
Pintu pun terbuka, tetapi saat melihat kedalam pintu Semua orang terkejut. Tiap 10 lantai di dalam menara biasanya memiliki area yang memiliki sifat sama dengan jumlah Monster iblis yang berbeda.
Mereka semua terkejut melihat kedalam lantai 75 yang seharusnya memiliki karateristik area yang sama dengan lantai 74, tetapi didalam hanya terlihat suatu ruangan kosong melingkar Yang sangat luas dan terlihat sebuah pintu di ujungnya untuk melanjut ke lantai berikutnya.
Ruangan itu terlihat seperti ruangan mewah bercorak buatan manusia dengan Empat tiang yang menopangnya.
Semua orang berfikir bagaimana mungkin hal seperti ini akan terjadi. Mereka pun mulai memasuki ruangan itu untuk melihat lebih jelas apa yang ada di dalamnya.
"Apa ini benar-benar didalam Menara?." Ucap Key mengagumi menara
"Seharusnya ini memang Lantai 75, tetapi kenapa disini menjadi ruangan kosong?." Ucap Bryan
Sembari semuanya masih dalam keadaan bingung dengan yang terjadi, tiba-tiba Pintu yang mereka gunakan masuk tertutup dengan sendirinya.
Semuanya terkejut mendengar hentakan dari pintu itu. Bryan pun mencoba untuk mendobrak pintunya, tetapi walau Bryan sudah memperkuat tenaganya dengan mana, pintu itu tetap diam tidak bergeming.
"Apa yang sebenarnya terjadi." Gumamnya kebingungan melihat keadaan
Disaat semuanya masih dalam keadaan panik dengan situasi yang terjadi, Di tengah ruangan sebuah corak lingkaran memunculkan sinar.
Sinar itu mengawali kemunculan seekor monster iblis raksasa dengan tinggi sekitar 20 meter. Monster iblis itu berbentuk seperti ulat yang memiliki kepala 3 dengan tatapan yang menyeramkan.
Perasaan semua orang dalam tim bercampur aduk melihat semua yang terjadi begitu tiba-tiba. Walaupun begitu, karena sudah terlatih mereka dapat mengambil posisi bertahan.
Kemudian Ada suara yang berbicara pada mereka dalam pikiran mereka masing-masing, suara itu berkata "Manusia kalian akan musnah"
Semua kebingungan dan menoleh satu sama lain. Tetapi melihat ekspresi yang dibuat setiap orang, mereka sadar bahwa semua orang mendengar suara yang sama.
"Apa Monster itu yang berbicara barusan itu" Bryan bertanya-tanya dalam hati
Salah satu Kepala Monster mengeluarkan aura dingin mematikan yang memenuhi seluruh ruangan.
Semua orang merasakan di dingin yang menusuk ke tulang. May mencoba menyerang Ular itu menggunakan sihir apinya, tetapi kekuatan dingin itu lebih mendominasi dari pada api May dan menyebabkan Sihir May tidak berarti apa-apa.
Terlihat Monster iblis itu hanya bermain dengan mereka tanpa bergerak dari posisi awal dia muncul pertama kali"Haha, lihat diri kalian hanya seperti tikus yang terjebak,"
"Sepertinya tuanku salah berharap pada manusia seperti kalian."
"Bagaimana mungkin kami akan berakhir disini!!" Gumam Bryan melihat tatapan putus asa timnya
Dalam keadaan tubuh yang terus menahan dinginnya udara, Bryan terus memikirkan cara untuk keluar dari situasi yang berbahaya itu.
"Death Arrow!!" Steve mencoba melepaskan tembakan terkuatnya pada Monster iblis itu
Tembakan Steve membuat perputaran udara menjadi sangat kuat pada jalur yang dilalui anak panahnya.
"Tidak berbekas!!" Gumam Steve melihat ekor dari monster iblis itu tidak tergores sama sekali
Monster iblis itu terlihat tersenyum"Sepertinya kalian tidak mengetahui perbedaan diantara kita."
Kemudian Salah satu kepala Monster iblis itu mengeluarkan aura pada dari mulutnya yang membuat ruangan itu yang sebelumnya memiliki suhu dingin menjadi panas, dan mulai menembak Semua orang yang ada di Ruangan itu menggunakan es.
Satu persatu mereka terkena tembakan itu, dan pada akhirnya hanya tinggal Bryan dan Alline yang belum terkena tembakannya.
Serangan itu membuat kaki yang orang yang terkena membeku dan membuatnya tidak bisa bergerak
Mereka tidak bisa melakukan apa apa selain mencoba sekuat tenaga melepaskan diri dari es yang membuat gerak mereka terhenti.
Bryan yang merasa marah mulai maju menyerang Monster iblis itu sendirian.
Monster iblis yang sudah menyadari sebelumnya, menghembuskan nafas dinginnya pada Bryan dan membuat kaki Bryan membeku.
Melihat Bryan, Alline dengan cepat berlari menuju arah Bryan untuk menyelamatkannya.
"Dasar bodoh." Mulut Monster iblis itu terbuka dan terlihat sebuah lingkaran putih terbentuk didepan mulut nya
Lingkaran itu menembakkan Es tajam pada arah Bryan. Alline pun berlari ke arah datangnya Tembakan itu untuk menyelamatkan Bryan.
"Awas!!" Teriak Mac dan Kirra bersamaan
Alline berdiri didepan Bryan untuk menghentikan serangan itu. Serangan itu pun mengenai tubuh Alline dan membuatnya terluka parah.
Alline pun terjatuh, tubuhnya terbaring lemah di lantai ruangan itu
"Manusia yang menarik." pikir Monster iblis itu
"A-Alline!!!!" Teriak Bryan
"Haha, Aku akan menarik kembali ucapanku, aku akan memberi kalian kesempatan...Selamatkan lah gadis ini, dan jangan mengecewakan harapan tuanku."
Setelah Monster iblis itu selesai berbicara, lingkaran putih yang berada ditengah ruangan itu pun kembali bercahaya.
Cahaya nya sangat terang sehingga tidak ada yang bisa melihat apa yang terjadi. Cahayanya pun menghilang bersamaan dengan menghilangnya Monster iblis itu.
Seketika itu juga, es yang berada di kaki setiap orang mulai mencair dengan cepat. Pintu awal mereka masuk juga kembali terbuka.
"Dimana Alline" Tanya Kirra yang menyadari hilangnya keberadaan Alline