
karyawan yang melihat pemandangan di depanya, terheran dan bertanya-tanya sebenarya apa yang terjadi kenapa Naya bisa menagis dan pak Lion meningalkan tunagannya begitu saja tampa mempedulikanya, Lion yang sadar telah di perhatikan oleh karyawannya menari Naya naik ke Lif menuju atap.
Saat samapai ke atap barulah Lion melepaskan gengamannya karna melihat Naya kesakitan, Lion melihat pergelangan tangan Naya, dia meninggalkan bekas di pergelangan tangan Naya karna gengamanya terlalu erat.
“maaf aku tak sengaja” Lion berusaha mengelus-elus pergelagan Naya yang berbekas, Naya langsung menari tanganya, dan pergi. Lion langsung mencegah Naya dengan cara memeluknya dari belakang.
“maaf kakak salah Naya jangan marah sama kakak”
Air mata Naya semakin mengalir dia tau bahwa wanita itu yang sengaja memeluk Lion saat Lion duduk di kursinya, dan walaupun Lion tak merespon wanita itu tapi tetep Naya merasakan sakit di hatinya. Lion membalikan badan Naya dan menatapnya, Naya selalu menundukkan pandanganya dia tak ingin di lihat oleh kakaknya dengan keadaanya yang sekarang.
“ dengarkan kakak” Lion berusaha untuk membuat Naya menatapnya tapi Naya hanya diam dan menundukkan kepala. “ kakak itu sangat mencintai Naya, tidak ada wanita yang lain di hati kakak”. Kini Naya mengangkat kepalanya dan menatap kakaknya,“ tapi kakak sudah tunagan dengan Rina jadi”. Tiba-tiba Lion mencium Naya membuatnya kaget dan menghentikan kata-katanya. Kini bibir mereka bersentuhan, Naya memejamkan matanya dan merasakan kehagatan bibir dari orang yang sangat dia cintai.
Lion kembali memeluk Naya “ kakak sangat mencintai kamu dan tak ada wanita yang lain yang bisa mengantikan kamu di hati kakak, kakak akan berbicara sama ayah soal pembatalan pertunangan ini,,, hanya kamu yang kakak inginkan bersama seumur hidup”
mendengar ucapan Lion, Naya merasa sangat legah dan dia memeluk Lion dengan erat, seakan tak ingin melepaskan orang yang sangat dia cintai.
****
Saat makan pagi di meja makan
“Lion”
“iya yah”
“ayah dengar di perusahaan cabang ada masalah”
“iya yah,,, makannya besok aku akan pergi kesana,,, untuk mengecek”
“palingan satu bulan saja mam”
Mendengar bahwa Lion akan pergi ke bandung dalam satu bulan Naya langsung ingin pergi juga.
“yah aku juga boleh ikut yahc”
“tidak usah nanti kamu mengaggu pekerjaan kakak kamu”
“ Naya janji mam Naya tidak akan merepotkan kakak”
“ aku akan jaga Naya ko mam”
“ya udah besok kamu pergi sama kaka’mu”
“yeeeeeeee”
Naya merasa bahagia karna dia di izinkan pergi oleh orang tunya dan dia juga bisa selalu bersama dengan Lion, melihat tingkah Naya Lion hanya tersenyum, orang tuan Naya tidak bisa menghentikanya karna jika Naya ingin sesuatu akan sulit bagi mereka untuk menghentikanya. Lagi pula sudah 10 tahun Naya tidak pernah kesana.
Setelah makan Lion masuk ke dalam kamar untuk merapikan pakaiannya untuk di bawa besok pagi. Saat Lion berkemas-kemas Naya langsung masuk ke dalam kamar Lion.
Jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE dan comment saran , pendapat maupun kritikan kalian, saya akan menerima semua saran, pendapat dan kritik dari kalian jika comment kalian sopan dan masi dalam batas wajar, itu akan saya jadikan sebagai nilai tambah untuk memperbaiki novel saya kedepannya.
klik dan follow profil manggatoon saya untuk melihat karya novel saya yang lainnya.
"Thanks" 😁😘