My Husband Have A Boyfriend

My Husband Have A Boyfriend
makan malam keluarga



Besoknya ayah hwa young telah pulang, beliau makan bersama kedua anaknya di rumah untuk sarapan “sudah lama kita tidak sarapan bersama bertiga seperti ini, apa kau sudah beradaptasi lagi di tanah airmu ini ?” ucap ayah dengan lembut “tentu saja ayah, bagaimana dengan perjalanan bisnis ayah ?” “membosankan tapi semuanya lancar” sambil tersenyum simpul “hwa young-ah siapa laki-laki yang ingin kau kenalkan itu dan apa pekerjaannya ?” “hemm laki-laki ?”ceplos jin young “noona.. apa noona berkencan ?” hwa young menopang dagunya di meja sambil tersenyum menatap adiknya “tentu saja..” ia menoleh pada ayahnya “kenapa pertanyaan ayah seperti itu” “itu sangat penting dari pekerjaannya kita bisa menilai sosialnya” “dia seorang arsitek tapi saat ini sedang menggeluti bidang lain. Besok ayah jangan tanyakan hal seperti ini di depan keluarganya” “baiklah ayah mengerti” “ noona siapa laki-laki ini ?” “kau mengenalnya dengan baik” “benarkah ? siapa ?” tiba - tiba terngiang seseorang dalam pikiran jin young “tidak mungkin..” batinnya. “lihat saja besok” “ahhh.. noona ini bikin penasaran aja”. Hwa young keluar dari mobil mewah bersama ayah dan adiknya di depan hotel megah milik mereka. Ketiganya menemui seseorang di restoran hotel yang sudah di booking hanya untuk makan malam mereka. empat bersaudara sudah di meja yang telah di siapkan dengan mengenakan pakaian rapi. Hyun jun terlihat tegang di antara semua saudaranya. “ pengacara ahn ..” panggil seseorang sambil menghampiri “selamat malam pengacara ahn..” sapa ayah hwa young dengan ramah seraya menjabat tangan hyun jun. hyun jun langsung berdiri “selamat malam komisaris lee” ucapnya penuh hormat. Jin young terkejut karena yang mereka temui adalah keluarga yeon jun. “yeon jun hyung..” ucap jin young ketika melihat orang yang di kenalnya. “ah itu tidak mungkin bisa jadi pacar noona adala pria itu” batinnya sambil menatap hyun jun. “tapi bukankah noona bilang aku mengenalnya dengan baik ? itu artinya…” seraya menatap yeon jun yang diam berdiri .”bagaimana mungkin..?” gumamnya. Hwa young menghampiri yeon jun dan meraih lengannya. “ayah.. perkenalkan ini yeon jun oppa kekasihku” jin young membuka mulutnya lebar. Yeon jun dengan percaya diri mengulurkan tangan pada ketua lee “selamat malam, tuan. Saya ahn yeon jun, senang bertemu dengan anda” ketua lee tersenyum sambil menjabat tangan. “baik tuan ahn, silahkan duduk semua..” “terimakasih tuan” jawab hyun jun “tuan perkenalkan ini adikku yang kedua park choon hee dan ini adik bungsu saya ahn seo jun” “lama tidak bertemu komisaris lee, saya park choon hee” “choon hee sahabat dekatku ketika SMP” “oh anda.. saya mengingatnya.. dulu anda sering bermain di rumah utama” “benar komisaris lee, dulu saya sering berkunjung” “panggil aku paman” ucapan itu mengejutkan empat saudara itu “baik paman” jawab choon hee dengan senyuman lebar yang canggung “iya bagus.. lama sekali tidak bertemu denganmu nona park kau sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik” puji komisaris lee “terimakasih atas pujiannya ketua lee” Semua duduk menikmati makanan, Ketua lee tertawa “siapa sangka pengacara ahn saya akan bertemu anda malam ini” “begitu pula dengan saya komisaris lee, dunia memang sempit.” “pengacara ahn ini adalah salah satu pengacara ayah, dia adalah pengacara terbaik oleh karena itu ayah mempercayainya sebagai salah satu pengacara di perusahaan dan hotel ayah” ucapnya pada dua anaknya “anda terlalu memuji komisaris lee” “tuan ahn yeon jun..” “iya pak..” “sudah sejauh mana hubungan kalian ?” kami sudah merencanakan pernikahan kami dan menentukan tanggalnya” semua terkejut “benar ayah, kami sudah merancangnya. Kami ingin melangsungkan dalam waktu dekat” “kalau begitu tidak ada alasan untuk menolak atau menunda haha.. kapan waktunya ?” “tanggal 27 bulan depan” “itu artinya 1 bulan lagi ?” “betul tuan” “aku sudah mempersiapkan semuanya dengan oppa termasuk upacara, kami berniat menggelarnya secara sederhana” “tidak, biarkan ayah turun tangan juga. Ini adalah pernikahan putri ayah. Itu hari yang baik dan harus menjadi hari yang terbaik, bukan begitu pengacara ahn ?” “itu benar tuan, itu pernikan pertama di keluarga kami jadi itu sangat berarti bagi kami” ketua lee tertawa yang di ikuti oleh hyun jun. empat bersaudara mengantar di depan hotel. “kami pergi dulu besan..” ucap ketua lee sambil menjabat tangan. Hyun jun begitu senang di panggil besan oleh orang yang di hormatinya. “selamat tinggal..” semua menunduk hormat. “perutku kenyang sekali” ucap seo jun yang mencoba rileks dengan duduk di kursi belakang mobil yang dalam perjalanan pulang. “hyung.. sepertinya mereka memang dari dunia yang berbeda” ucap seo jun tiba-tiba pada hyun jun. “tentu saja.. mereka dari kalangan yang terhormat” jawabnya “hyung..” panggil seo jun pada yeon jun di sebelahnya. Dengan polos ia mengacungkan dua jempol pada kakaknya itu. “hyung memang hebat, bisa menarik seorang dewi” yeon jun diam tak merespon.