin punya banyak istri.<
"Malam? Bermalam? maksud guru tidur? Itu tidak masalah! malahan bagusnya kalau sama-sama! Bukankah lebih banyak lebih bagus?" Xiao Lin berseru dengan sangat polos.
Lu Zhong menatap datar anak itu. Dia sekarang sadar akan kesalahannya. Sekarang dia khawatir, kalau muridnya akan menjadi sengsara sepertinya. >————Xiao Lin, suatu hari kamu pasti akan mengerti. Yah, sekarang kembali ketopik utama. Istri gurumu yang pertama, Lun Yin adalah seorang Dewi Takdir————Dia yang mengatur takdir 70% dimensi yang sudah di temukan. Dan sepertinya, Dimensi tempatmu tinggal adalah salah satunya. Dia menyegel Titik Utama Dantian Alam Jiwa mu, mungkin karena takut, kekuatanmu yang terlalu besar akan berdampak untuk dimensi. Maka dari itu dia menyegel Titik Utama Dantian Alam Jiwa mu, jadi jangan terlalu dendam terhadap Istri Gurumu——————<
Lu Zhong mengangkat tangannya. Sebuah energi berkumpul pada satu tempat. Energi itu membuat tekanan yang luar biasa, namun tidak berdampak terhadap Xiao Lin yang menatap kagum sejumlah energi itu. >Pemecah Alam Ke-9<
Dan kemudian, rantai-rantai itu berubah menjadi butir debu yang bercahaya. dan beberapa saat kemudian.
BAM!
Bola Qi itu meledak dan menelan mereka berdua. Sebuah cahaya menembus langit yang tak berujung di alam jiwa Xiao Lin. dan kemudian, butiran cahaya jatuh dari atas dan membuat langit Alam Jiwa yang dulunya gelap, mulai menjadi langit biru dan saat butiran itu menyentuh tanah, sebuah bunga muncul satu persatu dan akhirnya berubah menjadi hamparan bunga yang sangat luas.
Untuk beberapa alasan, lubang jurang itu melebar 10× lipat dan dari dalam jurang itu tiba-tiba air naik dalam waktu singkat!
Dan tidak jauh dari jurang itu, sebuah benih pohon muncul dan membesar dalam waktu 10 detik.
Xiao Lin yang tiba-tiba di pindahkan keatas langit menatap kagum pemandangan yang ada di bawahnya. Dia seakan-akan tidak mengenali Alam Jiwanya sendiri dan merasa bahwa ia di pindahkan ke alam jiwa gurunya.
>———Ini lah, bentuk alam jiwa-mu yang sebenarnya Xiao Lin. Ini adalah bentuk dari jati dirimu.< Lu Zhong tersenyum melihat Xiao Lin yang menatap kagum Alam Jiwa nya sendiri. >———Sekarang kita tidak boleh terpaku terhadap pemandangan dibawah, sekarang kita akan menghadapi istriku.<
Xiao Lin mendadak berhenti kagum, dan segera menatap gurunya. "Guru? kenapa anda mengatakan hal yang terdengar menyeramkan?"
>Apakah begitu? Xiao Lin, kita tidak akan memakai kekerasan, karena di alam jiwa, kalau kekerasan terjadi dan itu ditujukan oada roh-mu maka akan berdampak pada roh-mu, ingat itu baik-baik!< Lu Zhong berseru dan segera menatap keatas langit yang mulai bergemuruh.
