Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Toko Gilter



Sesaat setelahnya, Pelayan toko itu mengajak mereka menuju sebuah Ruangan yang berada didalam toko itu.


Ruangan itu adalah ruangan yang digunakan untuk menerima tamu-tamu penting yang akan melakukan transaksi di toko itu, terlihat dari tempatnya yang mewah dan tertutup.


Pelayan itu mengatakan pada mereka unt.uk menunggu sebentar sejenak. Kemudian pelayan itu pergi dari ruangan itu


Beberapa saat kemudian muncul seorang Pria yang berambut pirang dengan tinggi sekitar 180 cm datang menghampiri Kelompok Charl. Pria itu tidak lain adalah Gilter, anak dari penempa terbaik Kerajaan.


Wajah Gilter sangat terkejut melihat yang orang yang berada dihadapannya adalah Bryan.


Sebelumnya Gilter mendengar dari pelayan tokonya ada pelanggan yang datang dengan membawa kartu penempa. Dia segera pergi menemuinya setelah mendengarnya, tapi dia tidak menyangka bahwa orang yang membawa kartu penempa itu adalah Bryan


"Tuan Bryan...."


"Tuan Gilter lama tidak bertemu." Bryan berdiri dari tempat duduknya dan menyapa Gilter


"Jadi ini anak penempa Terbaik kerajaan yang di ceritakan ayah kemarin," batin Charl


"Charl, ini tuan Gilter yang ayah ceritakan kemarin."


"Halo tuan Gilter," Charl berdiri menyapa Gilter


Melihat Charl berdiri, Fery juga mengikuti yang Charl lakukan


"Ayah?" batin Gilter


Gilter pernah mendengar bahwa Tim Bryan dapat mengalahkan Monster Iblis Kelas S dalam perjalanan yang sama ketika dia ditolong oleh Tim Bryan, tapi setelah kabar itu beredar, dia juga tidak lagi pernah mendengar Tim Bryan melakukan Raid.


Beberapa bulan kemudian Gilter mendapat kabar bahwa Tim Bryan sudah dibubarkan, karena banyak yang melihat anggota Tim Bryan melakukan Raid dengan Tim lain.


Semakin meluasnya kabar bahwa Tim Bryan bubar, Para Raider yang memasuki Menara juga tidak pernah lagi melihat Bryan melakukan Raid.


"Jadi kau adalah anak dari Tuan Bryan," ucap Gilter tersenyum pada Charl


"Apa adik kecil ini adalah adikmu?"


"Bukan tuan, dia adalah temanku," Jawab Charl


"Oh begitu kah," ucap Gilter tersenyum lembut pada Fery


Mereka semua pun kembali duduk. Gilter memalingkan wajahnya ke arah Bryan dan menanyakan tentang maksud kedatangan Bryan.


Bryan pun menjelaskan bahwa mereka mencari sebuah topeng yang bisa digunakan untuk mengubah suara penggunanya.


Gilter sedikit terkejut mendengar Bryan bukan meminta untuk menempa senjata mengingat dia menunjukkan kartu penempa pada Pelayan, tetapi dia tidak terlalu mempermasalahkannya.


"Sebenarnya aku memiliki beberapa koleksi topeng seperti itu, mungkin aku bisa mencarikan yang cocok," Ucap Gilter


"Baguslah kalau begitu," Jawab Bryan


Mengetahui Gilter memiliki topeng yang dicarinya, Charl merasa senang karena dia tidak menduga akan menemukannya lebih cepat dari perkiraannya.


Charl merasa lega, karena akhirnya dia sudah tidak lagi memiliki hambatan untuk memasuki menara.


"Tapi topeng-topeng itu tidak berada di toko ini sekarang, jadi mungkin harus menunggu sampai besok agar topeng-topeng itu sampai kesini."


Bryan berpikir sejenak sebelum mengatakan mereka akan kembali lagi ke toko itu esok hari.


Setelah perbincangan mereka selesai, Bryan pun berpamitan pada Gilter. Gilter pun mengantarkan mereka menuju pintu keluar.


Tiba-tiba Charl merasakan adanya Aura mencekam yang tertuju padanya. Aura itu sama seperti saat pertama kali dia menemukan Buku hitam di ruang buku rumahnya.