Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Seorang Guru?



Charl yang disarankan oleh Bryan untuk memilih tipe Raider yang akan digunakan memutuskan untuk memilih tipe assassin.


"Sudahlah, apa ayah bisa mengajariku cara untuk menjadi seorang Raider tipe assassin?" Tanya Charl pada Bryan


"Kalau petarung aku bisa mengajarimu tetapi untuk assassin aku tidak bisa mengajarimu apa apa"


Mendengar apa yang dikatakan Bryan, Charl pun kecewa karena tidak bisa mempelajari tipe Raider yang dipilihnya.


"Begitu ya... sudahlah aku akan memikirkan kembali tipe Raider yang akan ku gunakan." Ucap Charl kecewa


melihat Charl yang begitu murung Bryan pun memikirkan sebuah cara agar Charl bisa berlatih menjadi seorang assassin.


"Aku memang tidak bisa mengajarimu untuk menjadi seorang assassin tetapi aku kenal seseorang yang mungkin bisa." Ucap Bryan


"Apa benar?...kapan kita pergi menemuinya?" Tanya Charl


"Yah karna kau begitu semangat kita akan pergi sekarang, lagipula ini masih pagi juga." Ucap Bryan


"Baiklah." Jawab Charl


Setelahnya mereka pun pergi dari rumah menuju ke tempat orang yang bisa mengajari Charl.


Ditengah perjalanan


Perjalanan yang jauh dan hanya pepohonan yang terlihat membuat Charl bosan dan lelah.


"Huuh huh...dari tadi kita mulai pergi yang kulihat hanya hutan!..ayah kenapa kau memilih rumah yang berada di tengah hutan yang jauh dari pemukiman warga"


"Yah seperti yang kukatakan sebelumnya rumah itu dulunya adalah tempat kami berkumpul dan menempatkan harta yang kami dapatkan jadi wajar saja itu berada di tengah hutan... tunggu saja sebentar lagi juga sampai." Ucap Bryan


Setelah lama berjalan Akhirnya mereka pun sampai di sebuah desa dipinggir kerajaan.


"Ahk suara ini, keramaian ini." g


Gumam Charl


"Hahaha ini pertama kali nya kau melihat tempat ramai ya." Ucap Bryan


"iya haha" ucap Charl "yah sebenarnya aku sudah sering melihat yang seperti, ini tapi itu sudah lima tahun jadi rindu juga rasanya." Gumam Charl


Setelah berjalan beberapa menit di desa itu akhirnya mereka sampai di sebuah rumah yang mungkin paling mewah di desa itu.


"Nah, ini di rumahnya." Ucap Bryan menunjuk ke rumah mewah


"Wah,besar sekali rumah nya." Ucap Charl


"Haha, baiklah ayo kita ketuk rumah pintu rumahnya!'' Ucap Bryan


Tok tok tok


Bryan mengetuk rumah itu dan kemudian terdengar suara langkah kaki dari dalam rumah.


Pintunya pun terbuka dan muncul seorang pria tua yang mengenakan pakaian seorang pelayan.


"Siapa?...ada keperluan apa?" Tanya Bastian


"Ahh Bastian itu kau sudah lama tidak ketemu kau terlihat semakin tua hahaha." Ucap Bryan


"Ternyata tuan Bryan, anda juga makin terlihat dewasa...apa tuan ingin menemui tuan Alfond?" Tanya Bastian


"Ya apa Alfond ada dirumah?" Tanya Bryan


"Ya... tuan Alfond sedang minum teh di taman," ucap Bastian


"Silahkan tuan, saya akan menuntun anda menemui tuan Alfond." Lanjutnya mempersilahkan masuk


Mereka pun masuk dan segera menuju sebuah taman yang berada di belakang rumah mewah itu. Setelah sampai di taman terlihat ada seorang pria muda yang tampan sedang meminum teh di kursi taman.


"Tuan... tuan Bryan datang menemui anda." Ucap Bastian


"Bryan?" Gumam Alfond


"Hahaha Alfond lama tidak ketemu...kau semakin tampan saja." Ucap Bryan


"Kak Bryan apa yang kau lakukan disini?...apa kau akan menjadi raider lagi setelah pelarian mu 8 tahun yang lalu." Ucap Alfond


"Pelarian 8 tahun?" Sikap Bryan berubah Suram


"Ahk tidak aku hanya ingin kau mengajari anak ku cara menjadi seorang assassin yang hebat." Ucap Bryan sikap kembali normal


"Hah anak?" Tanya Alfond bingung


"Charl pria itu adalah Alfond, dia adalah seorang assassin berbakat di tim ayah dulu. Walaupun begitu dia juga adalah yang paling muda di tim... ayo sapa dia Charl"


"Baik ayah." Jawab Charl


"Halo calon guru." Sapa Charl pada Alfond


"Hah Calon guru?... apa maksudnya " tanya Alfond


"Ya benar, aku ingin kau menjadi gurunya anak ku mulai sekarang." Ucap Bryan


Alfond Vander


Gender: Pria


Umur: 25 Tahun


Sifat: Dingin, peduli, dulunya pengagum Bryan


Kemurnian inti mana: Biru cerah