
Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju lantai 11. Sesampainya di lantai 11 yang terlihat bukanlah lorong tanah lagi melainkan sebuah gua batu.
Setelah beberapa saat berjalan, mereka dihadang oleh sekumpulan Serigala bermata merah.
Serigala bermata merah adalah monster iblis dengan kelas C. Serigala bermata merah bukanlah monster iblis yang kuat, karena hanya memiliki kelebihan kekuatan fisik yang lebih kuat saja dibanding Serigala yang tidak dirasuki aura jahat.
Walaupun memiliki Kelas yang rendah tetapi untuk menutupi kekurangannya Serigala bermata merah secara menyerang secara berkelompok. Hal itu yang menyebabkan Serigala bermata merah tidak bisa dianggap remeh.
"Sepertinya sudah saatnya untuk memulai pertunjukannya." Ucap Key Berlari menuju Kumpulan Serigala itu
"Dasar Bodoh." Ucap Bryan menghela nafas melihat tingkah Key
Key pun dengan semangat menyerang serigala bermata merah itu sendirian. Kemudian tiba-tiba salah satunya menyerang dari belakang Key.
"Awas!!."
Kemudian sebuah anak panah melesat cepat mengenai serigala itu, serigala itu pun terhempas tak berdaya.
Terlihat Steve yang baru saja melepaskan anak panah pada serigala itu.
"Walaupun Key dan Steve selalu bertengkar, tetapi kalau melihat kekompakan di tim, merekalah yang paling kuat." Bryan tersenyum sambil menggaruk kepalanya
"Aku tidak bisa membiarkan dia terus bertingkah sok keren." Ucap Steve kembali mulai memanah Serigala-serigala itu kembali
Akhirnya mereka pun bisa menghabisi seluruh kelompok Serigala bermata merah itu. Key hanya mendapat luka gores dari pertarungan itu.
"Apa ada yang terluka?" Tanya Alline pada Key
"Hanya luka goresan." Key menunjukan luka yang ada di tangan pada Alline
Alline mengarahkan tangannya pada luka Key dan menggunakan Teknik penyembuhannya pada Key.
"Heal!!"
Luka pada Tangan Key pun perlahan menghilang dan sembuh seperti sedia kala.
Setelah luka Key sembuh Mereka pun melanjutkan perjalanannya menelusuri lantai 11. Pada akhir lantai 11 mereka bertemu dengan Seekor Monster Iblis Kelas B Serigala Bermata tiga sebagai Boss lantai itu.
Roooar
"Akhirnya kita bertemu dengan Boss lantai ini." Ucap Key
"Ini hanya Monster B...siapa yang mau melawannya." Tanya Bryan
Hening
"Sepertinya Aku yang akan maju kali ini" Bryan maju menghadap Serigala itu
Serigala Bermata tiga memiliki kemampuan untuk menyerang menggunakan satu jenis sihir elemen, tetapi elemen yang digunakan tidak selalu sama.
"Tidak peduli apa elemen yang akan kau pakai, tujuanku hanya untuk menghabisi mu" Bryan pun memakai skill penguatan tubuhnya dan maju menyerang
Serigala itu menyerang Bryan yang menuju kearahnya menggunakan api yang disemburkan dari mulutnya. Tetapi Bryan bisa menahannya menggunakan pukulannya yang dilapisi mana.
Bryan terus mendekat pada Serigala itu dan membuat serangan nya menjadi semakin agresif. Serigala itu menyerang Bryan menggunakan Cakarnya tetapi Bryan menahannya menggunakan tangan dan memukul perut dari serigala itu menggunakan pukulan yang diperkuat mana.
Seketika itu juga Serigala bermata tiga itu musnah menjadi abu dan meninggalkan 5 buah Kristal.
"Untuk membayangkan aku yang berada di posisi Serigala itu saja, aku tidak berani...Kekuatan pukulannya tidak pernah berkurang sedikitpun." Gumam Key
"Baik, Karena di lantai ini sudah selesai mari lanjut ke lantai berikutnya." Ucap Bryan
Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju lantai selanjutnya dan sama seperti sebelumnya lantai-Lantai berikutnya juga memiliki monster iblis jenis Serigala bermata Merah dengan Boss lantai serigala bermata tiga.
Mereka pun sampai dilantai 15, tetapi ketika sampai mereka bukannya menemui Serigala Bermata merah, mereka malah melihat dari kejauhan ada beberapa orang yang berlari dari kejaran 2 ekor Serigala Bermata tiga dan sedang menuju arah mereka berada.
"Sepertinya kita sudah menyusul orang yang mendahului kita." Ucap Kirra
"Dan mereka sepertinya membawa beberapa masalah." Ucap Key
"Sepertinya tidak ada jalan lain....Mac majulah kedepan dan hentikan Serigala itu setelah orang-orang itu melewati mu...aku dan Key yang akan mengalahkannya." Ucap Bryan
"Baik kapten." Jawab Mac
Mac pun maju beberapa meter dari mereka menuju arah datangnya serigala itu.
"Tolong kami!!" Teriak salah seorang yang dikejar
Mereka pun semakin dekat dengan Mac dan akhirnya berpapasan.
"Apa orang ini pikir dia begitu kuat untuk melawan 2 ekor Serigala Bermata tiga....Sudahlah yang penting aku selamat." Gumam salah seorang yang dikejar
Beberapa saat setelahnya Serigala itu pun mendekati Mac ingin menyerang. Tetapi sebelum Serigala itu melakukan serangan, Mac menghentakkan Perisainya ke tanah dan menggunakan skill pengalih perhatian miliknya.
Seketika tubuh dari Serigala bermata tiga tidak bergerak. Bryan dan Key pun melakukan serangan kuat pada kedua serigala itu. Serigala itu pun musnah meninggalkan beberapa Kristal.
"Hebat sekali." Ucap Gilter seorang berambut pirang yang merupakan pemimpin dari orang-orang yang dikejar Serigala Bermata
"Bu-bukannya mereka itu tim yang mencapai lantai paling jauh dari menara ini." Ucap salah seorang tim Gilter
"Itu benar-benar mereka." Ucap Gilter
Setelah selesai menghabisi Serigala bermata tiga itu, Bryan pun mendatangi Gilter.
"Kalian tidak apa-apa?" tanya Bryan pada Gilter
Setelah melihat Wajah dari Gilter, Bryan merasa tidak asing dengannya.
"Berkat anda kami baik-baik saja." Jawab Gilter
Dalam hati Gilter sebenarnya tidak menyangka bahwa akan diselamatkan oleh tim yang bisa mencapai lantai paling jauh di dalam menara.