PRINCESS DYANDRA 2 ARCHANA PRADHITA KINGDOM IN BLOOD CLAN

PRINCESS DYANDRA 2 ARCHANA PRADHITA KINGDOM IN BLOOD CLAN
bab 7



KAUM PEMBURU



Beberapa ratus tahun yg lalu, bangsa Vampir/ bangsa Darah pernah sekali menembus alam nyata dimana manusia bermukim. Dulu sekali mereka juga pernah mendirikan koloni di dunia manusia. Dahulu, manusia tidak tahu tentang mereka. Tapi, lama kelamaan bangsa manusia mulai terancam dengan kehadiran mereka. Dengan, hilangnya anggota keluarga mereka satu persatu. Hingga penemuan mayat yg di lehernya terdapat bekas gigitan. Sekilas gigitan itu seperti gigitan ular, tapi nyatanya bekas gigitan itu bukanlah ular sebab tubuh mayat itu tidak membiru seperti terkena racun. Malah sebaliknya tubuh mayat itu seperti kehabisan darah karena tak ditemukan setetes darah pun di tubuhnya. Tubuh mayat itu kering kerontang bagaikan tanah yg dilanda musim kemarau. Ya, darah pada tubuh mayat itu bersih tak bersisa. Sungguh mengerikan!


Karena, itulah akhirnya bangsa manusia mencari tahu penyebab dari semua ini. Ketika mereka menemukan akar dari semua masalah ini mereka pun terkejut bukan kepalang. Vampir! Ya, kata-kata itu sukses menggoreskan sesuatu yg membuat kita bergidik ngeri ketika mendengarnya. Vampir merupakan makhluk tak kasat mata. Dapat berusia ratusan tahun sesuai dengan ras dan kekuatannya. Awet muda dan suka sekali tebar pesona ketika hendak mendapatkan mangsa buruannya. Memiliki gigi taring tajam dan juga mata merah menyala diidentikkan dengan diri dan penampilan mereka ketika mereka berburu makanan dan juga bertarung melawan musuh. Fenomena tentang Vampir sudah mewabah kemana-mana. Hingga akhirnya bangsa manusia sadar mereka hanya akan dijadikan bahan makanan oleh makhluk-makhluk haus darah tersebut. Mereka pun bertindak dan melawan makhluk haus darah tersebut. Satu demi satu gugur, kehilangan nyawa mereka dan juga darah. Meski, begitu bangsa manusia terus melawan kendati perbedaan kekuatan diantara mereka sangat jauh. Namun, pada akhirnya setelah perjuangan demi perjuangan, darah demi darah, nyawa demi nyawa melayang. Muncullah, seseorang yg sangat kuat diantara kaum manusia tersebut. Yang sanggup melawan bangsa Vampir dengan kekuatannya. Membuat kaum Vampir terdesak mundur sedikit demi sedikit. Lalu, kemudian menghilang dan tak pernah muncul lagi. Manusia itu disebut Sang Pemburu. Karena, pekerjaannya setiap hari adalah memburu bangsa Vampir. Namanya, melegenda ke seluruh penjuru pelosok negeri yg didiami manusia. Kegigihannya dalam menghabisi bangsa Vampir itu mendapat penghargaan dari seluruh bangsa manusia. Dan, Sang Pemburu pun membalas kebaikan mereka dengan membentuk satu koloni yg kuat. Ia menggembleng mereka dengan berbagai keahlian. Seperti ilmu kanuragan, menembak, memanah dan mengintai. Sang Pemburu tak pernah lelah dalam mendidik kaumnya. Hingga, akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya. Tapi, kaum Pemburu tetap ada sampai sekarang meski jumlah mereka berkurang dan tinggal sedikit. Mereka terus menjalankan tugas mereka menjaga bangsa manusia dari serangan bangsa Vampir maupun dari bangsa lain selain Vampir. Menurunkan, keahlian mereka turun temurun, dari generasi ke generasi penerus selanjutnya bertahan hingga kini di antara kemajuan zaman yg modern yg orang bilang serba "wah"



