
Guurdo melompat ke samping, untuk menjauh dari Yao Lin. Dia menyeimbangkan kakinya dan dengan cepat, ia kembali melemparkan kapaknya.
Yao Lin tidak menghindari serangan itu, dia tetap berdiri tegap di sana, semua orang berpikir sudah berakhir, namun semua orang langsung membuka mulutnya saat kapak itu berhenti tepat di topeng Yao Lin.
"Ilmu macam apa itu?"
"Kenapa kapaknya berhenti?"
"Apa dia seorang Ahli Void Limbo Realm?"
Semua orang benar-benar baru melihat keahlian seperti itu. Tetapi untuk Yao Lin, dia hanya menggeleng kepalanya.
Sekarang dia benar-benar perlu mengeluarkan hampir segenap kemampuannya. Ada kemungkinan juga dia akan menggunakan Teknik Tarian Dewi Bulan.
"Apa yang kau lakukan pada kapakku?!" Guurdo membentak Yao Lin. Dia terlihat sangat marah karena harapannya terputus oleh keahlian misterius yang tiba-tiba datang.
"Aku? Aku menggunakan Inner Powerku." Yao Lin menggerakkan tangannya, kapak itu mengikuti gerak gerik tangan Yao Lin, saat dia menghempaskan tangannya ke depan, Kapak itu melesat menuju Guurdo.
Guurdo panik, dia mencoba menahan serangan itu dengan tangannya, namun siapa sangka Maha Raja itu terbanting jauh.
"Ini sedikit memeras Qi-ku," Yao Lin bergumam. Inner Power adalah Qi yang di kendalikan dari Kepalanya, jadi selama Kepalanya masih berfungsi dan Qi masih ada, kemampuan ini masih bisa di gunakan.
Sebenarnya Inner Power khusus untuk menyerang Mental dan Alam Jiwa mereka, tetapi gurunya punya cara lain untuk memanfaatkan Inner Power.
"Gahhhhhhhhhhhh!" Guurdo meledak dengan Aura Berlian yang berwarna merah. Haus darah keluar dari badannya membuat para Kultivator mundur beberapa langkah.
Yao Lin juga mundur selangkah. Dia masih belum bisa menahan Haus Darah yang menyerang dengan haus darahnya, tetapi selama dia masih memiliki tekad, maka dia masih bisa bertahan.
Guurdo memegang kapaknya. Setiap hentakan kaki membuat suara yang sedikit menyeramkan.
Pemuda yang sebelumnya bertingkah seperti pemimpin, menelan ludahnya. "Ini kah..... Pertarungan antara Heavenly Step? Mengerikan!"
Yao Lin menarik pedangnya. Sembari mengalirkan Qi kedalam Pedangnya, dia memasang Penjagaan pada Dantian miliknya, berjaga-jaga untuk serangan mendadak.
Pedang Hitam mengkilap yang di pegang Yao Lin mengeluarkan aura hitam. Mata pedang mulai berubah menjadi putih dan secara bertahap menyerap ganas Qi yang di miliki oleh Yao Lin.
Dalam satu tarikan nafas, Guurdo melesat menuju Yao Lin. Dia menyerang Yao Lin dengan kuat, Yao Lin menahan serangannya dari samping sembari mendecih.
Terlalu Berat!
Bammmm!
Yao Lin menggunakan Inner Powernya dan membuat tanah membanting ke kepala Guurdo.
Yao Lin yang melihat celah, menendang perut Guurdo dan membuatnya terhempas lagi. "Inner Power benar-benar mempunyai banyak manfaat."
Di dalam asap, siluet besar dan kekar itu perlahan duduk. "Hahahahaha! Ini kekalahanku! Kau memang luar biasa! Hahahaha!"
Yao Lin menghela nafas lega. Dia tidak perlu lagi bertarung. Dia membungkukkan badannya dan menangkup-kan kedua tangan. "Terima kasih karena senior membiarkan junior ini menang,"
"Hahaha, baiklah, kami akan mundur. Tetapi tidak selamanya! Hahaha," Guurdo berdiri. Dia sejenak berhenti untuk menatap Yao Lin. "Saudara Yao, kamu berada di pihak mana?"
Matanya tampak ganas dan serius. Jika Yao Lin menjadi musuhnya, maka tidak di ragukan rencana mereka sepenuhnya hancur, pasalnya Kaisar Dunia Tang, Xiao Chu dan Kaisar Langit Wu, Huang Su adalah sosok yang paling susah di hadapi oleh faksinya, jika Yao Lin yang misterius ini berada di pihak mereka, maka Guurdo terpaksa menyerah akan ambisinya untuk menguasai Dunia Kultivator dan melaksanakan takdirnya.
"Senior Guurdo, saya tidak mengerti maksud dari pihak ini, tetapi yang saya tau saya tidak berada di pihak anda atau mereka yang di sebutkan oleh senior Guurdo. Saya seorang pembela diri, seorang burung yang bersinggah di satu tempat ke tempat lain." Yao Lin berkata dengan lembut.
Guurdo mengangguk. Dia merasa lega kali ini. "Baiklah, kalau begitu aku akan pamit," Dia berbalik menuju pasukannya dan pergi dari sana.
Sesaat setelah dia berjalan menjauh, sebilah pisau melesat tiba-tiba menuju punggung Guurdo.
Pengggg!
Guurdo terkejut, dia langsung melompat ke depan setelah suara benturan besi tersebut.
"Pendekar Lin, kenapa anda menghalangi bilah pisau saya?" Suara muda dan terdengar tampan itu bergema di sana.
