
Lia nampak sibuk membereskan rumah, sebentar lagi orang tua dan mertuanya akan datang. Mereka akan berkumpul di rumah Lia dalam rangka persiapan menyambut hari raya Idul Fitri.
Lia menyeka keringat di sekitar dahinya. Lia menyerngit saat tak mendapati ketiga putra dan suaminya. Bukannya keempatnya membantunya tadi.
"Mas? Triplet?..." Lia mencari keberadaan keempatnya dan ekspresinya seketika berubah datar saat mendapati keempatnya sedang bersantai menonton tv di ruang tamu. Aa Lia tahu cara yang tepat.
Ctas
"Anj*r kaget..." Keanu mengelus dadanya kaget.
"Kampret ngagetin aja" umpat Ken.
"Astaga siapa sih? Ngagetin aja" ucap Kelva kesal.
"Psst Pa..." Leon berbisik ke arah Kelva sambil menunjuk Lia yang menatap mereka dengan tatapan tajam.
"Aku yang ngagetin kenapa ha? Itu bibir kalian minta di cabein kayaknya ya berani ngumpatin Mama" ucap Lia dengan mata berkilat tajam. Cambuk di tangannya berayun membuat suara nyaring saat mengenai lantai.
"Eh Mama/sayang"
"Triplet beresin rumah dan kamu Mas nggak ada jatah sebulan, tidur di kamar tamu" ucap Lia.
"What?!!..."
~
"Tuh masih ada debu di meja Keanu bersiin yang bener"
"Ken kacanya masih burem, bersiin sampe kinclong"
"Leon pel lantai itu sampe sudut sudut jangan yang di tengah aja"
"Mas pijit yang bener"
Triplet hanya menghela nalas saat mendengar suara Lia yang terus mengomentari pekerjaan mereka. Sedangkan Lia sedang bersantai ria di atas sofa dengan Kelva memijat kakinya. Kanjeng ratu mah bebas.
"Ma, Ken capek" keluh Ken.
"Beresih sampe bersih baru istirahat" ucap Lia membuat Ken kicep seketika.
Mereka melupakan fakta bahwa sang Mama tak segan segan menggunakan benda aneh untuk menghukum mereka.
Lia menatap ketiga putranya yang kelelahan membersihkan rumah.
"Gimana? Capek?" tanya Lia yang di balas anggukan dari Triplet.
"Yaudah mandi sana bentar lagi Kakek sama Nenek dateng" ucap Lia.
~
Suasana kediaman Kelva sudah ramai. Semua keluarga inti berkumpul di sana. Lia bersama anggota perempuan yang lain sedang membuat berbagai macam jenis kue.
"Bun, bolunya udah jadi nih" ucap Lia mengeluarkan loyang kue bolu dari oven.
"Sini Tante biar Naya yang simpen di lemari" ucap Naya. Gadis itu sudah veranjak dewasa dan baru saja lulus S1 di bidang Sastra asing.
"Nek, Ken mau dong satu" ucap Ken mencomot kue kering yang baru saja jadi.
"Hus jangan ngambil yang di dalem toples, ambil tuh yang di piring" ucap Aisya menepuk tangan Ken saat tangan cucunya itu hendak mengambil kue dalam toples.
"Kak Keanu ayo main sama Imran..." rengek Imran kepada Keanu yang fokus memainkan game di ponselnya.
"Imran ayo main sama Kak Leon aja" ucap Leon mengajak Imran ke tumpukan mainan anak yang berserakkan di atas karpet ruang tamu. Sedangkan Para Ayah sibuk melakukan pertandingan catur.
~
Suasana pagi di kediaman Kelva nampak ramai. Semua orang sibuk bersiap untuk hari besar.
"Ma, liat peci Keanu nggak?..."
"Ma, sarung punya Ken mana ya?..."
"Ma, Sajadah Leon yang Biru mana?..."
"Sayang, baju aku mana?"
Lia membantu keempatnya, mulai dari mencari peci Keanu, sarung Ken, Sajadah Leon dan pakaian Kelva.
"Kalian duluan aja ke bawah, Mama masih mau dandan" ucap Lia duduk di meja riasnya.
"Sini aku bantuin" ucap Kelva meraih maskara milik Lia dan memakaikannya di bulu mata istrinya itu. Eits jangan kira Kelva tidak bisa mendandani istrinya, bahkan ia sampai berlatih mendandani Lia berbekal Video.
Katanya agar bisa menyenangkan hati istri. Lia tak masalah, malah ia senangย Kelva membantunya agar lebih cepat siap berdandan.
"Blush on nya jangan ketebelan" ucap Kelva.
"Nggak kok tenang aja" ucap Lia memoles blush on di pipinya.
