Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Pedang Pertama



Mendengar ucapan Bastian Pemilik toko itu pun langsung memerintahkan pegawainya untuk menunjukan pakaian yang cocok untuk Charl.


"Ini tuan ada beberapa pakaian yang sangat bagus buat anak seusianya dan harganya hanya beberapa koin perak saja." Ucap Pemilik toko menunjukan.


"Bungkus semuanya!!" Icap Bastian


Mendengar Bastian berbicara, para pelanggan lain yang berada dalam toko itu pun mulai heboh.


"Wah Kaya sekali mereka!" pelanggan 1


"Mereka pasti dari keluarga bangsawan yang berkunjung kesini." pelanggan 2


"Sepertinya bastian mengundang banyak perhatian." Gumam Charl


Kemudian salah satu karyawan toko itu menghampiri Bastian.


"Tuan...semua pesanannya sudah dibungkus." Ucap Pegawai toko


"Tuan Bastian, kalau anda bersedia saya akan meminta salah satu pegawai saya untuk mengantarnya kek kediaman tuan Alfond." Ucap pemilik toko


"Baik... aku mengandalkan mu" ucap Bastian


Kemudian Charl dan Bastian pun pergi dari toko itu


"Kapan-kapan datang lagi tuan." Ucap pemilik toko melambai


"Charl apa kau sudah memiliki senjata?" Tanya Bastian


"Belum" jawab Charl


"Kalau begitu kita akan singgah di toko persenjataan." Ucap Bastian


"Tapi guru hanya mengatakan untuk membeli pakaian?" Tanya Charl


"Anggap saja ini sebagai hadiah dariku karena kau orang pertama yang menjadi murid tuan." Ucap Bastian tersenyum


"Baiklah kalau begitu...terimakasih." Ucap Charl


Kemudian Mereka pun memasuki sebuah toko persenjataan yang ada di kota itu.


Kling kling


"Selamat datang." Sapa pegawai toko


"Charl kau mau menggunakan jenis senjata apa?" Tanya Bastian


"Apa anda memiliki saran?" Tanya Charl balik


"Yah untuk seorang assassin menurutku kau memakai sebuah pedang atau sebuah belati" ucap Bastian


"Hmm baiklah aku akan memilih sebuah pedang saja." Ucap Charl


"Baiklah...ambilkan beberapa pilihan pedang"


"Maaf tuan tapi tidak ada pedang untuk ukurannya." Ucap Pegawai toko


"Tidak apa ambilkan saja!" Ucap Bastian


"....."Charl bingung


Kemudian pegawai toko itu mengambil beberapa pedang.


"Ok Charl pilihlah yang kau mau." Ucap Bastian


"Tapi ukuran senjata ini semua tidak sesuai dengan ku." Ucap Charl


"Ya...sekarang memang tidak sesuai." Ucap Bastian tersenyum


"Ya benar...lagipula tuan Alfond juga tidak akan menyetujui kau menggunakan senjata sebelum dia memberi perintah." Ucap Bastian


"Baiklah kalau begitu aku memilih pedang ini!" Ucap Charl menunjuk pedang paling kecil


"Baik tuan." Ucap pegawai


"Berapa harga pedang ini." Tanya Bastian


"10 koin emas tuan" ucap pegawai


"pedang ini sangat mahal." Gumam Charl


NB : 1 koin emas \= 10 koin perak


1 koin perak \= 10 koin perunggu


5 koin perunggu \= 1 karung gandum


"Ini!" Icap Bastian Memberi 10 koin emas


"Terima Kasih tuan." Ucap pegawai toko


Charl dan bastian pun pergi dari toko itu menuju rumah.


Ditengah perjalanan


"Aku tidak menyangka bahwa harga pedang ini sangat lah mahal." Ucap Charl


"Memang harga sebuah senjata itu cenderung mahal karena senjata adalah barang yang sangat penting" ucap Bastian menjelaskan


"Ya tetap saja harga nya terlalu mahal." Ucap Charl


"Kalau kau memang menganggap seperti itu sebaiknya kau menggunakan pedang ini dengan baik kedepannya." Ucap Bastian tersenyum


"Benar aku akan menggunakannya sebaik mungkin." Ucap Charl


Setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka sampai di rumah.


Tok tok tok


"Tuan kami sudah sampai di rumah," ucap Bastian mengetuk pintu


"Charl, Barang-barang mu sudah dipindahkan ke kamar tamu dan sekarang kamar itu menjadi kamarmu selama kau tinggal di rumah ini!" Ucap Alfond


"Baik guru." Jawab Charl


"Bastian antar Charl ke kamarnya!" Perintah Alfond


"Baik tuan." Jawab Bastian


Kemudian Bastian pun menunjukan kamar milik Charl.


"Ini kamar mu Charl." Ucap Bastian


"Baik." Jawab Charl


"Sebaiknya kau segera istirahat, besok adalah hari pertamamu berlatih" Ucap Bastian


"Baik...dan sekali lagi terima kasih buat pedangnya tuan Bastian." Ucap Charl tersenyum


"Sama-sama." Ucap Bastian tersenyum balik


Setelah itu Bastian pun segera pergi dari kamar Charl


"Seperti apa ya latihan yang akan kulakukan besok?" Gumam Charl