Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Seorang Anak



Charl pun memulai perjalanan pulang melewati Jalan di sebuah pedesaan.


Ditengah jalan dia melihat didepannya sekelompok orang yang sedang mengejar seorang anak laki-laki berumur sekitar 6 tahun yang membawa sebuah roti di pelukannya. Melihat itu Charl pun langsung menghentikan Lari dari anak itu.


"Berhenti!!" Ucapnya menarik baju anak itu


Karena ketakutan, anak itu pun berhenti dan terduduk di depan Charl.


"Apa aku akan dipukuli lagi?" Ucap Anak itu


Kemudian salah seorang pria dari orang yang mengejarnya itu pun datang mendekati anak itu.


"Dasar pencuri." Ucap nya mengangkat tangan ingin memukul anak itu


Anak itu pun mengangkat tangannya untuk menutup kepala ingin menahan pukulan itu.


"Cukup!" teriak Charl


"Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Charl


Mendengar teriakan Charl pria itu pun menghentikan pukulannya.


"Siapa bocah ini?...pakaiannya bagus sepertinya dia anak orang kaya! aku tidak boleh membuatnya tersinggung." Gumam pria itu


"Anak ini mencuri roti dari dagangan ku...jadi aku ingin menghukumnya." Ucap pria itu


"Jadi seperti itu" gumam Charl "Berapa harga roti yang diambilnya itu?" Tanya Charl


"Apa dia ingin membayar nya?...kalau begitu aku akan menaikkan harganya," gumam pria itu


"harganya 20 koin perunggu." Ucap pria itu


"Hah, bukannya harga rotinya itu 2 koin perunggu...ini pemerasan!!" Bisik Orang lewat 1


"Benar sepertinya dia ingin mengambil keuntungan dari anak itu." Bisik orang lewat 2


"Dasar pria licik." Ucap orang lewat 3


Charl pun mengeluarkan 20 koin perunggu dari cincin penyimpanan nya.


"Wah bukannya salah satu itu artefak dari menara...jika saja aku tau dia seorang anak yang sangat kaya aku akan menaikkan lagi harga." Gumam pria itu


"ini 20 koin perunggu...segeralah pergi dari sini!" Ucap Charl


"Baiklah kali ini aku lepaskan kau...jika kau mencuri barang ku lagi, ini tidak akan berakhir dengan mudah." Ucap Pria itu


Pria itu pun pergi meninggal kan Charl dan anak itu.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Charl mengulurkan tangan pada anak itu


"Terima kasih." Ucap anak itu meraih tangan Charl dengan mata berbinar kagum


"Sama-sama." Ucap Charl tersenyum


Charl pun melanjutkan perjalanannya tetapi anak yang ditolongnya itu diam-diam mengikuti kemana Charl pergi. Walaupun Charl sudah tau dia diikuti anak itu tetapi dia tetap membiarkannya.


Charl pun mulai memasuki hutan tetapi anak itu tetap mengikutinya dan Charl pun mulai kesal.


"Keluarlah aku tau kau mengikuti ku." Ucap Charl


Anak itu pun keluar mendekati Charl sambil menundukkan kepala.


"Kenapa kau mengikuti ku?" tanya Charl


"Aku baru pertama kali di tolong oleh seseorang, jadi aku ingin membalas kebaikan mu!" Ucap anak itu


"Kau tidak perlu memikirkannya." Ucap Charl memegang pundak anak itu


"Ta- tapi"


"Tidak apa apa," sela Charl


"Ohk iya sebelumnya kita belum berkenalan...Namaku Charl, siapa nama mu dik?" Tanya Charl


"Namaku Fery" ucapnya


"Nah Fery sebaiknya kau pulang ke rumahmu nanti orangtua mu akan cemas kalau kau tidak segera pulang" ucap Charl


"Aku tidak memiliki rumah dan orang tua." Ucap Fery


"Bagaimana mungkin anak sekecil ini hidup sendirian?" Gumam Charl


"Tuan bisakah aku ikut denganmu?...aku mau jadi pelayanmu atau apapun bahkan aku mau rela dijadikan umpan mu ketika kau berburu." Ucap anak itu memohon


"Umpan ketika berburu?...apa wajahku kelihatan seperti orang yang sangat jahat?" Gumam Charl


"Ya tuan." Ucap anak itu memohon


"Bagaimana ya?...jika aku membawanya apa reaksi ayah?... Tapi jika aku meninggalkannya dia pasti akan mencuri lagi untuk bisa makan." Gumam Charl


"Baiklah kau bisa ikut aku.'' Ucap Charl


"Yey terima kasih tuan." Ucap anak itu melompat kegirangan


"Dan sebaiknya kau memanggilku kakak saja dari pada tuan." Ucap Charl


"Baik tuan." Jawab anak itu


"....." Charl


Tiba-tiba Charl melihat mata anak itu sekilas berubah seperti mata seekor ular.


"Apa itu?... apa hanya perasaanku saja?" Ucap Charl