Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Penerimaan Murid



Mendengar apa yang dikatakan oleh Bryan, Alfond terkejut karena melihat Umur Charl yang masih terlalu muda untuk berlatih menjadi assassin.


"Hah?...maksudmu aku harus melatih bocah ini menjadi assassin?" Tanya Alfond


"Ya benar aku ingin kau menjadi guru untuk anak ku." Ucap Bryan


"Bocah yang masih ingusan ingin kuangkat menjadi murid?...Banyak anak berbakat datang padaku meminta untuk ku jadikan murid, tetapi menurutku standar mereka belum cukup untuk kulatih, tetapi kau malah membawa seorang bocah yang masih akan menangis bila permennya diambil...pulanglah kalau dia memang sangat berbakat bawa dia 5 tahun lagi! mungkin aku akan mempertimbangkan untuk menjadikannya murid ku," ucap Alfond


"Apa kau meragukan penilaian ku?" Tanya Bryan


"Apa kau pikir akan ada orang yang percaya pada anak seusianya bahkan kalaupun itu dibawa oleh seorang raja sekalipun." Tegas Alfond


"Yah mungkin kau tidak percaya dengan perkataan ku tetapi apa kau tetap tidak percaya dengan apa yang kau lihat?" Ucap Bryan


"Apa maksudmu?" Tanya Alfond bingung


"Bagaimana jika kubilang dia sudah membangkitkan inti mananya?" Tanya Bryan serius


"Hah?? mana mungkin ada anak yang membangkitkan inti mana pada umur segitu muda." Ucap Alfond


Karena Alfond yang tidak percaya bahwa Charl sudah membangkitkan inti mana, Bryan pun berbisik kepada Charl untuk menunjukan hasil latihannya.


"Charl tunjukan yang kau bisa!" Bisik Bryan


"Baik ayah." Jawab Charl


syuush


Kemudian Charl menggunakan Skill dasar petarung yang dipelajarinya dari ayahnya dan seketika suasana sekeliling taman seketika berubah dan membuat Alfond terkejut.


"Baiklah cukup Charl sepertinya dia sudah melihatnya." Ucap Bryan menyindir


"Baik ayah." Jawab Charl


Charl pun menghentikan skill nya dan suasananya kembali tenang


"Bagaimana mungkin?" Ucap Alfond terkejut


"Apa yang kau ajarkan kepadanya hingga ia sudah membangkitkan inti mananya?" Tanya Alfond


"Apa kau kira membangkitkan inti mana itu hal yang bisa dengan mudah dilakukan jika sudah dipelajari hah?...inilah yang dinamakan dengan bakat." Ucap Bryan


"Apa ini mungkin?" Gumam Alfond


"Jadi akan kutanya sekali lagi, kau mau atau tidak mengajarinya menjadi seorang assassin? ya kalau kau tidak mau, aku masih memiliki banyak kenalan seorang assassin dan yang pasti mereka bakal menerima anakku menjadi muridnya." Ucap Bryan mengancam


"Ya melihat bakatnya dia memang pantas menjadi murid ku." Ucap Alfond


"Mungkin kau yang tidak pantas menjadi gurunya hihihi." Ucap Bryan menyindir


"...."Alfond kesal


"Tapi sebelum itu ada yang ingin kutanya pada mu Charl." Ucap Alfond menatap Charl


"Apa itu?" Tanya Charl


"Berapa usiamu?" Tanya Alfond


"5 tahun." Ucap Charl


"Kau bisa membangkitkan manamu pada usia 5 tahun itu artinya kau berbakat menjadi seorang penyihir, tetapi kenapa kau malah memilih menjadi seorang assassin?" Tanya Alfond


"Ada yang ingin kucoba." Ucap Charl tersenyum


"Sedangkan aku ayahnya tidak diberitahu apa lagi kau." Ucap Bryan


"Yah aku tidak memaksa kalau kau tidak ingin memberitahunya, tetapi kalau kau memang ingin menjadi murid ku kau harus meninggalkan rumahmu dan jangan pernah berfikir untuk meninggalkan rumah ini sampai pelatihanmu disini berakhir...apa kau bisa?" Tanya Alfond


Kemudian Charl melirik Bryan dan Bryan pun mengangguk.


"Baiklah aku bisa melakukan nya!" Ucap Charl


"Baiklah mulai sekarang kau adalah muridku...murid dari Alfond Vander