Yao Lin melirik ke arah suara. Itu adalah suara dari pemuda yang berlagak menjadi pemimpin. "Maaf tetapi saya tidak bisa melihat seseorang di serang di saat-saat terlemahnya, lagi pula Tuan, anda terlalu lemah sampai-sampai menyerang dari belakang?"
"Kau!" Pemuda itu tampak marah kali ini. "Aku adalah seorang pangeran! Aku Fang Jin! Aku dekat dengan Kaisar Dunia Tang, Xiao Chu! Dan aku melakukan itu untuk kedamaian dunia! Jika dia di biarkan, maka tidak di ragukan lagi dunia akan hancur!"
Yao Lin menaikkan alisnya. "Lalu? Aku bisa saja menantangnya. Mungkin saat setelah satu atau dua minggu aku tiba di ibu kota kalian akan mendengar lagi nama 'Yao Lin' ini,"
"Bocah! Kau berani menyerangku dari belakang?!" Guurdo berteriak dengan lantang. Dia benar-benar marah dengan sikap Pemuda Fang Jin itu. Dia kemudian melirik ke arah Yao Lin. "Apa anda akan mempermasalahkan jika aku membunuhnya, Saudara Yao?"
"Seterah dirimu," Yao Lin berbalik dan berjalan ke arah pedang untuk mengambil kembali miliknya. Setelah itu di berjalan pergi dari sana. Namun dia berhenti saat mendengar sebuah suara.
"Tolong hentikan itu, Maha Raja Guurdo!" Suara itu begitu lembut namun terdengar tegas. Di telinga Yao Lin, suara itu terdengar begitu familiar.
Tiga orang maju ke dekat Fang Jin. itu adalah Zhou Yu, Li Qin dan Xiao Mei berserta anaknya. Mata Fang Jin tampak terkejut dengan penampakan mereka.
"Fa-Fang Yu?!" Teriakannya membuat semua orang terkejut.
Fang Yu? Itu adalah nama tuan putri mahkota dari Kekaisaran Timur Laut! Putri yang hilang bertahun-tahun!
"Siapa kalian? Apa kalian mau ku bunuh juga?" Guurdo membentak mereka dengan kuat.
"Maafkan adik saya, Maha Raja Guurdo." Fang Yu, atau di kenal sebagai Zhou Yu oleh Xiao Lin, membungkukkan badannya.
"Sa-Saudari Yu'er? Kenapa kau di sini?" Fang Jin terbata-bata saat berkata.
Fang Yu tidak memedulikannya dan tetap membungkukkan badannya. Adiknya, Fang Jin adalah seorang anak yang pernah membantunya di dalam istana, tetapi siapa sangka adik beda ibunya menjadi orang yang pandai menusuk dari belakang.
"Maaf, tetapi aku tidak melihat adanya yang mau membantu kalian. Jadi aku akan tetap membunuhnya, jika kalian tetap juga, maka kalian juga akan menghadapiku," Guurdo melangkahkan kakinya. Li Qin juga melangkahkan kakinya ke depan Fang Yu.
Di sisi lain, mata cantik Fang Yu melirik ke arah Yao Lin. Dia mengharapkan bantuan darinya.
Yao Lin mencoba untuk berpikir. Dia tidak punya sesuatu untuk di tukar dengan nyawa Fang Jin, dia juga tidak melihat adanya keuntungan dari membantu Fang Jin ataupun alasan yang membuatnya tergerak selain jika keras kepala Fang Yu datang.
"Saudara Guurdo, aku tidak keberatan kau membunuh Fang Jin, tetapi Fang Yu dan mereka bertiga tidak boleh kau sentuh," Kata-kata Yao Lin membuat Guurdo meliriknya.
Dia sedikit terdiam lalu mengangguk. "Baiklah,"
Dia melirik tajam Xiao Lin. Anak itu tidak membantunya, dia malah melakukan sesuatu yang tidak di harapkan.
"Maafkan aku Kakak Yu, tetapi janjiku adalah melindungimu, bukan melindungi Saudaramu, kalau mau meminta perlindungan adikmu, lebih baik memintanya dengan kakak ipar, itu akan jauh lebih baik," Yao Lin berkata setelah mendapatkan tatapan dari Zhou Yu.
Zhou melirik ke arah Li Qin. Li Qin sadar dan mengangguk pelan. Dia kemudian berkata. "Guurdo, aku akan menukarkan nyawa anak ini dengan sebuah pill, bagaimana? Pill itu adalah sebuah Pill Heavenly Step, yang pasti akan membantu perkembangan mu,"
Li Qin mengeluarkan botol dari balik jubahnya yang panjang. Guurdo menghentikan langkah kakinya. "Kau benar-benar mau memberikan-nya?"
Pill Heavenly Step adalah Pill yang dapat membantu perkembangan seorang Heavenly Step dan berkembang jauh lebih cepat untuk waktu 24 jam. Barang ini adalah barang yang paling banyak di cari ahli Heavenly Step. Pill ini lebih berharga di bandingkan nyawa anak itu.
"Tentu, kenapa tidak? Asalkan kau melepaskan anak ini," Li Qin tersenyum.
"Baiklah," Guurdo berjalan menuju Li Qin dan mengambil Pill itu, setelah itu dia melompat menuju pasukannya dan mundur setelah pamit dengan Yao Lin.
"Ka-kakak Yu! Kenapa kamu muncul disini?" Fang Jin berkata pada Fang Yu yang ada di depannya.
"Adik Jin, aku hanya membantumu sekali, tetapi tidak berkali-kali. Jadi berpikirlah sebelum bertindak," Fang Yu melirik ke arah Fang Jin, lalu berjalan menuju Yao Lin bersama Teman-temannya, dan mereka pergi menjauh meninggal tempat.