Xiao Lin yang melihat gurunya yang menatap keatas dengan senyum. Pandangan Xiao Lin tiba-tiba terpaku terhadap tiga orang perempuan yang melayang diatas langit. ia tidak bisa melihat mereka bertiga dengan jelas, dan beberapa saat kemudian, dua orang dari tiga menghilang. >Apa kamu melihat itu? Itu adalah teleportasi versi dimensi 30×. Itu bisa melewati dimensi yang jaraknya 6 juta tahun cahaya dalam waktu 10 detik. Kamu bisa melakukan itu jika sudah menginjak Heavenly Foundation Fragment; Middle Realm. Untuk kata-kata didimensi mu, maka ranahnya berada di, Divinity Immortal; High.<
Xiao Lin membatu setelah mendengat kata-kata gurunya dan menatap gurunya. >...Untuk orang normal, setidaknya membutuhkan waktu 10000 ribu tahun, dan untuk yang berbakat 5000 tahun, dan untuk orang yang memiliki takdir yang melebihi langit, maka 45 tahun, tapi untukmu, 35 Tahun mungkin sudah berada di ranah itu.<
Xiao Lin sedikit tersenyum dan segera mengangkat kepalanya lagi. Xiao Lin menatap wanita yang melayang mendekat. Dan beberapa saat kemudian, Langit Kembali bergemuruh.
Dar! dar! dar!
Hantaman petir terus menerus terjadi di Alam Jiwa Xiao Lin. Api-api yang tercipta dari hantaman itu menjadi padam dalam seketika, wanita itu sedikit mendecih. Ternyata kekuatan dari Alam Jiwa yang selalu ia segel melebihi perkiraan. dan beberapa saat kemudian, sebuah suara bergema. "SIAPA YANG BERANI MEMBUKA SEGEL TAKDIR KU?!"
Xiao Lin bergetar setelah menerima suara itu. Badannya yang mendengar suara itu, menjadi menggigil ketakutan. Dia seperti mendengar teguran dari langit. >Muridku tenanglah. Aku akan mengurusi Lun Yin'er, kamu hanya perlu berdiam diri disini.<
Lu Zhong melayang kearah Lun Yin yang melayang diangkasa. Dan entah kenapa, hati Xiao Lin menjadi lega karena ada gurunya, Lu Zhong. namun, ia tidak ingin meninggal kan Lu Zhong. dia ingin berdiri disamping gurunya dan membantunya, jadi ia juga melayang disamping Lu Zhong. >Xiao Lin, kamu—————Baiklah, ikuti kata hatimu.<
Xiao Lin merasa semakin lega. Dia jadi berpikir gurunya tidak membuang waktu untuk meyakinkannya.
————Dan akhirnya, mereka berdua berada didepan Lun Yin. Dia adalah seorang wanita yang cantik, bulu matanya yang panjang serta matanya yang terlihat jernih dan mempesona membuat Xiao Lin menjadi sedikit terpesona. Namun Xiao Lin menggeleng kepalanya. Dia sadar, kalau terpesona sama istri gurunya adalah dosa yang berat. "Baiklah, jadi kamu adalah pemilik dari Alam Jiwa ini?"
Saat suaranya terdengar tanpa memakai Suara Langit, suara itu terdengar kasar namun mulus. Ia benar-benar terlihat marah. "Maaf, tapi Alam Jiwa ini akan kusegel kembali!"
>Siapa yang memberi kan mu hak?< Saat Lu Zhong berkata, Lun Yin menjadi mengerutkan dahinya.
"Aku tau kamu termasuk dari daftar langit emas, dan pasti sangat susah bagimu untuk membuat alam jiwa ini lepas, tapi maaf, Diriku tidak bisa menerima salah satu dimensi yang kuawasi hancur hanya karena kekuatan yang luar biasa dari satu orang anak."
Lu Zhong menjadi tersenyum sinis. >Silahkan segel kembali.<
Xiao Lin terbelalak dengan pernyataan Lu Zhong. Namun, ia masih tetap percaya terhadap gurunya. Kemudian, Lun Yin melebarkan tangannya. "Segel Alam Kesembilan"
Dan kemudian, semua pemandangan itu seakan-akan terhisap oleh jurang yang ada ditengah. dan alam jiwa Xiao Lin kembali menghitam. Xiao Lin menelan ludahnya.
Dan kemudian, Lun Yin memutar badannya. "Kalau begitu, saya permisi."
Dan setelah itu, badan Lun Yin menghilang dari tempat dengan sangat cepat. Xiao Lin menatap Gurunya yang masih terlihat sombong. "Guru... Ini....."
