
Charl merasakan adanya aura aneh yang berada di sekitar tubuhnya. Dia berpikir bahwa itu adalah Mana.
"Apakah ini Mana?" Batin Charl.
"Apa mungkin aku bisa merasakan mana karena efek dari buku hitam itu?"
"Setelah aku membuka buku hitam itu sepertinya aku mendapatkan banyak keuntungan besar,"
"Baiklah, karena sudah seperti ini, aku tak perlu lagi mencari cara untuk merasakan keberadaan mana lagi," ucapnya.
Setelah mengetahui fakta bahwa dirinya sudah bisa merasakan mana Charl memutuskan untuk membentuk inti mananya.
"Karena aku sudah bisa merasakan mana sebaiknya aku segera membentuk inti mana ku," ucap nya.
Charl pun bermeditasi mengumpulkan mana yang terpecah di seluruh tubuhnya untuk menyatukannya membentuk inti mana.
"Fokus! aku harus bisa membentuknya dengan sempurna," ucapnya gigih.
Beberapa jam telah berlalu akhirnya Charl bisa membentuk inti mananya yang berwarna kuning.
"Huft, jadi seperti ini rasanya membangkitkan inti mana," ucap Charl kagum.
"Uhh aku terlalu lelah untuk mencoba kekuatanku sebaiknya aku mandi terlebih dahulu," ucapnya.
Beberapa saat setelahnya
"Wah mandi memang cara terbaik untuk menghilangkan lelah," ucap Charl keluar dari kamar mandi sambil menggosok rambut menggunakan handuk.
Bryan yang baru saja selesai memotong kayu, melihat ada yang berbeda dengan Charl, dia pun mencoba bertanya apa yang terjadi padanya.
"Charl apa yang terjadi padamu sepertinya kau terlihat berbeda...seperti bertambah kuat?" Tanya Bryan.
"Ahh itu, aku baru saja membentuk inti mana!" Ucap Charl.
"Oh inti mana.. ahh ap-apa katamu! inti mana?" Tanya Bryan terkejut mendengar ucapan Charl.
"Ya inti mana kenapa ayah begitu terkejut?"tanya Charl.
"Apa kau tidak tau untuk membentuk inti mana setidaknya harus berumur 10 tahun. Bahkan jika kau membangkitkan nya setahun lebih awal saja, itu akan membuat banyak orang terkejut"
"Dan itu pasti akan membuatmu mendapat banyak undangan untuk masuk ke guild agar dilatih. Tetapi kau malah membentuk inti mana mu di umur 5 tahun. Jika berita ini tersebar, guild-guild besar pasti tidak akan berhenti untuk mendatangimu sampai kau setuju bergabung dengan salah satu guild mereka," ucap Bryan menjelaskan.
"Hmm, semeriah itu kah?" tanya Charl berpura pura tidak tahu.
"Tentu saja" jawab Bryan.
"Baik, karena kau telah membentuk inti mana, aku akan mengajarimu cara menggunakan mana."
"Apa benar ayah bisa mengajariku menggunakan mana?" batin Charl tidak percaya pada perkataan Bryan.
"Ohh, baiklah," ucap Charl ragu.
"Kita akan mulai berlatihnya besok pagi...jadi persiapkan dirimu!"
Keesokan paginya
Matahari baru saja terbit dari timur. Charl dan Bryan segera pergi ke suatu tempat yang terlihat seperti lapangan kosong di dalam hutan.
"Baiklah kita mulai latihannya disini!" Ucap Bryan.
"Mungkin kau belum tau, untuk melakukan raid di dalam menara, sebuah tim membutuhkan orang-orang dengan tipe kemampuan yang berbeda agar bisa bertarung lebih efektif dalam menyerang maupun bertahan, karena itu raider dibagi dalam bebagai tipe yaitu: petarung, assassin, tank, suporter, penyihir, dan tipe range," Ucap Bryan.
