
“ka kenapa taman bermain ini sangat sepih dari tadi kita keliling tapi tak ada satu orang pun yang Naya lihat”
“mungin pegawainya pada Libur sayang”
“kalau begitu kita pulang aja ka”
“apa kamu tidak ingin bermain”
“aku ingin tapi jika tidak ada orang mana bisa kita bermain”
“mumpung orangnya tidak ada lebih baik kita main sampai puas”
“yeeeee” Naya sangat senag dia lompat lompat sambil memeluk Lion.
“Naya mau naik apa?”
“Naya mau menaiki semuanya ka”
“kalau begitu ayo kita pergi”
Naya langsung menarik Lion untuk menaiki salah satu Wahana dalam taman bermain itu yaitu komudi putar, mereka duduk di atas kuda yang berada di bawah terpaan sinar lampu yang berwarna warni. Setelah Naya puas menaiki komudi putar mereka kemudian lanjut ke perahu ayung, yang berupa perahu yang cukup besar yang berayung ke arah depan dan belakan cukup kencang, sehingga orang yang menaikinya akan berteriak. Saat berhenti Lion langsung berlari dan langsung munta
“kak kenapa??” tanya Naya saat melihat kakaknya munta
“kakak tidak apa-apa ko” mencoba berdiri tegak tapi Lion hampir terjatu karna pengaruh menaiki perahu ayung
“bener kakak tidak apa-apa?” sambil membantu Lion berdiri tegap
“iya kakak tidak apa apa,,, sekarang Naya mau naik apa?” tersenyum agar Naya tidak merasa kawatir . walaupun Lion merasa tidak sanggup lagi tapi demi menyenagkan hati Naya Lion berusaha baik baik saja. Karna sebenarnya Lion tak suka wahana yang menguji adrenalin.
Naya kemudian menarik Lion ke salah satu wahana yang paling ekstrim yaitu halilintar, saat sampai di depan wahana halilintar, Lion langsung menarik Naya dan berbalik. Dia betul betul tak sanggup lagi,
“Nay kakak tidak bisa menaiki itu”
“ayo lahc ka temai Naya” sambil menari nari Lion
“Nay kita menaiki yang lain aja yahc?”
“tapi Naya ingin menaiki itu”
Lion langsung menarik Naya menjauhi wahana halilintar itu karna hanya dengan melihatnya perut Lion terasa mules dan gemetar.
Lion berhenti di salah satu wahana kincir agin yang cukup besar, Lion langsung menarik Naya masuk ke dalam kincir agin tersebut,
Kini mereka di bawa ke ketinggian puluhan kaki dari atas permukaan tanah. Naya melihat sekeliling, dia sunggu tabjuk karna di tempat itu Naya bisa melihat keindahan kota bandung saat malam hari yang begitu indah yang di penuhi dengan gemerlap lampu lampu.
Lion sengaja menyuruh orang untuk memberhentikan putarannya saat mereka berada paling atas agar Naya bisa leluasa menikmati pemandangan.
“waaah ini sunggu indah”
Lion hanya memandagi Naya dengan penuh cinta dia sangat bahagia melihat senyum yang terukir di bibir Naya.
“ka pemandangan ini sung” Naya berbalik sehingga wajah mereka hampir bertabrakan, kini mata mereka bertemu, dan mereka bertatapan cukup lama, membuat pipi Naya meronah dan salah tingka. Saat Naya ingin berbalik Lion langsung merahi kepala Naya dan menciumnya, Bibir mereka kini menyatu, Dan saling merasakan kenikmatan cinta mereka, dengan petasan petasan di lagit membuat suawasana semakin romantis.
******
Jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE dan comment saran , pendapat maupun kritikan kalian, saya akan menerima semua saran, pendapat dan kritik dari kalian jika comment kalian sopan dan masi dalam batas wajar, itu akan saya jadikan sebagai nilai tambah untuk memperbaiki novel saya kedepannya.
klik dan follow profil manggatoon saya untuk melihat karya novel saya yang lainnya.
"Thanks" 😁😘