
Setelah pingsan beberapa jam akhirnya Charl membuka matanya.
"Ini, apa yang terjadi?" Tanya Charl.
"Kau terlalu bersemangat berlatih bocah bodoh," jawab Bryan tersenyum
"Hah, apa maksudnya itu?"
"Yah seperti yang kubilang, kau terlalu bersemangat berlatih sehingga mana ditubuh mu terkuras habis."
"Jadi seperti itu," batin Charl.
"Ayah, apakah ini berbahaya?" Tanya Charl.
"Ehh apa bocah ini takut," batin Bryan.
"apakah akhirnya muncul sebuah kesempatan untuk mengerjai nya?hehe aku tidak boleh menyia-nyiakannya."
"Hah, mungkin tidak ada jalan lagi!" ucap Bryan menghela napas seakan sudah tidak memiliki harapan lagi.
"Kenapa ini harus terjadi?" Ucap Bryan Akting bersedih.
"Apa yang terjadi?" Ucap Charl.
"Sepertinya ada yang salah disini...baik ikut dulu alurnya," batin Charl curiga.
"Sepertinya hanya bisa menggunakan cara itu?"ucap nya.
"Apakah ada cara untuk mengembalikan manaku?" tanya Charl berpura-pura Khawatir.
"Padahal kukira aku tidak akan pernah menggunakan cara itu lagi!" ucap Bryan.
"Ada apa dengan cara ini? apakah itu sangat berbahaya?" tanya Charl.
"Ya cara ini sangat berbahaya! Siksaan dari cara ini seperti tenggelam dalam tekanan air sedalam ribuan mil dan seperti terbakar api yang tidak ada habisnya!" ucapnya dengan acting.
"Sepertinya aktingnya masih berlanjut," batin Charl.
"Dan cara ini bernama penyerapan mana," ucap Bryan.
"Hey, orang tua apa kau menipuku?" Tanya Charl marah.
"Hmm, Apa maksudmu?"
"Kalau seseorang tenggelam sedalam ribuan mil dan terbakar dalam api yang tidak ada habisnya, orang itu bakalan mati," ucap Charl kesal.
"Hahaha, kau memang pintar seperti aku!" Ucap ayah Charl menyombongkan diri.
"Jadi bagaimana cara untuk menyerap mana?" Tanya Charl.
"Sebenarnya mana akan secara bertahap terisi kembali, namun mungkin memerlukan waktu 2 sampai 3 minggu, tapi dengan cara ini akan mempercepat proses penyerapan mana berkali lipat lebih cepat! caranya penggunaannya hampir sama dengan pengendalian mana yang ada di dalam tubuh! kau harus terlebih dahulu merasakan mana yang ada di alam kemudian baru bisa menyerapnya," ucap Bryan.
"Kalau ada cara seperti ini berarti mana yang terisi secara bertahap tidak terlalu berguna kan?" tanya Charl.
"Hmm dasar bodoh, kalau saja kau mendapat kecelakaan yang membuatmu kehilangan kesadaran maka cara itu akan sangat berguna!!" ucap Bryan marah.
"Sepertinya benar," batin Charl.
"Untuk bisa merasakan mana yang berada di alam kau harus bermeditasi, kemudian setelah merasakan nya cobalah untuk menyerapnya."
"Baiklah akan kucoba," ucap Charl.
"Kau ingin melatihnya tengah malam begini?"
"Tengah malam?"
"Sepertinya aku pingsan cukup lama," batin Charl.
"Kalau kau ingin mempelajarinya, besok mungkin sudah bisa," ucap Bryan.
"Baiklah." Jawab Charl singkat.
Keesokan Harinya
Pagi hari setelah Charl bangun dari tidurnya, dia dan ayahnya pun segera pergi ke tempat latihannya.
"Baiklah kau bisa mulai latihannya," ucap Bryan.
"Hmm, kenapa ayah tidak pergi ke rumah dan melanjutkan tidur saat aku latihan seperti kemarin," tanya Charl menyinggung.
"Yah, kemarin itu aku hanya merasa kepelahan, jadi aku pulang ke rumah sebentar, ternyata aku ketiduran," ucap Bryan mengarang alasan.
"Sudah-sudah lebih baik mulai latihannya," lanjut Bryan mengalihkan topik.
"Baiklah," jawab Charl.
"Kau masih ingat kan, pertama kau harus merasakan mana yang ada di alam! kemudian coba serap!" Ucap ayah Charl.
"Baik ayah." Jawab Charl.
"Apalagi keajaiban yang akan muncul darimu Charl," batin Bryan.