My Husband Have A Boyfriend

My Husband Have A Boyfriend
Kakak Sulung Ahn Hyun Jun



tiga pria duduk bersebelahan di sofa dengan rambut masih acak-acakan dan menguap. “siapa yang melakukannya kali ini ?” Tanya choon hee dengan marah sambil berdiri bersiku tangan “aahhh.. noonaa aku masih mengantuk bukan aku yang melakukannya” ucap si bungsu seo jun. yeon jun dengan wajah mengantuk menggelengkan kepalanya. Choon hee melirik tajam si sulung hyun jun “baiklah.. aku mengakuinya ini karena aku, mereka terus saja mengejarku aku sudah bosan dengan mereka” “apa oppa bilang ?” “aku muak dengan wanita-wanita itu” “kyaaa…!” teriakan choon hee seakan meemcah gendang telinga mereka. Tapi mereka hanya diam menanggapinya dan mengorek kuping karena teriakan choon hee yang sangat keras “Lihat yang di lakukan wanita-wanita itu padaku dan belanjaanku” ucap choon hee dengan kesal sambil menunjuk semua belanjaannya. Tiga saudara laki –lakinya tampak acuh tak acuh seakan hal seperti itu sering terjadi. choon hee merogoh ponsel dari sakunya. Ia langsung memotret ketiga saudaranya dengan ponsel.”aku akan memotret kalian dan mengunggahnya di sosal media. Biar Semua wanita yang mengejar kalian melihat wajah kalian seperti ini” Ketiga bersaudara itu merasa terganggu terutama dengan tampilan acak-acakan dan wajah bangun tidur mereka. Setelah puas memotret choon hee melihat hasil foto-foto. Ia menghela napas karena meski mereka baru bangun tidur wajahnya tetap terlihat bersinar menawan. Choon hee kembali berusaha memotret ketiganya “choon hee hentikan..” teriak hyun jun dengan frustasi “baik aku berhenti, kakak ingat jangan sampai ini terjadi lagi. Aku lelah menghadapi mereka karena kalian” “bukan salah kami kalau mereka begitu. Sudah jadi takdir kami jadi pria rupawan” gumam si bungsu seo jun. choon hee melotot dan memukulinya dengan sayuran. Kakak pertama hyeon jun memilih kabur diam-diam “kyaaaa..! hyun jun oppa jangan kabur !” teriak choon hee yang sedang begulat di lantai dengan seo jun. yeon jun masih duduk diam di sofa dengan wajah datar dan lesu karena masih mengantuk dengan tenang ia beranjak kembali ke kamarnya seolah tidak ada hal yang terjadi karena hal ini sering terjadi. Ia dengan santai melanjutkan tidurnya di pagi itu meski dengan semua keributan yang terjadi. Flash back end. “wanita-wanita itu menakutkan pasti itu meninggalkan trauma pada choon hee” “kejadian seperti itu bukan sekali dua kali, tapi sering. Ngomong-ngomong aku jadi ingat choon hee pernah menyukai seorang laki-laki tampan ketika SMA. Laki-laki itu adalah cinta pertamanya. Saat itu aku sangat terkejut mengetahui ia menyukai laki – laki itu. Laki – laki itu sangat baik dan perhatian padanya. memperlakukannya dengan manis serta sering memberinya hadiah. Perempuan mana yang tidak akan jatuh hati jika di perlakukan seperti itu, apalagi laki – laki itu tampan dan sangat popular di sekolah. Choon hee membuat semua siswi di sekolah cemburu karena sikap laki – laki itu. Tapi sayang laki-laki yang di sukainya itu ternyata laki – laki yang brengsek. Aku sangat kesal jika mengingat orang itu” “kenapa ? apa yang terjadi ? apa yang orang itu lakukan ? apa dia menyakiti choon hee ?” “benar.. kau tahu bagaiamana laki – laki itu menyakiti choon hee ?” “orang itu menyelingkuhinya ?” “teeengg.. salah” hwa young menutup mulutnya dengan apa yang di pikirkannya “apa orang itu memukulinya ?” “teeeeeng… salah.. jika hal itu terjadi maka orang itu yang akan berakhir menemui Tuhan karena di hajar oleh choon hee” “lalu apa alasannya ?” hwa young sudah sangat penasaran. “kemarilah mendekat..” hwa young mendekatkan wajahnya, hei ran berbisik “laki – laki itu malah menyukai kakak kedua choon hee ahn yeon jun”. hwa young membatu sesaat setelah di bisikan oleh hei ran "apa ?" reaponnya dengan kesal.