
Mereka pun memulai perjalan mereka. Beberapa Jam telah berlalu sejak mereka memulai perjalananan, dan akhirnya mereka sampai di sebuah desa kecil yang berada di pinggir hutan.
Bryan membawa Charl dan Fery ke sebuah rumah di desa itu. Rumah itu terlihat seperti rumah biasa pada umumnya, yang membuatnya berbeda adalah disamping rumah itu terdapat beberapa kereta kuda yang diberhentikan.
Disitu juga terlihat beberapa kuda yang sedang diberi makan oleh seorang pria tua. Bryan menghampiri pria tua itu dan menepuk pundaknya.
Pria tua itu sedikit terkejut saat Bryan menepuk pundaknya. Dia langsung berdiri dan menoleh ke arah Bryan.
"Apa anda ingin menyewa kereta tuan." Pria tua itu tersenyum pada Bryan
"Pak tua, apa kau sudah tidak mengenaliku lagi?" Bryan tersenyum lebar pada pria tua itu menunjukkan bahwa dia sangat mengenal pria tua itu.
Pria tua itu menyipitkan matanya untuk melihat Bryan lebih jelas, karena memang pandangannya yang sudah mulai memburuk pada usianya.
Pria tua itu terkejut karena dia melihat sosok yang terlihat sangat tidak asing baginya.
"Tuan Bryan!!" Pria tua itu mengingat 11 tahun yang lalu, ada kelompok Raider yang selalu menaiki Kereta kudanya menuju Menara
Memang dulu banyak yang menyewa kereta kudanya untuk menuju menara, tetapi pria tua itu dapat mudah mengenal Bryan karena keakraban yang dimiliki angotanya satu sama lain.
Mereka yang saling tertawa ketika menaiki kereta kuda, sangat mudah membuat pria tua itu merasa dekat dengan mereka.
Tanpa disadari, pria tua itu juga sering berharap Tim Bryan sering melakukan Raid agar mereka bisa menghabiskan waktu bersama dalam perjalanan.
Walaupun tanpa diketahui alasannya oleh pria tua itu, Tim Bryan tidak pernah lagi muncul untuk menaiki kereta kudanya.
"Kau tampak sangat berbeda dari sebelumnya, sampai aku bahkan tidak mengenalimu lagi."
"Kau juga sama pak tua "
Pria tua tu kemudian menoleh ke arah Bryan dan Fery yang ikut bersama Bryan
"Siapa kedua anak ini." Tanya Pria tua itu
"Jadi kau adalah anak dari tuan Bryan." Pria itu tersenyum pada Charl
"Benar tuan." Jawab Charl tersenyum balik pada Pria tua itu
Pria tua itu pun bertanya pada Bryan alasan kedatangan mereka.
Bryan pun menjelaskan bahwa mereka ingin pergi Ke Kota utama untuk mencari suatu barang dan mereka ingin menyewa sebuah kereta kuda untuk pergi kesana.
Dengan cepat pria tua itu menyiapkan Sebuah kereta kuda setelah mengetahui alasan kedatangan Bryan.
"Kapan kita akan pergi?" Ucap Pria tua itu yang terlihat lebih bersemangat dari pada Mereka bertiga
Charl hanya tertawa kecil melihat tingkah pria tua itu
Mereka pun kemudian menaiki kereta kuda itu. Kereta kudanya pun mulai di jalankan oleh pria tua itu
"Pak tua, Bukankah kau lebih baik menyerahkan pekerjaanmu pada anakmu dan berhenti menjadi kusir kuda untuk menikmati hari tuamu." Ucap Bryan
"Sebenarnya aku sudah berhenti menjadi kusir kuda dan menyerahkannya pada putraku, tetapi karena yang menyewa kereta kudanya adalah kenalan lamaku tidak mungkin aku membiarkan putraku yang mengemudikan keretanya." Ucap Pria tua itu
Bryan sedikit terharu mengetahui Pria tua itu mengharapkan tim Bryan menyewa kereta kudanya lagi.
"Bagaimana dengan anggota kelompok mu yang lain? kenapa kalian tidak pernah lagi melakukan Raid." Tanya pria tua itu pada Bryan
Bryan hanya menundukkan wajah dan tidak berbicara apapun mendengar pertanyaan dari pria tua itu.
Melihat ekspresi Bryan yang berubah membuat pria itu terkejut, dia berfikir tim Bryan pasti mendapat persoalan yang besar. Kemudian Pria tua itu segera mengganti topik pembicaraan.
Selama perjalanan mereka menuju kota Utama, Bryan dan Pria tua itu terus berbicara dan tertawa sehingga keduanya merasa nostalgia dengan keadaan mereka. Sementara Bryan hanya tersenyum tipis melihat ayahnya dan Pria tua itu.
Fery juga hanya bertanya pada Charl tentang hal-hal yang tidak pernah dilihat dia selama perjalanan menuju menara.