"Lipstiknya juga jangan merah" ucap Kelva.
"Iya iya"
~
"Ma, maafin kita ya kalau ada salah sama Mama" Triplet sedang meminta maaf pada Lia. Ketiganya berjongkok di depan Lia.
"Nggak, Kita yang banyak salah sama Mama, Kita sering bandel" ucap Keanu hendak menangis mengingat kelakuannya yang terkadang membuat Lia marah.
"Hus ganteng ganteng nggak boleh nangis" ucap Lia mengusap setitik air mata di ujung mata Keanu.
"Ken juga Ma, Ken sering bikin Mama marah karena Ken sering bandel" ucap Ken.
"Leon emang nggak banyak tingkah kayak Keanu sama Ken tapi Leon tau Leon juga banyak salah sama Mama, Leon minta maaf ya Ma" ucap Leon.
Lia memeluk ketiganya, dia tidak menyangka akan mampu membesarkan ketiganya hingga sebesar ini. Kelva yang baru saja kembali dari bagasi mobil tersenyum melihat Istri dan ketiga putranya berpelukan.
"Udah udah pelukannya, istri Papa itu jangan lama lama meluknya" ucap Kelva berniat mengisengi Triplet.
"Hiks Papa nggak ngerti suasana ah" ucap Keanu.
"Cowok kok nangis" cibir Kelva.
"Mas..." tegur Lia. Kelva kicep guys saat melihat mata tajam Lia. Oh ayolah baru tadi dia dan istrinya saling memaafkan.
"Sana sungkeman sama Papa" ucap Lia. Triplet bergeser ke samping Lia dimana Kelva sudah duduk dengan nyaman disana.
"Pa, kami mungkin banyak banget salah sama Papa" ucap Keanu.
"Bener Pa, Kita sering banget ngisengin Papa" ucap Ken.
"Kita sering gantiin parfum Papa sama air rinso" ucap Leon.
Oke ini membuktikan kenapa jas kantor Kelva mendadak bau sabun cuci.
"Masukin kecoa ke sepatu kerja Papa"
Oke ini dia jawaban darimana datangnya kecoa setiap hari di dalam sepatu kerjanya.
"Ngempesin ban mobil Papa"
Nggak papa nak, Papamu kaya ban mobil kempes? Mobil yang lain ada.
"Ganti krim cukur papa sama krim kue"
Jadi ini sebabnya wajah Kelva berjerawat setelah bercukur.
"Ganti minyak rambut Papa sama minyak sayur"
Pantas saja rambutnya menjadi lepek.
"Terus kita juga sering naburin bedak gatal di handuk Papa"
Oke fix ini sebabnya kenapa Kelva sering merasa gatal di kulitnya setiap sudah mandi.
"Sering ngumpetin celana dalam Papa yang ada di jemuran"
Ini yang paling parah, terjawab sudah kemana hilangnya celana dalam Kelva.
Sabar Kel sabar, anak ku itu loh. Hasil dari cebong cebongmu. Jangan di hujat, jahilnya udah mendarah daging.
"Maafin kita ya Pa" ucap Triplet kompak.
"Ya Papa maafin, tapi nggak ada THR tahun ini" ucap Kelva dengan senyum yang teramat manis.
"Tidakkkkk...." Triplet.
"Lo sih, kan udah gue bilang jangan jujur sama Papa" ucap Keanu kepada Ken.
"Tau ah, Ken lo tanggung jawab nggak dapet THR kan jadinya" ucap Leon tak terima.
"Nih buat kalian" ucap Lia menyerahkan tiga amplop kepada Triplet.
"Upah udah ngisengi Papa" ucap Lia.
"Yes Mama terbaik" ucap Triplet mengambil amplop dan segera membukanya.
"MAMA!!!" Lia tertawa karena isi dari amplop bukan lah uang tapi daftar hukuman yang akan Triplet dapatkan.
"Ah damainya" ucap Kelva memeluk bahu Lia dari samping.
~
"Kami keluarga besar dari Kelva mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri"
"Eits jangan lupa minta maaf sama orang tua" ucap Keanu.
"Jangan jujur amat ya kalo minta maaf" ucap Ken.
"Kalo bisa di manis manisin waktu minta maaf biar dapet THR yang gede" ucap Leon menyarankan.
"Buat kalian yang udah baca cerita iniย makasih banyak, selamat Hari raya Idul Fitri" ucap Lia dan kelva bersamaan.
"Happy Eid Mubarak"
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI ๐๐๐
HAPPY EID MUBARAK๐๐๐
Oh jangan lupa follow ig author ya @Whine_Putrycrsfla ๐๐๐