Return Of The Dungeon King

Return Of The Dungeon King
Tipe Raider



Pada ahkirnya Key dan Kelly pun menginap dirumahnya Charl dan malam itu pun mereka menghabiskan waktu mereka merayakan keberhasilan Charl karena sudah membangkitkan inti mana dan memperbaiki kesalahan dalam skill penyerapan mana. Malam itu pun berakhir dengan Charl yang tertidur dan Bryan dan Key yang ketiduran akibat mabuk.


Pagi Harinya


Charl yang bangun pagi langsung pergi mencuci wajahnya dan kemudian dia menuju ke sebuah kursi taman di depan rumahnya. Dan tak lama setelah itu terlihat lah Kelly yang baru saja bangun.


"Hoam...Kakak kamu cepat sekali bangunnya," ucap Kelly menghampiri Charl sambil mengucek mata.


"Kelly...seorang gadis kecil pemalu yang terkadang datang bersama paman Key. Dia tinggal bersama paman di sebuah desa di pinggir kerajaan. Menurut apa yang dikatakan paman Key walaupun tinggal di desa tetapi dia tidak memiliki teman karena sifatnya yang pemalu dia tidak bisa bergaul dengan teman-teman seumurannya dan pada akhirnya dia selalu mengurung diri di rumah jadi paman Key membawa dia untuk dikenalkan kepada ku dan pada saat pertama kali bertemu dengan ku dia selalu bersembunyi di belakang paman tetapi karena aku selalu mengajak dia untuk bermain bersama dia akhirnya terbiasa bersamaku dan dia juga memanggilku kakak karena dia mengatakan ingin sekali mempunyai kakak, ini juga alasan kenapa Paman Key sering datang ke sini," batin Charl.


"Kakak, kenapa kau malah menghayal?" Tanya Kelly.


"Ahk tidak ada apa-apa," jawab Charl sambil tersenyum.


"Kelly sebaiknya kita pulang sekarang, mama mu mungkin khawatir karena kita tidak pulang semalam."


"Paman Charl...menurut yang dikatakan ayah dia adalah seorang Raider yang dulunya juga adalah teman setim ayah delapan tahun yang lalu. Jadi dia dari dulu terkadang mau datang ke rumah untuk bertemu ayah. Tetapi aku bingung kenapa ayah berhenti menjadi seorang Raider?" Batin Charl.


"Baiklah ayah," jawab Kelly.


"Katakan kepada pak tua itu bahwa kami pulang sebelum dia bangun ya!" Ucap Key kepada Charl.


"Baik paman," jawab Charl.


"Kak...nanti kami datang lagi ya!...sampai jumpa," ucap Kelly dari jauh


"Baiklah...sampai jumpa," jawab Charl melambaikan tangan.


Key dan Kelly pun pulang dari rumah Charl. Dan Charl pun mulai memikirkan apa yang akan dilakukan dia.


"Apa yang akan kulakukan selanjutnya ya?" Ucap Charl.


Beberapa Menit Kemudian


Terdengar suara langkah kaki dari dalam rumah dan muncul lah Bryan yang baru saja terbangun.


"Hoam... kau sendiri saja Charl?...mana Kelly?" Tanya Bryan.


"Mereka sudah pergi sebelum ayah bangun," Jawab Charl.


"Cepat sekali mereka pulangnya bahkan tidak berpamitan denganku," ucap Bryan.


"Hahaha... jadi seperti itu ya," ucap Bryan.


"Ayah apa yang sebaiknya aku latih selanjutnya?" Tanya Charl


"Apa kau benar-benar ingin menjadi seorang Raider?" Tanya Bryan Balik.


"Yah tentu saja!" Tegas Charl.


"Begitu ya," ucap Bryan dengan wajah yang kian murung.


"Kenapa orang tua ini malah murung?" Batin Charl.


"Oh iya, tentang apa yang kau latih selanjutnya itu tergantung apa tipe Raider yang kau pilih," ucap Bryan.


"Tipe ya?" Gumam Charl pelan


"Jadi apa yang akan kau pilih?...apa petarung seperti ayahmu ini?" Tanya Bryan semangat.


"Hmm wajarnya kalau untuk bakat ku pasti bakalan memilih Raider tipe penyihir tetapi aku dulunya adalah seorang pembunuh dan itu sangat tidak cocok dengan kemampuanku," batin Charl.


Charl pun berfikir keras tentang apa tipe yang akan digunakannya.


"Baiklah sudah ku putuskan aku akan menjadi Raider tipe assassin!!" Ucap Charl.


"Yah tentu saja kau bakal memilih penyi...ahh tunggu apa aku salah dengar?" Tanya Bryan.


"Aku akan menjadi Raider tipe Assassin!!" Tegas Charl.


"Kenapa kau memilih Assassin bukannya Penyihir?" Tanya Bryan.


"Ada yang ingin kucoba," ucap Charl.


"Kalaupun kau tidak memilih penyihir kenapa kau tidak memilih petarung seperti aku?" Tanya Bryan.


"Yah siapapun yang melihat sifat mu yang seperti itu bakalan menjauhi Raider tipe petarung," ucap Charl.


"Charl kau sangat jahat kepada hati ayahmu yang rapuh ini.l," ucap Bryan bersedih.


"Sepertinya ayah harus segera memperbaiki sifat buruk mu itu," ucap Charl.