
Hwa young dan youn jun berciuman di belakang gedung tempat youn jun bekerja. Ketika masih berciuman dengan saling memejamkan mata, tiba-tiba yeon jun membuka kedua matanya dan mendorong hwa young menjauh darinya. hwa young mundur beberapa langkah karena terdorong oleh yeon jun. beruntung hwa young dapat menyeimbangkan tubuhnya dan tidak terjatuh. Yeon jun sibuk mengelap bibirnya kemudian pergi lagi ke dalam gedung. “kyaa….!” Teriak hwa young yang tidak terima di perlakukan seenaknya oleh yeon jun. yeon jun tidak perduli dan tetap berjalan ke dalam gedung. “orang ini benar-benar gila” oceh hwa young. Yeon jun kembali ke tempatnya di meja bar tempat minuman “kakak ipar..” panggil jin young dengan senang “sepertinya noona sudah tidak marah padamu, kakak ipar memang hebat menaklukannya.” Sembari menyodrkan jempolnya pada yeon jun. Yeon jun kemudian tersenyum tipis, baek min seok berdiri tak jauh dari keduanya dengan mendengarkannya. Baek min seok nampak memikirkan sesuatu sembari memainkan alcohol di dalam gelas. Ia terdiam untuk beberapa saat sebelum pergi dari tempat itu. Di rumah besar dan mewah hwa young sedang menonton drama di tv sambil melamun, jin young baru pulang. “aku pulaang..” ucapnya tapi tidak ada yang menyaut ucapannya. Begitu pula dengan hwa young yang diam tak menjawab. Jin young langsung duduk di sebelahnya. “noona..” panggilnya manja “hemm.. ada apa ?” “noona harus berhati-hati” “kenapa ?” “noona lihatlah ini” sambil menyodorkan artikel lewat ponsel beserta sebuah foto. Hwa young masih serius menonton drama “lihatlah dulu..” “nanti dulu, sebentar lagi puncaknya” dengan adegan romantic drama yang masih di tontonnya. “kya.. noona.. lihat.. ini penting” “ini juga penting..” sembari terus menonton drama, di layar tv terlihat seorang pria dan seorang wanita yang berdiri saling berhadapan di antara gugurnya bunga sakura yang cantik. Keduanya saling bertatapan dengan wajah sang actor pria yang mebelai pipi pemeran wanita. Pemeran wanita memejamkan matanya, pemeran pria itu tersenyum simpul. Ia mendekatkan wajahnya pada pemeran wanita itu untuk menciumnya. Wajah keduanya sudah sangat dekat dengan di iringi backsound lagu romantic yang menambah emosi suasana. Hwa young terbawa perasaan ketika menontonnya, ia senyum – senyum sendiri dan menutupi mulutnya. Berbeda dengan jin young yang terus menatapnya cemberut di sebelahnya. Hwa young melihat adegan ciuman itu di TV, hwa young berteriak dan senyum – senyum seperti orang gila. “kya.. apa nona gila ?” hwa young tidak peduli dan terus menonton. Ia menutupi mulutnya yang ikut merona melihat drama itu. “ya sudahlah aku ke kamar dulu” ucap jin young karena di abaikan kakaknya. Hwa young masih senyum-senyum tiba - tiba ia teringat adegan saat ia berciuman dengan yeon jun . hwa young langsung berhenti tertawa, dan wajahnya langsung cemberut. Ia langsung mematikan TV dan memukul kepalanya keras. “ada apa dengan pikiran dan otakku ?” batinnya. Ia menggeleng gelengkan kepalanya. Ia kemudian melirik jin young yang baru beranjak “jin young-ah..” “ada apa ?” jawab jin young dengan ketus “katanya ada yang ingin kau tunjukan padaku” jin young sudah tidak semangat. Tetapi ia tetap menunjukannya pada hwa young. hwa yeong yang melihatnya langsung mengambil ponsel itu dengan memperhatikan foto yang tertera dalam artikel itu. “dia..?” hwa yeong mengingat, malam ini ketika hwa yeong keluar dari bar dengan jantungnya yang berdebar-debar karena di cium yeon jun di belakang gedung. “kya.. hwa yeong-ah ada apa dengan dirimu..”gumamnya sambil terus memegangi dadanya, dan mengingat dimana biibirnya di cium yeon jun. ia hendak melangkah pergi “strawberry…” panggil seseorang, hwa young menoleh. “oppa..? apa yang oppa lakukan di sini ?” “aku hanya mengunjungi teman lama” “kapan oppa kembali ?” “beberapa hari yang lalu, hwa young-ah apa kabar ? apa kau merindukanku ?” hwa yeong tersenyum. “apa oppa ingin minum kola..?” “baiklah..” keduanya duduk berhadapan di depan minimarket di pinggir jalan raya. “kenapa oppa tak mengabariku setelah kembali” baek min seok tersenyum “maafkan aku hwa young-ah, setelah kembali aku sibuk dengan beberapa urusan, oh ya apa kau yang lakukan di bar tadi ? ” “aku hanya menemui seseorang, oppa bar itu bukan bar yang bisa di datangi orang dengan mudah” baek min seok tersenyum “aku anggota lama di bar itu” “apa ?!!” ucapnya dengan sangat terkejut. Flash back end, “apa noona mengenalnya ?” “dia cinta pertamaku..” ucapnya dengan lesu “apa..? cinta pertama ? jadi dia adalah orang itu ?” ucap jin young tidak percaya. “waahh.. daebak.. noona apa noona tahu ? dia ini mantan pacar yeon jun hyung” “apa ?” giliran hwa young yang terkejut “noona liihat artikel ini ternyata dia adalah putra ketua yayasan grup di perusahaan noona” “apa ?” hwa young lebih terbelalak lagi saat mendengarnya.