I'M In Love With My Brother

I'M In Love With My Brother
Apa ini Cinta ?



Naya hanya melamun di dalam taksi entah apa yang ada dalam lamunannya yang ada dalam kepalanya tercampur aduk, dia merasa bingung dengan perasaanya sendiri kenapa jantungnya tak berdetak kencang setelah bertemu dengan Wawan sedangan saat dia bersama Lion kakanya jantungnya malah berdetak tak karuan, dan dia sangat jengkel melihat Lion dengan wanita lain,


apa yang sebenarnya terjadi kenapa jantung Naya malah tak karuan saat bersama dengan kakaknya dan kenapa dia merasa sangat jengkel melihat kakaknya bersama dengan wanita lain padahal dulu dia tak perna merasakan seperti itu, tapi beberapa hari yang lalu saat kakaknya pulang dari Bandung entah kenapa saat dia bersama kakaknya detak jantungnya tidak karuan.


“apa aku jatuh cinta sama kakak???””,,,,tidak mungkin,,,, tidak mungkin,,, mana mungkin aku jatuh cinta kepada kakak kandungku sendiri…!!!! guman Naya sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.


Naya berusaha menyangkal perasaanya tapi yang ada dalam kepalanya hanya Lion, hanya membayangkan Lion membuatnya hatinya berdetak dan senyum-senyum sendiri…. Tidak,,,,tidak,,,,tidak…. Naya berusaha menghilangkan Lion di dalam kepalanya.


“Neng mau turun di mana,, kita sudah berkeliling dari tadi dan sekarang sudah malam?”


Seketika Naya tersadar dari lamunanya dia melihat keluar ternyata sudah malam, tapi dia masi igin jalan-jalan. “ pak turunkan aku di taman ”. “baik Neng”


Setelah sampai di taman Naya berjalan sendiri, begitu banyak muda mudi yang sedang bermesraan, seketika dia mengigat Lili yang dia tingalkan beitu saja di Café dia ingin menghubunginya karna dia tak igin membuat sahabatnya kawatir kepadanya ,


saat melihat Hp nya begitu banyak pagilan dari Lion dia tak mendengarkanya karna dia tak mengaktifkan nada dering Hpnya.


“ada apa kak Lion meghubungiku sering sekali,, apa dia mencariku karna aku belum pulang,, sebainya aku memberi tau dia kalau aku akan segera pulang” saat dia igin menghubungi Lion,


Paggilan Lion terlebih dahulu masuk,


“ Hallo ka”


“ kamu di mana ??”” dengan nada keras tapi suaranya begitu cemas


“aku di taman “


“tunggu aku di sana,,, kamu jangan kemana-mana” Lion memutar mobilnya dengan cepat, dan menginjak gas nya agar mobilnya melaju dengan cepat,


Naya sengaja berdiri di pinggir jalan agar Lion bisa langsung melihatnya, dan saat Lion melihat Naya dia langsung turun dari mobil dan memeluk Naya, seketika Naya mematung, dia meraskan begitu hangat saat dirinya di peluk oleh Lion


“kamu tidak kenapa-kenapa kan”


Naya yang herang kenapa kakaknya begitu kawatir kepadannya dan langsung tiba tiba memeluknya.


“ lain kali kalau ada masalah kamu harus cerita sama kakak,,, jagan seperti ini lagi?”


“aku hanya igin jalan-jalan ka”


“ kamu tidak usah sembunyikan dari kakak , kakak sudah tau semuanya?”


Naya merasa cemas dan heran karna kakaknya tau kalau dia mencintainya “ jadi kakak sudah tau”


“iya kakak sudah tau Lili sudah memberi tahu kakak”


“Lili” Naya merasa heran “kenapa bisa Lili tahu padahal dia tak pernah menceritakan pada sahabatnya” guman Naya


“iya dia yang menelpon kakak tadi,,, untuk mencarimu karna tadi kamu ketemu dengan Wawan dan langsung pergi ?”


“ahhhhh Wawan” Naya merasa sedikit kecewa


“iya kamu seperti ini karna Wawan kan”


Dengan wajah lesuh Naya tak merespo kakanya, “ ternyata kakak salah paham dia mengira aku masi mencintai Wawan dia tidak mengetahui bahwa seharian ini aku selalu memikirkannya” guman Naya


“ada apa Nay”


“tidak kak Naya hanya igin pulang”


“oky kita pulang”


*****