I'M In Love With My Brother

I'M In Love With My Brother
Ancaman



Pak Zam masi duduk di ruang kerjanya walau lampu sudah mati dia sangat menyesal telah menampar Lion dan saat mendegar suara pintu terbuka pak Zam keluar dan melihat Lion membawa koper meningalkan rumah, ingin rasanya dia menghentikan Lion tapi dia mengurung niatnya karna mengigat ancaman Rina “maafkan Ayah mungkin ini yang terbaik buat kalian” guman pak Zam


Flashback on


Pak Zam dan ibu Maryam tengah asik duduk di taman, kemudian Rina datang


“he nak Rina silahkan duduk nak,,,, Lion belum sampai nak mungkin sebentar lagi baru dia datang ” ucap ibu Maryam


“saya bukan kesini untuk bertemu dengan Lion tapi saya ingin bertemu dengan kalian” Rina langsung memberikan amplop coklat dan ibu Maryam langsung membukanya dan melihatnya “Ayah liat ini” pak Zam langsung mengambil amplop yang di pegag oleh istrinya.


“apa ini nak”


“ibu liat sendiri apa pantas seorang saudara melakukan itu”


“sebenarnya Lion bukan anak kandung kami dan jika mereka saling menyukai kami hanya bisa merestui mereka”


“maaf,,,kami minta maaf jika Lion sudah memili Naya kami tidak bisa berbuat apa apa”


“hahahha apa menurut kalian Lion akan mencintai anak dari orang yang telah membunuh ibunya”


“maksud kamu apa” tegas pak Zam , Rina memberikan satu amplop lagi kepada pak Zam saat dia membukanya dia seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Foto wanita yang telah dia tabrak beberapa tahun yang lalu sampai wanita itu meninggal. Ibu Maryam juga ikut kaget mengetahui kebenaran bahwa Lion adalah ibu wanita yang diceritakan suaminya wanita yang suaminya tabrak saat dia melahirkan Naya.


“kalau bapak tidak ingin Lion mengetahui kebenaran itu bapak harus menyuruh Lion untuk segera menikahi saya”


Rina meningalkan kedua orang itu yang masi syok pak Zam tidak tau harus bahagia atau bersedih karna dari dulu pak Zam mencari anak wanita yang telah dia tabrak siapa sangka anak itu adalah Lion anak yang diangkat beberapa tahun yang lalu, tapi jika Lion mengetahui kebenarannya Lion pasti akan membencinya dan meningalkan Naya dan Naya juga akan membencinya karna kesalahan dia membuat anaknya yang saling mencintai berpisah. Pak Zam merasa tidak sanggup jika putrinya akan membencinya.


Flashback off


*****