
Setelah latihan panjang yang melelahkan itu selesai Charl pun pulang dan langsung pergi mandi untuk membersihkan dirinya.
Malam hari
"Huh...latihan hari ini sangat melelahkan." Ucap Charl mengosok rambut
Tok tok
Terdengar suara ketukan dari luar pintu kamar mandi.
"Iya, ada apa." Tanya Charl
"Charl, ini Bastian! tuan mengatakan padamu untuk datang ke ruang makan setelah selesai mandi!" Ucap Bastian
"Baik, aku akan kesana setelah mandi" ucap Charl
"lagipula aku juga sedang lapar." Gumamnya
Setelah selesai mandi Charl pun mengganti pakaian dan segera menuju ke ruang makan.
"Guru aku sudah selesai mandi." Ucap Charl
"Ohk kau sudah datang, duduklah dan makan." Ucap Alfond
"Terima kasih guru." Ucap Charl
Charl pun duduk bersama Alfond dan makan tetapi ketika melihat cara Charl makan Alfond bingung.
"Charl apa benar kau benar-benar tinggal dihutan bersama ayahmu selama 5 tahun dan tidak pernah keluar sama sekali?" tanya Alfond
"Ya benar guru." Ucap Charl
"Tetapi melihat caramu berbicara dan makan itu terlalu elegan untuk seseorang yang tidak pernah melihat dunia luar." Ucap Alfond
"Yah aku mempelajarinya dari buku-buku dirumah ku." Ucap Charl tersenyum
"Ohk begitu"ucap Alfond Curiga
"Bagaimana mungkin cara berbicara bisa dipelajari dari buku?" Gumamnya
"Setelah selesai makan kau segeralah tidur besok kau masih harus melanjutkan latihan mu!" Ucap Alfond
"Baik guru!" Ucap Charl
Malam itu pun berakhir setelah Charl selesai makan dan meninggalkan ruang tamu.
keesokan Harinya
Charl bersama Alfond dan pengawalnya pun kembali kehutan untuk melanjutkan pelatihannya.
"Apa kau sudah siap?" Tanya Alfond
"kali ini kau tidak akan bisa kabur lag!i" Gumam Charl dengan tatapan mengancam pada kelinci
"Buka kandang nya!!" Ucap Alfond
"Baik tuan" Jawab pelayan Alfond
Black Rabbit itu pun dilepaskan kembali dan kemudian segera berlari menjauh dari mereka dan Charl pun mencoba untuk menangkapnya kembali tetapi sama seperti sebelumnya, Charl juga kehilangan jejak Black Rabbit itu dan akhirnya pulang dengan tangan kosong.
Charl sudah mencoba menangkap Black Rabbit itu tiap hari selama sebulan tetapi hasilnya pun tetap nihil dan akhirnya dia pun mencoba untuk bertanya pada Alfond cara untuk menangkapnya.
Malam Hari di Ruang Makan
"Guru apa ada Cara mudah menangkap Kelinci itu?" Tanya Charl
"Apa kau sudah hilang kesabaran?" Tanya Alfond
"Hehe"
"Baiklah sebelum itu aku akan memberitahumu sesuatu." Ucap Alfond
"Memberitahu aku apa guru?" Tanya Charl
"Black Rabbit itu tidak pernah sekalipun menunjukkan kecepatan aslinya padamu." Ucap Alfond
"Jadi selama ini yang kukerjar itu dia sedang apa?" Tanya Charl
"Jika dibandingkan dengan kecepatan aslinya menurutku dia hanya berjalan." Ucap Alfond
"Berarti aku berlari sekuat tenaga selama ini hanya untuk mengejar seekor hewan buta yang sedang berjalan...betapa bodohnya." Ucap Charl
"Berarti aku sampai kapanpun bakalan tidak bisa menangkapnya." Ucap Charl
"menurutmu bagaimana cara kami menangkapnya." Ucap Alfond
"Benar juga...jadi guru bagaimana caranya?" Tanya Charl
"Apa kau tidak pernah memikirkan bagaimana seorang assassin bisa menerobos pertahanan musuh tanpa diketahui." Ucap Alfond
"Ahk iya bagaimana aku tidak memikirkan itu" ucap Charl
"tapi bagaimana cara aku bisa mendekati kelinci itu tanpa diketahuinya??" Gumam Charl
"Satu lagi Karena Black Rabbit itu buta jadi dia menggunakan metode seperti kelelawar, dia mengeluarkan suara yang hanya bisa dia dengarkan sendiri dan pantulan suara itu yang membuatnya mengetahui kondisi sekitarnya dan itulah mengapa dia bisa bergerak bebas walaupun tidak bisa melihat." Ucap Alfond
"Jadi seperti itu," gumam Charl "terima kasih guru." Ucap Charl
"Sepertinya kau sudah memiliki rencana." Ucap Alfond
"Hehe" Charl mendapat ide