Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Dunia Baru



Tiba-tiba tubuh Agris terasa seperti diangkat Dan Terdengar suara seorang pria dewasa yang berbicara kepadanya.


"Anak yang malang," ucap pria itu.


"Siapa itu?" Batin Agris.


Kemudian pria itu membawa Agris ke sebuah rumah kecil yg berada di tengah hutan.


Rumah itu begitu sederhana, tetapi terasa nyaman untuk ditempat bersama dengan keluarga.


"Kau pasti kedinginan dan kesepian di tengah hutan itu," ucap pria itu sambil menyalakan perapian.


"Aku tidak mengerti apa yang dia ucapkan," batin Agris.


Pria itu kemudian membuka kain basah yang dipakai Agris dan menggantinya.


"Tubuh ku terasa hangat."


"Mulai sekarang kau tidak akan kesepian lagi, karena kau sudah memiliki aku yang akan menjaga mu," ucap pria itu menggendong Agris dengan hati-hati


"Walaupun aku tidak mengerti bahasa yang dipakainya, tapi aku merasa dia pria yang baik," batin Agris.


"Kau akan ku beri nama Charl, Charl Hartwell."


NB:Mulai sekarang nama Agris diganti jadi Charl


"Sepertinya aku masih diberi kesempatan untuk menebus kesalahan ku di kehidupan sebelumnya," batin Charl.


"Aku pasti akan melindungi semua orang yang menyayangiku."


1 Tahun Kemudian


Di dunia itu, Charl menjalani hari-harinya sebagai seorang bayi. Dengan asuhan dari seorang pria tinggi, berkulit coklat, berambut pirang yang menyelamatkan dia pertama kali.


Selama itu juga Dia terus mencoba mempelajari bahasa yang digunakan pria itu.Waktu terus berlalu sudah setahun sejak Charl datang ke dunia baru, dia sudah mengerti kurang lebihnya bahasa yang digunakan di dunia itu.


Dia pun mengetahui bahwa pria yang menyelamatkannya itu bernama Bryan Hartwell, dan Bryan memberi nama Charl padanya dengan nama keluarga yang sama yaitu Hartwell.


Ketika menelusuri seluruh rumah, dia menemukan sebuah ruangan yang penuh dengan buku didalam rumah itu, Jadi dia sering menyelinap masuk ketika malam dan diam-diam menyelidiki tentang dunia itu.


Malam Hari


Malam hari adalah waktu yang tepat bagi Charl untuk menyelinap pergi ke ruang buku dan mempelajari semua tentang dunia yang dia tinggali saat ini.


"Hehe, sudah waktunya melakukan misi ku," batin Charl bersemangat.


Charl pun menuruni tempat tidurnya perlahan agar Bryan tidak terbangun dan Dengan cepat merangkak menuju ke ruangan buku itu untuk mencari informasi tentang dunia itu.


Tap tap


Suara hentakan bayi kecil merangkak pun mengiringi kepergian Charl menuju ruang buku itu.


"Dengan tubuh kecil ini untuk keruang buku itu saja sudah menguras banyak tenagaku," batin Charl kesal sambil terus merangkak menuju ruang buku.


"Tapi setelah sampai di ruangan itu perjuanganku tidak akan sia-sia." Lanjutnya.


Perjuangan Charl untuk merangkak menuju ruang buku itu pun terbayarkan ketika dia sudah sampai disana.


"Huft, akhirnya sampai juga... ruangan yang dipenuhi pengetahuan tentang dunia ini," batin Charl kagum melihat semua tumpukan buku yang berada di rak.


"Baik, sekarang dimana buku itu berada?"


Kemudian Charl mengambil sebuah buku dari bawah sebuah meja yang ada didalam ruangan itu.


Dari buku itu, Charl mengetahui bahwa sekitar ribuan tahun yang lalu di dunia ini manusia hidup dengan tenang dan damai, tetapi kemudian muncul sebuah bencana yang memberi pengaruh besar bagi seluruh umat manusia di dunia ini.


Bencana itu menyebabkan banyak hewan-hewan liar dirasuki aura jahat dan berubah menjadi Monster iblis. Dan dengan alasan yang tidak diketahui sampai saat ini, Hewan-hewan itu selalu ingin memburu manusia yang ada.


Tetapi bersamaan dengan muncul nya aura jahat yang merasuki hewan-hewan liar, manusia juga menemukan kemampuan untuk merasakan mana.


