Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Pedang atau Belati



Dia mencoba menoleh kearah datangnya aura itu. Ternyata aura itu muncul dari sebuah pedang dengan sarung hitam yang berada di atas tumpukan beberapa pedang rusak.


Pedang itu terlihat sangat kecil untuk sebuah pedang, bahkan lebih mirip sebuah belati jika dibandingkan ukurannya dengan sebuah pedang.


Charl merasa pedang itu ada hubungannya dengan buku hitam yang dimilikinya, jadi dia mencoba mendekati pedang itu.


Gilter mengerutkan dahi melirik Charl yang pergi menghampiri tumpukan pedang dikotak itu, dia sedikit penasaran tentang apa yang dilakukan Charl.


Ketika sampai di tumpukan pedang itu, Charl mencoba mengangkat pedang yang mengeluarkan aura itu "Pedang ini sangat berat!!" Charl sedikit berkeringat dan raut wajahnya terlihat berubah setelah mengangkat pedang itu.


Gilter dan Bryan sedikit terkejut melihat raut Charl yang berubah setelah mengangkat pedang itu.


Charl tidak menyangka pedang yang memiliki ukuran yang terbilang kecil bisa memiliki berat membuatnya kesulitan untuk mengangkatnya.


Kemudian dia kembali meletakkan Pedang itu di kotak. Charl yang penasaran bertanya pada Gilter tentang pedang itu.


"Sebenarnya beberapa bulan ini kami kekurangan persediaan pedang untuk di jual, jadi kami menerima beberapa pasokan pedang dari beberapa pedagang. Kami memilah pedang yang pantas dijual dan yang tidak untuk dikembalikan pada pedagangnya dan yang berada di kotak itu adalah pedang yang akan dikembalikan pada pedagangnya."


"Pantas jika pedang ini dikembalikan, melihat ukuran dan beratnya yang sangat tidak wajar."


Charl merasa pedang itu akan sulit digunakan siapapun, tetapi karena pedang itu memancarkan aura yang sama dengan buku hitam miliknya. Charl bertekad untuk mendapatkannya apapun yang terjadi karena dia berpikir mungkin pedang itu menjadi salah satu alat untuk membantu kebangkitan umat manusia di dunia.


"Tuan Gilter, Berapa harga dari pedang itu?" Charl menatap Gilter dengan wajah serius


"Apa yang sedang kau pikirkan Charl," batin Bryan melihat Charl


Melihat keseriusan di mata Charl, Gilter mengatakan untuk memberikan pedang itu pada Charl, mengingat Dia juga pernah diselamatkan nyawanya oleh Bryan.


Charl kemudian memasukkan Pedang itu kedalam cincin penyimpanannya.


"Hmm..." Gilter kembali dikejutkan melihat Charl yang memiliki cincin penyimpanan. Cincin penyimpanan memang adalah hal biasa bagi pada Raider, tetapi tetap Saja cincin penyimpanan memiliki harga mahal karena masihlah artefak dari menara.


Cincin penyimpanan biasanya hanya dimiliki oleh Para Raider, tetapi tidak sedikit juga anak para bangsawan yang memilikinya karena harta yang dimilikinya. Tetapi mengingat Bryan yang dulunya adalah seorang raider membuat Gilter menyimpulkan bahwa cincin penyimpanan Charl adalah pemberian Bryan.


Kemudian mereka kembali berjalan keluar menuju pintu depan toko. Sesampainya di depan toko, Gilter kembali mengingatkan Pada Bryan untuk datang mengambil topeng yang dimintanya esok hari.


"Sebaiknya kita menginap di kota ini saja malam ini," ucap Bryan


"Baik ayah."


Bryan pun melangkahkan kakinya diikuti oleh Charl dan Fery dari belakang, untuk mencari penginapan di kota itu.


Beberapa saat kemudian, mereka akhirnya sampai di sebuah penginapan di kota itu. Tempat itu juga adalah sebuah bar yang digunakan para Raider untuk istirahat.


Mereka pun memasuki Bar itu. Didalam Bar itu terlihat ramai ditempati oleh para Raider yang baru selesai melakukan Raid. Raider-Raider itu pergi ke bar untuk mencari hiburan dan mabuk-mabukan untuk menghilangkan lelah setelah Melakukan Raid.


Bryan berjalan kearah Pelayan bar dan meminta disiapkan kamar untuk Mereka. Tetapi karena harga yang dikatakan pelayan itu tidak sesuai dengan yang diinginkan Bryan, Pelayan dan Bryan pun akhirnya saling melakukan tawar menawar tentang harga sewa kamar yang diinginkan Bryan.


Sementara Bryan dan Pelayan bar itu sedang adu mulut tentang harga sewa kamar, Pandangan Charl tidak terlepas pada seorang gadis yang duduk sendirian di meja paling sudut bar itu.


Gadis itu terlihat berusia sekitar 15 sampai 17 tahun dari penampilannya, dengan wajah yang sangat cantik serta rambut hitam panjang yang terikat.


Gadis itu mengenakan baju pelindung untuk wanita lengkap dengan pedang yang menggantung di samping pinggang, membuktikan bahwa gadis itu adalah seorang Raider.