"Ternyata tipenya banyak juga ya," ucap Charl.
"Tentu saja, tapi bukan itu bagian terpenting nya, walaupun memiliki banyak tipe tetapi semua tipe itu memerlukan mana untuk bisa bertarung. Jadi melatih mana merupakan hal terpenting untuk seorang raider apapun tipenya, ucap Bryan.
"Woah, ternyata begitu," ucap Charl kagum.
"Ya benar dan dulunya aku adalah seorang petarung," ucap ayah Charl.
"Ohk baiklah jadi kapan kita akan mulai latihan mananya?" tanya Charl.
"Baiklah kita akan mulai, tapi karena aku dulunya adalah seorang petarung jadi aku akan mengajari mu cara menggunakan skill dasar seorang petarung, yaitu skill penguatan tubuh," ucap Bryan.
"Skill penguatan tubuh?"
"Ya skill penguatan tubuh. Skill yang berguna untuk meningkatkan stamina, kekuatan, daya tahan, dan kecepatan seorang petarung," ucap Bryan.
"Sepertinya itu skill yang hebat" ucap Charl.
"Walaupun meningkatkan semua kemampuan dasar manusia tetapi peningkatannya untuk setingkat dirimu mungkin hanya sebesar 5% dan mana pemakainya akan terus terkuras saat menggunakan skill ini, bisa dibilang skill ini memiliki kelemahan yg sangat jelas yaitu penggunaan nya yg tidak bisa secara terus menerus," ucap Bryan.
"Apa ayah dulunya memang benar-benar seorang Raider?...tapi, menurut penjelasannya yang begitu serius sepertinya memang benar dia adalah seorang Raider atau memang ayah berbakat dalam akting?" batin Charl kebingungan.
"Hoi, kenapa kau malah kebingungan setelah aku menjelaskannya?"
"Aku hanya heran ternyata ayah bisa menjelaskan sesuatu dengan detail seperti ini... Tapi apa ayah pikir anak usia 5 tahun bisa dengan mudah mengerti perkataan rumit yang ayah jelaskan barusan," ucap Charl.
"Untuk yang kau katakan kedua, aku memang setuju kalau anak usia 5 tahun akan sulit mengerti apa yang kukatakan barusan, tetapi untuk perkataan mu yang pertama, sepertinya kau memiliki maksud yang buruk dengan mengatakan itu," ucap Bryan kesal.
"Hahaha tidak perlu marah...aku hanya bercanda tadi."
"Baiklah agar lebih mudah dimengerti bukannya lebih bagus untuk memberi tahu cara menggunakan skillnya," ucap Charl.
"Kau benar juga."
"Tentu saja," ucap Charl menyombongkan diri.
"Baik, untuk menggunakan skill ini, kau hanya perlu merasakan mana yang berada di inti manamu, mengalirkannya ke seluruh tubuh mu dan mengubahnya menjadi kekuatan untuk tubuh mu," ucap ayah Charl sambil mempraktekkan cara menggunakan skill nya.
"Hah?.... Ayah benar-benar bisa menggunakannya?...jadi ayah dulunya memang seorang Raider." batin Charl terkejut.
"Tetapi kenapa ayah sekarang berhenti menjadi Raider?"
"Ayah, kalau ayah dulunya memang seorang Raider, ayah pasti memiliki sebuah tim kan?" Tanya Charl.
"Benar, tetapi hanya tim kecil...tidak perlu terlalu dipikirkan, dan sebaiknya fokus pada latihan mu saja!"
"Dan kalau kau sudah bisa menggunakannya, segera beritahu padaku." ucap Bryan.
"Benar, aku harus fokus pada latihanku terlebih dahulu," batin Charl.
"Baiklah." jawab Charl.
Bryan pun meninggalkan Charl untuk berlatih sendirian sampai Charl bisa menggunakan skill yang diajarkan olehnya.