>Tenang saja, trik dari semua ini sangat mudah!< Lu Zhong mengangkat tangannya dan energi kembali menyatu. >Pemecah Alam Kesembilan<
Xiao Lin menatap gurunya dengan datar. Dan diwajah Lu Zhong, hanya ada senyum yang sedikit membuat jengkel Xiao Lin. >Ehehehe! Aku ingin lihat bagaimana dia akan bereaksi kali ini!<
"Guru,... tolong jangan Bermain-main dengan alam jiwa ku..." Xiao Lin merasa sedikit resah, takut akan ada dampak terhadap alam jiwanya.
>Tenang saja! tetap lihat dan pelajari bagaimana membuat reaksi perempuan yang imut!< Lu Zhong tersenyum nakal saat berkata.
Xiao Lin hanya tersenyum dan pasrah. Xiao Lin yakin, bahwa gurunya pasti merindukan keluarganya yang sudah lama tak berjumpa. >Oh! Ini dia!<
DARRRRRRRRR!
Sebuah petir yang sangat besar menerjang jurang dari samping, sehingga ia tidak masuk kedalam aliran cahaya.
"SIAPA YANG BERANI! GHHHHHHHAAAAA!"
Xiao Lin menjadi lebih takut dari pada sebelumnya. namun gurunya tampak sangat menikmati pemandangan tersebut. "Dewa Besar Dari Mana kau?!"
Lun Yin berseru sambil mengacungkan jari telunjuknya kedada Lu Zhong. >Haha! apa kamu masih tetap mengenali ku? Aku tau energi mu sudah tersisa 45% dan perlu waktu lama untuk mengisinya, dan kamu masih terjebak di Samsara Limbo; Yin Realm? sungguh mengecewakan!<
"Hah?! Siapa kamu?! aku tidak mengenali mu!" Mendapat pernyataan itu, hati Lu Zhong menjadi sedikit berdarah. "Hanya sebuah jiwa sesat yang tidak tau malu!
>Huh——— Aku seorang jiwa sesat di matamu ya——— baiklah, saat aku pulang nanti tidak ada Ayam Panggang untuk mu, dan tidak ada Sayap Burung Naga Panggang!<
" A-apa....? Kamu,..... jangan-jangan...." Lun Yin terlihat terkejut. namun, tiba-tiba sebuah cambuk muncul. "Lu Zhooooooong!"
Passss!
Cambuk itu mengenai muka Lu Zhong dengan sangat kuat. lalu ayunan kedua mengenai pipi kanan, dan ayunan ketiga mengenai pipi kiri. Ayunan itu terus berulang kali terjadi. "Lu Zhong! kenapa kau tiba-tiba menghilang selama 10.000 tahun terakhir?! kamu tau betapa khawatirnya kami?! Kami bahkan mengira kamu sudah mati! dan mencari serpihan jiwa mu ke 4 juta dimensi dan tidak ada satu pun ketemu! Kami pasrah dan sempat terpikirkan oleh Long Jie dan Gu Min untuk menyerah! Apa kamu sadar kesalahanmu?!"
Xiao Lin yang melihat Istri guru nya yang murka, turun kebawah dan membiarkan mereka menyelesaikan masalah rumah tangga mereka. ia sadar, jika ia ikut campurpun tidak akan terjadi apa-apa karena, ia merasa gurunya lah yang memang bersalah disana.
Ia sebenarnya agak khawatir dengan guru, karena ia mengingat salah satu perkataan gurunya, yaitu jika memakai kekerasan didalam alam jiwa, maka akan ada dampak pada roh. Dan roh itu sama dengan nyawa itu sendiri. Jadi dia tetap mengawasi dengan waspada.
beberapa saat kemudian, dua orang perempuan datang, satu membawa kayu dan satu lagi tampaknya menyiapkan batu yang banyak. Mereka bersiap-siap untuk ikut menyerang Lu Zhong dan mencaci maki nya. "Kak Lu Zhong! Kamu kemana aja?!!!!! Kami mencari-cari!"
"Lu Zhong! Kau tau kami pernah hampir mati karena mencarimu?!"
