
Aldina prov
**Bagaimana jadinya jika di hari pertamamu ke kampus yang seharusnya menyenangkan malah menjadi hari yang paling sial menurutmu.
Di pagi hari tepatnya Di Universitas Indonesia banyak mahasiswa yang sedang berkumpul di halaman, di sana terdapat mahasiswa mahasiswa baru yang sedang mengikuti kegiatan Ospek dimana penampilan mereka yang seperti orang **** pakaian yang tidak sesuai dengan pasangannya yang perempuan rambutnya dikepang dan di beri pita sedangkan yang laki laki menggunakan topi petani dan mengenakan sepatu yang berbeda.
Matahari yang sudah menuju ke atas kepala membuat mereka semua yang berada di lapangan kepanasan dan ditambah kata olok olok yang dikeluarkan oleh para senior membuat kepala mereka menjadi tambah panas
Aldina yang saat ini sedang berdiri di lapangan bersama dengan mahasiswa yang lain merasa geram dengan senior yang semena- mena terhadap mereka terutama senior yang saat ini di depan Aldina yang terus mengolok-olok dia membuat dia ingin menonjok wajah tampannya.
Siapa lagi kalau bukan Bastian dia adalah Senior yang sangat Galak dan juga sombong tapi karena ketampanannya membuat para mahasiswi terpesona dengannya tapi lain halnya dengan Aldina dia sangat tidak suka dengan senior satu ini selain sombong dia juga sangat dingin dan suka semena-mena, kalau saja tidak dalam kegiatan kampus dia pasti sudah menghajar orang itu.
" hai kamu menunduk!" ucapnya menunjuk kepadaku
"kenapa kamu melihatku seperti itu terpesona denganku? ucapnya lagi
aku yang di katakan seperti itu hanya menatapnya tajam dan ingin sekali aku menonjok wajahnya itu agar tidak sombong.
" huh, menyebalkan" gumanku tapi tidak didengar oleh mereka
" kenapa kamu masih melihat ku ayo menunduk! " ucapnya lagi sambil berteriak
aku hanya memutar bola mataku malas dan langsung menunduk menurutinya dari pada diperpanjang kan ribet.
Setelah dia menyuruhku menunduk dia langsung pergi dan menuju ke depan untuk memberi arahan kepada mahasiswa baru.
"Selamat Pagi Semuanya nama saya Bastian ketua panitia dari kegiatan ospek ini, untuk kegiatan selanjutnya kalian akan bla bla bla bla.......
selesai dia memberi pengarahan dia pergi ke tempat kegiatan selanjutnya dan diikuti oleh mahasiswa baru.
Tibalah mereka ditempat yang ditujukan, para mahasiswa langsung berbaris sesuai kelompok dan mengikuti arahan yang di berikan oleh para senior.
Kegiatan yang akan mereka lakukan adalah satu kelompok akan menaruh balon di atas kepala mereka dimana balon itu sudah berisi tepung berwarna dan kita harus bisa mempertahankan balon itu sampai utuh agar tidak pecah dan satu lawan lagi sebagai sang lawan harus bisa memecahkan balon itu agar bisa menang. orang yang bisa memecahkan balon sang lawan akan lolos dan orang yang bisa mempertahankan balonnya sampai waktu habis akan lolos juga.
Bunyi lonceng pun terdengar artinya permainan dimulai mereka yang membawa balon di kepalanya harus berlari kesana kemari dan berusaha menghindar dari lawannya sama halnya dengan Aldina dia berlari dengan kencang dan membuat lawan terkecoh dengan caranya yang berlari membentuk zig-zag.
Aldina terus berlari sesekali dia tertawa menikmati wajah lawannya yang terkecoh karena perbuatannya. Di depan para senior terus memperhatikan para mahasiswa baru agar tidak ada yang curang dan sesekali mereka menertawakan para Maba( mahasiswa baru) yang terkena tepung dan ada juga yang mengabadikan momen itu dengan memontret mereka
Bastian hanya memperhatikan Aldina dia terus menatap Aldina dari jauh, dia tidak tau mengapa dia terus menatap Aldina ketika Aldina mengecoh lawannya dengan berlari zig-zag dia cukup tertarik.
" hmm cukup cerdas" gumannya tapi masih kedengaran dengan temannya yang berada disampingnya.
"barusan lo ngomong apa al?" ucap temannya yang bernama Daffa
" gak ada" kata bastian lalu pergi
Bastian pergi ketempat didekat Aldina Berlari sesampainya dia disana dia terkejut karena Aldina berlari kearahnya tapi dia asik menengok kebelakang tanpa melihat ada bastian di depannya.
Dan terjadilah tabrakan antara mereka berdua sedangkan balon yang berada di kepala Aldina pecah dan mengenai mereka berdua.
"Brukk"
"Duarr"
Tepung yang berada didalam balon itu keluar dan mengenai mereka berdua sehingga membuat wajah mereka ditutupi oleh tepung.
para senior yang melihat itu pun menertawakan mereka tak lupa mengambil gambar mereka berdua.
Hal itupun menjadi berita besar di kampus dimana seorang Bastian Alvaro wijaya terkena tepung dan foto yang menunjukan ekspresinya yang terkejut membuat mereka yang melihatnya tidak bisa berhenti tertawa. karena biasanya Bastian hanya menampilkan wajah datar saja atau tanpa ekspresi.
terimakasih karena sudah membaca cerita Author semoga kalian suka dengan jalan ceritanya
😍😍😍🥰