
BERBURU MAKANAN
Malam beranjak semakin larut. Bulan purnama bersinar terang. Sekelompok 4 pemùda sedang bersenang-senang di tengah malam. Suara jangkrik malam seakan ikut meramaikan suasana malam yg sunyi mencekam. Meredam suara seorang wanita yg kini terbaring lemah tak berdaya. Seperti orang yg sedang menanti ajal. wajah itu terlihat pucat karena hampir kehabisan darah. Bibirnya yg tadi basah dan merah. Kini berganti warna menjadi putih pucat dan kering. Ia mengaduh kesakitan ketika merasakan sesuatu tengah menggigit lehernya kiri dan kanan secara bergantian. Sudah 2 orang tadi menggigitnya di area itu dan sekarang di tambah 2 orang lagi juga mengigitnya di tempat yg sama juga. Hingga membuat wanita itu semakin meringis kesakitan. Meski sekarang 1 orang sudah selesai menggigitnya tapi masih ada 1 orang lagi yg tersisa yg belum juga selesai menyiksa dirinya. wanita itu menangis lemah.
"Huhuhu....."
Dan, dibalik kegelapan malam seseorang bersuara.
"Hei....., Felipe!!! Cepatlah, kita masih ada sedikit urusan." ucap seseorang itu.
"Kalian, pergilah!!! Aku masih ingin makan!" ucap Felipe menghentikan gigitannya pada leher wanita itu.
"Baiklah! Tapi, ingat! Bereskan, mayat itu! Jangan, sampai bangsa manusia menemukannya!!! Apalagi, ditemukan oleh para Pemburu! Bisa, berbahaya!!!" ucap seseorang itu lagi.
"Oke, aku mengerti!!!" ucap Felipe lagi.
Setelah berkata demikian maka seseorang itu dan kedua orang lainnya pun pergi meninggalkan tempat itu. Namun, masih berkata sambil berteriak.
"Ingat!!! Jangan lama! Kami, menunggumu di tempat biasa!!!" ucap seseorang itu lagi memperingatkan.
"Baiklah. Dasar cerewet!!!" ucapnya lagi.
Setelah, ketiga temannya itu pergi ia pun melanjutkan aksinya yg tertunda tadi karena ulah temannya.
"Sayang sekali, padahal kau sangat cantik! Tapi, kau harus berakhir menjadi makananku. Hahaha......" tawanya keras dan menggema di tempat itu. Untung saja tidak ada orang lain disana. Jika tidak, pasti ulahnya sudah kepergok oleh orang-orang yg melewati tempat itu. Tempat, itu memang cukup sepi. Tempat yg tepat untuk Felipe dan teman-temannya makan. Tapi, teman Felipe makan tidak banyak karena mereka bukan berasal dari keturunan murni. Teman-teman Felipe berasal dari ras yg berbeda dengannya. Bisa disebut ras teman-temannya itu berasal dari ras biasa. Karena mereka dulunya adalah manusia. Lalu, setelah bertemu dengan Felipe. Atas persetujuan dari ibunya Felipe, Ratu Amora Dyagna. Maka, Felipe mengubah mereka bertiga jadi seperti dirinya. Untuk, membantu pekerjaan Felipe di dunia manusia membentuk koloni dan memperluas kekuasaan Kerajaan Archana Pradhita yg kini sedang dalam masa pengembangan kekuasaan.
Felipe berasal dari ras keturunan vampir murni. Ia merupakan keturunan langsung sang Raja Vampir yg kini terpenjara di dasar bumi. Karena, kekuatan pemilik Segel Darah dan Pusaka Terlarang Canting Arang yg memporak- porandakan Istana mereka dahulu. Menghabisi hampir seluruh bangsa Darah. Dan, yg tersisa hanya dirinya dan ibunya serta beberapa pengikut lainnya yg masih setia kepada keluarga kerajaan bangsa Darah. Dan, sejak saat itu mereka berpencar masing-masing mencari dan membangun kekuatan baru. Perlahan-lahan kini kekuasaan mereka mulai bangkit kembali meski harus berurusan dengan para Pemburu Vampir. Yang secara diam-diam sudah mengetahui pergerakan mereka.
