Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Menunggu keputusan



Setelah mengetahui tentang Charl dari Ben, Glad langsung pergi dengan mengatakan alasan kalau dia memiliki pekerjaan yang harus diurus.


Charl makin merasa curiga tentang Tim yang dibentuk Ben itu. Ekspresi yang ditunjukkan Glad setelah mendengar kalau Charl ingin memasuki Tim memperkuat kemungkinan hal yang tidak diharapkan terjadi.


Charl sebenarnya tidak terlalu memperdulikan masalah yang terjadi pada tim itu, tetapi karena Ben yang selalu memberitahu informasi yang dibutuhkan Charl, membuat Charl setidaknya ingin memberi sedikit bantuan pada Ben.


"Inilah Tim ku, walaupun memang aku tidak bisa membuat guild karena masih kekurangan biaya, tetapi setidaknya Tim inilah awal untuk membentuknya. jadi apa kau mau bergabung dengan Timku?" Ucap Ben dengan senyumannya sebelum salah seorang Wanita datang menghampiri Ben.


"Ketua...Senjataku sedikit rusak dan perlu di perbaiki, tetapi aku tidak memiliki uang, bisa ketua meminjamkan sedikit uang padaku." Wanita itu berkata dengan sedikit manja sambil menunjukkan sebuah belati pada Ben.


Charl melihat belati itu sudah muncul karatan dan memiliki beberapa retakan sehingga bisa dikatakan sudah tidak bisa digunakan atau diperbaiki lagi.


"Tetapi kemarin kau meminta uang dengan alasan yang sama?" Jawab Ben sedikit menjauhkan badannya dari wanita itu.


"Dia sudah meminta uang?...Sepertinya anak ini sudah sering ditipu." Charl menggelengkan kepalanya melihat sikap wanita itu.


Wanita itu kemudian melihat Charl yang berdiri tidak jauh darinya "Sepertinya dia temanmu... kalau kau tidak mau meminjamkannya lebih baik aku meminta pada dirinya," ucap Wanita itu memalingkan wajahnya dari Ben dan berjalan ke arah Charl.


"Hei tunggu dulu..." Ben mengulurkan tangannya tetapi Wanita itu sampai terlebih dahulu dan membuat Ben hanya bisa menepuk Dahinya.


"Hei Adik kecil... apa kau bisa meminjamkan beberapa uang pada kakak ini untuk memperbaiki senjata kakak." Wanita itu berkata pada Charl dengan nada manjanya.


"Apa Wanita ini tidak memiliki rasa malu?...bahkan berani untuk meminta pada orang yang tidak dikenalnya," batin Charl.


"Hei ini!..." Ben menepuk pundak pundak wanita itu sebelum mengeluarkan 2 koin perak dari Cincin yang ada ditangannya dan memberikannya pada Wanita itu.


Charl sedikit terkejut melihat Ben yang memiliki cincin penyimpanan itu, karena sebelumnya Charl tidak terlalu memperhatikannya.


"Walaupun Cincin penyimpanan, tidak terlalu langka di Kota Utama, tetapi tetap saja cincin itu tidaklah berharga rendah...Siapa sebenarnya Ben ini." Charl menaikkan alisnya di dalam topeng.


"Dasar!," Ben menghela nafas sambil menggelengkan kepalanya "Maaf tentang yang barusan...jadi apa kau sudah memutuskan pilihanmu?"


Charl menggelengkan kepala sebelum mengatakan kalau dia ingin membicarakan sesuatu berdua dengan Ben sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Tim itu.


Ben mengangguk dan membawa Charl ke sebuah ruangan di dalam rumah itu. Ruangan itu berisi sebuah meja dan dua kursi.


Kemudian Ben duduk disalah satu kursi yang ada di situ dan mempersilahkan Charl untuk duduk di kursi yang satunya.


"Jadi apa yang mau kau bicarakan padaku?"


"Kapan mereka menjadi tim mu dan kenapa?"


Ben menjelaskan kalau dirinya setelah lulus ujian Raider, segera pergi mencari anggota untuk Tim yang akan di bentuknya, karena dari awal dia memang sudah berniat untuk membuat Tim jika lulus ujian Raider. Dan 2 dua hari setelah Ujian usai, dia bertemu dengan sekelompok Raider dan langsung menawarkan untuk menjadi anggota timnya dan ternyata mereka langsung mau.


"Tidak mungkin begitu...apa yang kau sembunyikan?" Ucap Charl


Ben sedikit terkejut melihat Charl mengetahui kalau dia menyembunyikan sesuatu. Kemudian Ben pmenghela nafas sebelum memberi tahu kalau dia memberikan sebuah koin perak pada siapa saja yang mau bergabung.


"Apa kau tidak tahu kalau mereka hanya mencari keuntungan darimu?" Ucap Charl menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal.


"Ya aku tau."


"Jadi kenapa..." Belum selesai berbicara, perkataan Charl di sela oleh Ben


"Aku tau tapi nanti pasti mereka akan sadar." Ben tersenyum pada Charl.


Charl ingin memberi tahu Ben kalau tidak semua orang bisa seperti itu tetapi melihat sifat Ben, dia sadar kalau Ben tetap tidak akan mau mendengarnya jadi Charl tidak memberi tahunya dan hanya menghela napas panjang.