Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Persiapan Raid



Sebenarnya Bryan dan Alline sudah lama menyimpan perasaan satu sama lain, tetapi mereka tidak pernah mengungkapkan perasaan mereka. Bukannya karena tidak ingin mengungkapkannya tetapi mereka tidak ingin hubungan mereka menjadi penghalang bagi tim mereka. Karena bagi mereka kebahagiaan tim mereka lah yang terpenting. Dan itu pun menjadikan perasaan mereka hanya seperti menjadi bunga indah di tengah padang pasir.


"Sudah-sudah! kalian berhentilah!!" Seru Bryan mencoba menghentikan Steve dan Key yang berkelahi untuk mengalihkan pembicaraan dari Kirra


Walaupun Bryan sudah mengatakan untuk berhenti tetapi Steve dan Key enggan untuk menghentikan perkelahiannya dan menghiraukan perkataan Bryan.


Bryan pun merasa kesal karena sebagai kapten perkataannya tidak didengarkan oleh anggotanya.


"Ini perasaanku saja apa memang ada yang menatap kita dengan niat membunuh yang sangat kuat." Key merasakan ada niat membunuh yang kuat padanya


"Aku juga merasakannya." Ucap Steve karena merasakan perasaan yang sama dengan Key


Mereka pun bersamaan melirik perlahan ke arah samping.


''Sepertinya kalian sudah berani mengabaikan perkataan ku ya!!!" Bryan yang kesal pun melihat Steve dan Key dengan tatapan dingin


"Ka-kapten, kami akan berhenti." Key dan Steve ketakutan melihat tatapan dingin Bryan yang dipenuhi hawa membunuh


"Baguslah kalau begitu." Ucap Bryan membelakangi Steve dan Key. Sikapnya pun kembali normal


"Akhirnya kapten tenang kembali." Gumam Key dan Steve lega


"Sepertinya kau kali ini beruntung... jika bukan karena kapten, aku tidak akan melepaskan mu." Ucap Steve menaikkan kacamatanya


"Hah...aku lah yang seharusnya mengucapkan itu." Ucap Key kesal


Bryan kembali melirik ke arah Key dengan tatapan dinginnya.


"Hahaha...Ka-kami hanya bercanda." Ucap Key memegang pundak Steve


"Hmmm" Bryan kembali membalikkan badannya


"Baik, Untuk melakukan Raid besok apa ada diantara kalian yang memiliki halangan?"Tanya Bryan pada seluruh timnya untuk mencegah adanya gangguan pada Raid yang akan melakukan besok


Seluruh anggotanya mengatakan tidak dan menggelengkan kepala tanda tidak memiliki hal yang akan mengganggu Raid yang akan mereka lakukan besok.


"Alfond, kau besok tetaplah disini, dan jangan mengikuti kami ke dalam menara." Ucap Bryan pada Alfond


"Tapi kenapa?" tanya Alfon


Walaupun Alfond hanya sebagai anggota Pengganti tetapi Bryan tidak pernah menganggapnya begitu. Dia selalu Membawa Alfond dalam setiap Raid dan itu membuat Alfond Terkejut mendengar dia pertama kali tidak diizinkan ikut dalam Raid.


"Apa karena aku tidak cukup kuat? apa aku pernah menjadi beban bagi kalian?" Alfond tetap menolak untuk tinggal


Alfond sebenarnya sudah tau dia tidak diizinkan ikut bukan karena dia dianggap lemah, tetapi karena mereka ingin melakukan Raid di lantai yang tidak pernah dijalani manusia sebelumnya, jadi Bryan tidak mengizinkan Alfond karena Bryan tidak ingin mengambil Resiko yang akan membahayakan nyawa Alfond.


Tetapi tetap saja menolak tinggal karena keinginannya untuk bersama melakukan Raid dengan timnya.


"Bukan begitu, aku hanya tidak ingin kau terluka karena kali ini Raid nya akan dilakukan di lantai yang tidak pernah dijalani, jadi kita belum tahu ancaman apa yang akan muncul nanti." ucap Bryan meyakinkan Alfond


"Ta-tapi.." Dalam hati Alfond tetap menolak untuk tinggal


Tok tok tok


Terdengar suara ketukan dari pintu depan. Alline berjalan menuju pintu, pintu pun dibuka dan terlihat Bastian yang berdiri di depan pintu.


"Bastian." Ucap Bryan "Kebetulan sekali Bastian ada disini." gumam Charl


"Tuan, Anda di panggil nyonya untuk kembali ke kota utama." Ucap Bastian pada Alfond


"Bagaimana bisa ibu memanggil pada saat seperti ini" Gumam Charl kesal


Memikirkan bahwa Dia tidak diizinkan ikut dalam Raid dan Dia juga tidak bisa menolak perintah ibunya, Alfond pun dengan berat hati mau untuk dibawa pulang oleh Bastian.


"Pulanglah Hidup-hidup!!" Ucap Alfond pada Bryan sambil berjalan menuju pintu keluar


Alfond pun dengan Perasaan kesal karena tidak bisa mengikuti Raid pun meninggalkan Gubuk dan pergi bersama Bastian menuju kota utama.


"Pulanglah hidup-hidup?? Sepertinya dia mengatakan bahwa kita tidak akan bisa menyelesaikan Raid tanpa adanya dia." Bryan mengerutkan dahi karena merasa kesal dengan ucapan Alfond


"Sudahlah lagipula dia sudah pulang." Ucap Mac menenangkan Bryan


"Kau benar"


"Baiklah, karena sudah tidak ada lagi yang memiliki halangan, kita akan melakukan Raid besok jadi kita akan berkumpul kembali disini pukul 6 pagi." Ucap Bryan


"Baik" Sahut seluruh tim


Merekapun pulang kembali ke tempat tinggalnya masing masing untuk mempersiapkan hal-hal yang akan dibutuhkan mereka untuk melakukan Raid Besok.