Kaum Pemburu biasanya tinggal di daerah pedalaman. Hutan dan bahkan tempat-tempat yg tak gampang terekspos dari dunia luar. Bukan mereka ingin menjauhkan diri dari kaum sebangsanya. Tapi, mereka tak terbiasa dengan kehidupan bangsa manusia sekarang dimana yg kaya dihormati dan yg miskin ditindas diqnggap lebih hina dimata mereka. Dimana, pada saat ini yg namanya manusia lebih menghargai mereka yg punya kedudukan dan popularitas. Sedangkan, mereka yg tak punya apa-apa hanya dianggap angin lalu bahkan dianggap tak berharga sama sekali. Seperti halnya, menjadi seorang publik figur yg sering di terpa gosip miring langsung orang yg tidak suka membulinya dan bahkan keluarga maupun anak yg tak bersalah juga kena getahnya. Begitulah, yg namanya manusia. Oleh sebab itu, Kaum Pemburu lebih senang menyendiri, lebih memilih hidup bersama dengan kelompoknya sendiri. Namun, mereka tetap menjaga bangsa manusia tak pernah sekalipun lupa dengan tugas mereka sendiri untuk menjaga sesamanya. Dan, hal itulah yg kini tetap dilakukan oleh Ketua dari kelompok kaum Pemburu. Meski, sudah tidak ada pergerakan tetap saja ia harus waspada dengan segala kemungkinan yg terjadi. Nagma adalah nama dari Ketua tersebut. Jabatan sebagai Ketua mempunyai peranan yg sangat penting bagi kelangsungan Kaum tersebut selain tanggung jawabnya kepada Kaum itu. Satu, perintah darinya saja bisa jadi menjadi akhir dari Kaum tersebut. Ketua itu sendiri di pilih bukan tanpa alasan. Sang ketua dari Kaum Pemburu tersebut di pilih berdasarkan keahlian juga ketangkasannya dalam bertarung selain kecakapan dalam memimpin Kaumnya. Nagma saat ini memegang tanggung jawab besar. Bagaimana tidak, masalah yg tak pernah muncul selama sejarah ia dan keluarganya hidup kini tiba-tiba saja muncul kembali. Ia benar-benar khawatir tentang keselamatan Kaumnya juga keselamatan bangsa manusia. Dalam keadaan seperti itu biasanya ia datang menemui orang yg di tuakan di dalam kelompok itu.


"Nenek?" panggilnya kepada orang tua yg sudah berusia uzur tersebut.


"Nagma? Kau datang? Ada apa, sayang? Kau kelihatannya sangat khawatir."


"Nenek, tidak tau mengapa Nagma jadi sekhawatir ini." ucapnya sambil menggenggam jari jemari nenek renta tersebut.


"Nagma, kamu jangan khawatir. Kelak, semua masalah semua ini akan selesai."


"Bagaimana, nenek bisa begitu yakin?"


"Nenek, merasakan kehadiran kekuatan lain yg dahsyat dari pada kekuatan para Vampir itu."


"APA!!! Benarkah, begitu?"


"Kekuatan penghancur Bangsa Darah, telah lahir dan dia sedang berada disini. Di dunia kita." ucapnya penuh dengan sorot mata menerawang.


"Nenek, apakah nenek swdang menghiburku?"


"Nenek, sedang tidak menghiburmu Nagma. Kelak, nanti kau pun akan segera bertemu dengannya." ucap sang nenek lagi meyakinkan.


"Tapi, siapa dia nenek?"


"Mohon maaf, nenek tidak bisa memberitahumu semuanya. Sebab, hanya itu saja yg bisa nenek sampaikan. Bersabarlah." ucapnya sambil mengelus kepala Nagma penuh kasih sayang. Ya, orang tua yg di panggil nenek itu bernama Satrina. Dia bukan hanya orang tua yg sembarang di tuakan. Kemampuannya melihat masa depan memang sudah teruji. Dan, di saat ini berita mengenai kekuatan penghancur sudah lahir membuat hati Nagma penasaran. Siapakah, sosok itu? Yang, disebut-sebut mampu menghancurkan Bangsa Darah/Bangsa Vampir. Ia ingin sekali bertemu dengan sosok itu......



PENGENALAN TOKOH DAN KARAKTER


1. Nama : Alanis (Putri Dyandra) pewaris tunggal Kerajaan Artha Khan.


Ras : Jin Level Tinggi.


Umur : -


Bangsa : Bangsa Jin


Karakter : Cantik, Pintar dan Tegas, Suka marah-marah sama Pangeran Shan, loyal sama temannya terutama Bianca, tidak suka diatur.



2. Nama : Nagma ( Ketua Kaum Pemburu )


Ras : -


Bangsa : Bangsa Manusia


Karakter : -



3. Nama : Nenek Satrina


Ras : -


Umur : 100 tahun


Bangsa : Bangsa Manusia


Karakter : Penyayang, lembut dan baik hati.





☆☆☆☆☆PRINCESS DYANDRA 2☆☆☆☆☆


☆☆☆ARCHANA PRADHITA KINGDOM☆☆☆


☆☆☆☆☆☆in BLOOD CLAN☆☆☆☆☆☆☆☆