Felipe sudah selesai makan, ia memperhatikan mangsanya yg sudah kering karena perbuatannya. Mayat wanita itu bahkan hampir tak bisa dikenali lagi. Nafsu makannya memang lebih besar jika dibandingkan dengan nafsunya akan tubuh wanita. Jika laki-laki normal mungkin sudah menggauli wanita cantik itu berulangkali sebelum memakannya. Tapi, bagi Felipe jika ia menggaulinya dulu maka rasanya darah wanita itu jadi tidak enak lagi. Oleh, sebab itu ia langsung saja menerkam mangsa hasil buruannya meski harus berbagi dulu dengan teman-temannya.
"Hm....sudah kering dan sudah habis semua darahnya. Aku kenyang sekali! Satu bulan kedepan aku tidak perlu berburu. Bisa berbahaya kalau aku berburu terus." ucapnya sambil menyeka sisa-sisa darah yg masih menempel di bibirnya.
"Aku harus menyingkirkan mayat ini. Tapi, bagaimana caranya???" ucapnya bingung.
"Ah...dikubur saja! Hmph, wanita ini sudah mati masih juga merepotkan!" ucapnya sambil mulai menggali lubang untuk menutupi jejak hasil perbuatannya. Lagi seriusnya ia menggali tiba-tiba saja ada orang yg datang menyambanginya. Ia sempat kaget dengan gerak reflek siap untuk menyerang. Tapi, setelah tahu siapa orang yg menyambanginya maka ia pun menarik nafas lega.
"Fiuuh....Sialan, aku kira siapa. Tidak tahunya kamu!"
"Lama banget sih? Kamu, udah ditungguin tuh dari tadi."
"Ini semua gara-gara kalian! Habis makan, kalian main pergi saja! Apa kalian pikir aku ini pembantunya kalian!!!" ucap Felipe marah.
"Hei...jangan marah-marah. Kami tahu kami salah oleh karena itu aku datang kemari untuk membantumu."
"Hanya kau saja? Dimana keparat-keparat itu?"
"Hehe....mereka sedang melakukan sesuatu."
"Sesuatu?"
"Sesuatu, apa???"
"Itu....hehe...Emily datang. Jadi, mereka menemaninya. Sedang, aku disuruh untuk menjemputmu disini."
"Heh! Dasar, vampir-vampir sialan! Dikasih hati malah minta jantung! Kurang ajar! Sammy, kau urus mayat ini!!!" ucapnya sambil melesat pergi. Setelah Felipe pergi jadilah orang yg di panggil Sammy itu sendirian. Ia pun mengumpat penuh kekesalan.
"Sialan!!! Kenapa, mesti aku juga yg mengurus mayat ini. Akh, sudahlah kerjakan saja." ucapnya lagi sambil menggali lubang yg sempat digali tadi oleh Felipe. Sambil tetap bersungut-sungut kesal. Ia pun berteriak.....
"Kurang Ajaaaaaarrrrr!!!"
PENGENALAN TOKOH DAN KARAKTER
1. Nama : FELIPE
Status : Pangeran Vampir Kerajaan Archana
Pradhita
Ras : Vampir Murni
Bangsa : Bangsa Darah
Umur : 670 tahun
2. Nama : Sammy
Status : Teman Felipe
Ras : Vampir Biasa
Bangsa : Bangsa Darah
Umur : 230 tahun
3. Nama : Emily
Status : Teman Felipe
Ras : Vampir biasa
Bangsa : Bangsa Darah
Umur : 350 tahun
☆☆☆☆☆PRINCESS DYANDRA 2☆☆☆☆☆
☆☆☆ARCHANA PRADHITA KINGDOM☆☆☆
☆☆☆☆☆☆in BLOOD CLAN☆☆☆☆☆☆☆☆