"Dasar Lu Zhong hidung belang! jangan pikir aku akan menerima wanita lain disini!"
satu persatu kekesalan yang sudah lama ditahan, keluar dari kepala mereka. Xiao Lin duduk dan menatap langit biru yang menjulang keatas. dan dengan santai berkata; "Tempat ini sangat damai....."
––––––
Beberapa saat kemudian, kemurkaan mereka berhenti. Lu Zhong yang mukanya terlihat babak belur hanya tersenyum pasrah menatap ketiga wanitanya menangis terisak-isak.
Ia memeluk ketiganya sekaligus dan menenangkannya.
Xiao Lin tanpa diketahui hilang entah kemana. Lu Zhong bisa menebak, kalau dia tertidur dan memaksa kesadaran rohnya untuk naik keatas. Jadi, dia bisa berdiskusi dengan istri-istrinya dengan tenang.
>Lun Yin, Long Jie, Gu Min, aku tau kalian kesal, tapi aku terpaksa melakukan ini. Batas kekuatan-ku sudah berada diakhir tahap, dan itu pertanda bahwa aku harus mencari murid dan segera Pensiun dari The Great Nine Realm Master, dan aku juga harus mencari pewaris yang pas. Dan aku juga sadar, apa yang kuinginkan———< Lu Zhong terlihat sangat serius.
The Great Nine Realm Master adalah gelar untuk orang yang berkuasa atas sembilan langit dan sembilan alam surgawi. Dan Lu Zhong adalah orang yang memiliki gelar tersebut dan termasuk yang terpanjang dalam sejarah. dia sudah memimpin Sembilan Langit dan Sembilan Alam Nirvana lebih dari 50.000 tahun.
Dan dimensi Nine Heaven And Nine Nirvana Realm, adalah dimensi tertinggi yang pernah dijumpai para kultivator tingkat Dimensional Master.
Tingkat qi mereka jauh diatas dimensi lainnya, sehingga dianggap sebagai alam surgawi, atau alam terakhir. Dan sebagai pewaris tahta, Lu Zhong harus mencari penerus karena dia sudah berada dibatas ambang kekuatannya. Karena jika tidak, maka kekuatannya akan terus berada ditahap yang sama dan tidak akan pernah naik.
"Lu Zhong, kamu yang sudah hilang selama 10.000 tahun terakhir, pasti tidak tau, kalau ada dimensi yang lebih tinggi sedikit dari Dimensi yang kita tinggali."
Lu Zhong tampak semakin serius setelah Lun Yin berkata. Dan kemudian, Long Jie, wanita yang mengikat kebelakang rambutnya juga membenarkan; "Dimensi itu kami temukan saat sedang mencari mu. Kami memberi kan nama, The Heavenly Limbo Dimensional. Sekarang kamu tidak perlu khawatir akan pewarismu."
Dan Min Gu, Gadis dengan rambut sebahu itu sedikit mendekat kepada Lu Zhong. "Itu benar. Kakak tidak perlu lagi mencari pewarisnya. Sekarang kakak bisa kembali kekami."
Lu Zhong menghela nafasnya setelah ia berkata. Lu Zhong terlihat sedikit kecewa. >Apa yang kalian katakan? Apakah aku sudah bilang, kalau aku akan pensiun dan akan menghabiskan waktu beberapa juta lagi bersama kalian? Aku tidak ingin terpaku terhadap latihan, dan aku hanya ingin hidup sederhana di dimensi milik kita. Jadi, mari kita serahkan saja, The Heavenly Limbo Realm ke muridku, dengan begitu akan lebih mudah bukan?<
Ketiga istri Lun Zhong saling bertatapan, dan beberapa saat kemudian, tersenyum manis. dan kemudian, dengan serentak mereka berkata; "Baiklah! Kami akan menunggumu dialam sana!"
>Ya, tunggulah aku. Aku akan menyusul kalian setelah tugas ini.< Lu Zhong berseru dengan senyum hangatnya.
Dan kemudian, mereka menghilang dari Alam Jiwa Xiao Lin.
_____________________