Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Pertarungan Charl



Ditengah rasa lelahnya, Ben juga merasakan perasaan bahagia karena dia bisa lulus dan akhirnya akan menjadi Raider.


"Ayah, sepertinya aku berhasil," batin Ben.


Tetapi Ben juga merasa sedikit kesal karena serangannya dapat dihentikan oleh penguji.


Ben kemudian berjalan ke arah kursi Charl.


"Jangan kalah," ucap Ben sambil menepuk pundak Charl.


Setelah Pertandingan Ben Berakhir, nama yang selanjutnya dipanggil adalah Light. Charl pun maju ke arena untuk melakukan testnya.


Terlihat yang berdiri diarena adalah seorang pria yang sedang membersihkan pedang yang dipegang ditangannya menggunakan sapu tangan putih sambil menatap Charl dengan tatapan arogan.


Pedangnya terlihat memiliki panjang yang wajar untuk sebuah pedang tetapi terlihat lebarnya tidak seperti kebanyakan pedang karena terlihat sangat kecil untuk ukuran pedang biasa.


Charl sudah beberapa kali melihat pertarungan pria itu dengan para pendaftar lain, jadi Charl sudah mengetahui sedikit banyaknya tentang gaya bertarung pria itu.


Walaupun memiliki sifat yang arogan, tetapi penilaian yang dilakukan pria itu tetap adil seperti yang dilakukan penguji lainnya.


Charl menarik keluar pedang yang tersarung di pinggangnya. Kemudian Pria itu melempar Sapu tangan yang dipakainya. Pedang itu adalah pedang pertama yang didapat Charl dari Bastian.


Charl tidak menggunakan pedang Raja Iblis karena Charl belum mengetahui apa-apa tentang pedang itu. Charl juga berfikir untuk lulus pendaftaran Raider sambil sebisa mungkin menutupi kemampuannya.


Charl mengerti alasan pria itu melempar sarung tangannya adalah untuk aba-aba memulai pertarungan.


Tepat Setelah sapu tangan itu jatuh kelantai, Charl dengan gerakan cepatnya langsung maju menyerang pria itu dari depan menggunakan pedangnya.


Seisi aula terkejut melihat kecepatan Charl. Kecepatan Charl memang bukan hal yang luar biasa pada kebanyakan Raider, tetapi melihat anak seusia Charl yang bisa menggunakan Kecepatan seperti itu bukanlah Hal yang wajar.


Pria itu menghentikan serangan Charl menggunakan pedangnya, tetapi walaupun bisa menghentikan serangan itu, Raut arogan pria itu terlihat memudar.


Raut wajah Pria itu berubah menjadi kesal. Didalam topengnya Charl tersenyum melihat Wajah kecut pria itu.


Kemudian pria itu mengalirkan mana ke tangannya dan menghempaskan pedangnya dengan kuat. Disaat yang bersamaan Charl melakukan hal yang sama dengan pria itu.


Charl dan pria itu terpukul mundur beberapa langkah setelah terjadi benturan hempasan pada pedang mereka.Raut wajah pria itu terlihat semakin kesal karena Charl melakukan hal yang sama dengan dirinya.


Pria itu kemudian menghela nafas dan raut wajahnya kembali tenang.


"Sepertinya aku terlalu meremehkan mu... aku akan serius kali ini."


Penonton terlihat terkejut mendengar Pria itu berkata hal selain kau lulus dan kau gagal. Reaksi penonton itu tidak berlebihan karena dari awal mulai pengujian Raider, Pria itu selalu bertarung dengan gaya arogan dan mengatakan kau lulus atau gagal kemudian pergi tanpa mengatakan apapun lagi.


Pria itu kemudian menggosokkan jari telunjuk dan jari tengahnya dari pangkal hingga ke ujung pedang yang dipegangnya sehingga membuat pedang yang dipegangnya terlihat seakan mengeluarkan cahaya keemasan.


Melihat Raut wajah para penguji lain berubah ketika pria itu membuat pedang yang dipegangnya berubah warna, Charl kemudian mengambil posisi untuk bertahan dan memfokuskan pandanganya terhadap tindakan yang akan dilakukan pria itu setelahnya.


"Vins!!! Tugas kita hanya menguji kemampuan mereka, bukan untuk melukainya," teriak salah seorang penguji yang duduk di pinggir arena.


"Tenang saja, aku tidak akan melukainya."


Melihat Vins yang tidak mengubah cara bertarungnya, salah satu dari penguji yang duduk di pinggir arena kemudian berdiri untuk memastikan jika terjadi kesalahan yang membuat Charl aka terluka, dia bisa segera menghentikan pertandingan itu.


"Baiklah aku mulai," ucap Vins.