Manusia yang tersisa pun selalu mempertahankan hidupnya bertarung melawan Monster iblis dengan cara memanipulasi mana, tetapi walaupun begitu tetap saja manusia terdesak oleh Monster iblis.


Hingga suatu hari umat manusia menemukan sebuah menara misterius yang bahkan Monster iblis tidak berani mendekatinya hingga puluhan mil.


Jadi manusia yang tersisa pun berusaha membangun kerajaan di dekat menara untuk menghindari bahaya dari Monster iblis, dan juga mencari tahu tentang menara.


Beberapa tahun sejak manusia menemukan menara itu, akhirnya sebuah kerajaan pun terbentuk. Kerajaan yang dibangun manusia itu dinamakan kerajaan Bristhia dan yang memimpin kerajaan itu adalah orang yang paling berjasa dalam mempertahankan kehidupan terakhir umat manusia.


Setelah manusia menyelesaikan pembangunan kerajaannya, manusia pun mulai menelusuri kedalam menara misterius itu. Mereka menemukan bahwa menara tersebut memiliki lantai yang menurun dan tiap lantai berisi Monster iblis yang menjaganya. Di dalam menara semakin jauh lantai yang bisa di lalui oleh seseorang, maka hewan iblis yang mendiami lantai nya akan semakin kuat.


Tetapi Monster iblis di dalam menara berbeda dengan Monster iblis yg berada diluar menara, Monster iblis yang berada di tiap lantai menara memiliki pemimpin yang akan memimpin beberapa Monster iblis lain untuk mempertahankan lantai menara.


Dan juga, tidak seperti Monster iblis yang berada diluar menara, ketika Monster iblis didalam menara mati mereka akan berubah menjadi butiran-butiran debu dan akan kembali ke wujudnya semula setelah beberapa jam. Juga ketika pemimpin dari suatu lantai mati, maka ia akan berubah menjadi kristal yg berharga yang berguna untuk pembuatan barang-barang dan juga senjata.


Setelah pemimpin lantai mati juga Kadang muncul artefak-artefak yang memiliki suatu kekuatan, hal itu menjadikan menara sebagai sumber pendapatan utama di kerajaan yang didirikan manusia tersebut.


"Hmm walaupun dunia ini sedikit kuno tapi menarik juga,"


"Buku ini juga tadi menyebut tentang mana?...apa itu mana?... bagaimana cara merasakannya?" Charl bertanya-tanya dalam hati.


Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari dalam kamar Charl.


"Woahh, Charl kau ada dimana?" Teriak Bryan kebingungan karena Charl yang menghilang.


"Cih, sepertinya orang tua itu sudah sadar ya... baiklah, sepertinya misi cukup sampai disini hari ini," batin Charl.


Kemudian Charl kembali menyembunyikan buku itu ke bawah meja lagi.


Bryan pun akhirnya menemukan Charl yang sedang berada di dalam ruang buku itu.


"Ahh disini kau ternyata, kau membuatku sangat khawatir Charl kecil," ucap Bryan cemas.


"Apa mungkin pria ini yang memiliki koleksi buku ini?...atau dia mencurinya?... ahk itu tidak mungkin."


"Kukira aku akan kembali kehilangan satu lagi orang yang ku sayangi," ucap Bryan.


Charl tertegun dan menitihkan air mata mendengar ucapan Bryan. Ucapannya itu mengingatkan Charl pada kehidupannya dulu sebagai Agris.


"Hey hey, kenapa kau yang menangis?... kan seharusnya aku yang menangis," ucap Bryan.


"Sepertinya Pria ini memiliki masa lalu kelam juga," batin Charl teringat masa lalunya.


"Sudah sangat larut saat nya untuk tidur Charl," ucap ayah Charl mengangkat Charl dengan niat untuk menidurkannya.


"Hmm bau apa ini?... Sepertinya Charl kecil buang air," ucap Bryan.


"Hah?..aku tidak....." Charl melihat ke bawah ternyata dia memang sudah buang air.


"Dasar tubuh kecil sialan," batin Charl kesal karena belum bisa mengendalikan tubuhnya sendiri.


"Baik, sebelum tidur kita akan mengganti pakaianmu terlebih dahulu." Ucap Charl berjalan keluar ruang buku itu.


Tetapi tepat sebelum Charl dibawa keluar dari ruangan itu, tiba-tiba dia merasakan aura aneh dari sebuah buku yang berada di rak paling atas.


"Buku apa itu kenapa tiba-tiba aku merasa Bahaya ketika melihat buku itu?" batin Charl.