I'M In Love With My Brother

I'M In Love With My Brother
Kebenaran



mata William langsung melotot tidak percaya dengan apa yang dia liat


Dan kini dia kalah taruhan sehingga semua miliknya habis membuatnya mengamuk.


“kembalikan uangku” teriak William kini dia tidak punya apa apa lagi rumah pun tidak ada,


William pulang kerumahnya dan mengambil semua barangnya


"tuan mau kemana" Tanya istri William


"aku kalah Judi "


"rumah ini juga tuan pertaruhkan"


"iya"


"bukanya aku sudah mengatkan agar tuan berhenti main Judi,,,, liatlah hasilnya kita sekarang tidak punya apa apa lagi"


"jadi kamu salahkan aku haaa " geram William


"kalau tuan berhenti dari dulu main Judi semua milik kita tidak akan habis seperti ini,,, tuan hanya tau bersenag senag dan bermain judi"


mendengar ucapan istrinya membuat William langsung marah dan menyiksa istrinya, Dia mencekik istrinya, membuat istrinya sesak nafas, dia kemudian membenturkan kepala istrinya di tembok beberapa kali, membuat darah bercucuran di kepalanya memenuhi mukanya.


"maafkan saya tuan" istrinya memohon agar di lepaskan, tapi William sudah sangat marah sehingga dia menyeret istrinya ke kamar mandi dan menegelamkannya membuat istrinya memberontak karna tidak bisa bernafas dan kemudian istrinya tidak bergerak sama sekali,


William mengagkat istrinya yang tidak bernyawa lagi ke dalam mobil dan membersihkan semua darah yang berceceran di lantai, dia juga membersihkan dirinya.


William membawa istrinya ke jurang dan membuangnya.William pergi ke apartment Lion untuk meminta uang agar dia bisa melarikan diri karna hanya itulah satu satunya harapanya dia ingin mengunakan jasanya yang lalu lalu untuk meminta uang kepada Lion, pikirnya tidak mungkin Lion tidak memberinya uang.


Sesampai di apartment Lion William tidak menemukan Lion, sehingga dia menunggu dan tertidur di dalam mobilnya.


Pagi harinya Lion datang bersama Baban dan beberapa orang, William yang melihat Lion turun dari Mobil dia langsung menghampirinya “Mr Lion”paggil William membuat semuanya berbalik dan dia terkejut melihat siapa yang Lion temani mereka adalah orang orang dari tempat penjudian, dan salah satunya adalah orang yang telah mengalahkanya semalam.


“kenapa mereka semua ada di sini bersama Mr Lion” tanya William,


“kenapa Mr William ada di sini ,,,, oww saya tau Mr William sekarang sudah tidak memiliki apa apa” bukanya malah menjawab pertanyaan William Lion malah mentertawakanya dan mengejeknya.


“jadi ini rencana Mr Lion”


“hahahha kamu baru sadar sekarang” mendegar ucapan Lion membuat William sangat marah. Ternyata Lion sudah menyusun semua rencananya dengan baik sehingga William terjatuh di dalam perangkapnya.


Paaak


Satu pukulan mendarat di pipi Lion sehingga membuat sedikit berdarah, “cuuu “Lion meludah membuag dara yang ada di mulutnya


“kenapa Mr Lion melakukan ini kepada saya apa salah saya” Lion langsung menatap tajam William dan memegang kerah bajunya “salah Mr William karna membiarkan saya hidup”


“maksud kamu apa”


“Mr William masi ingat dengan anak berusia 7 tahun yang menagis di depan jasat ibunya 23 tahun yang lalu “


Flashback on


Lion bersembunyi di kamarnya saat ayahnya datang dengan marah marah, karna setiap William kalah main Judi dia akan pulang dan melampiaskan kekesalan pada Lani istrinya,


dan Lani selalu menyuruh anaknya bersembunyi di kamarnya dan melarangnya keluar agar Lion tidak ikut dipukul suaminya.


Mendegar jeritan ibunya Lion mengintip dan melihat ibunya di pukul habis habisan oleh ayahnya, karna tidak tahan melihat ibunya di pukul terus Lion keluar dari kamarnya.


“jagan pukul ibu” teriak Lion sambil berlari melindungi ibunya yang sedang di pukul kayu oleh ayahnya,,, William marah melihat Lion melindungi ibunya “minggir” William menyeret Lion agar menjauh dari ibunya, dan berbalik lagi untuk menghajar istrinya, saat mengayungkan kayunya Lion langsung merangkul kaki William “ayah jagan sakitin ibu “


“rasakan ini,,, “Lion menjerit jerit kesakitan.


“kumohon hentikan,,, Maafkan saya maafkan saya jagan sakitin anak ku” Lani menagis melihat anaknya di pukul tapi William tidak menghiraukanya dia semakin brutal memukul anaknya.


Lani melihat pisau dia langsung mengambilnya dan menusuk legan William, membuat dia menjerit kesakitan.


Lani bergemetar dan menjatuhkan pisaunya dia melihat Lion dan langsung memeluk anaknya kemudian dia berlari keluar bersama Lion, William yang melihatnya langsung berteriak dan mengejar mereka,


Beberapa kali Lion terjatuh “sayang ayo sayang kita lari” mereka berlari lagi melihat anaknya kelelahan dan dia juga sudah lelah, dia menyuruh anaknya bersembunyi di balik tempat sampah “tunggu wanita murahan” teriak William membuat Lina kalang kabut dia berlari menyebrangi jalan tampa melihat ada mobil sehingga dia tertabrak, William yang melihatnya langsung kabur.


“ibuuuu” teriak Lion di balik tempat sampah saat melihat ibunya tertabrak, dia berlari tapi ibunya sudah di bawa pergi oleh mobil itu.


Lion terus berlari mengejar mobil itu dengan derai airmata, tapi mobil itu melaju dengan kencang membuat Lion tidak bisa mencapainya, Lion yakin ibunya pasti di bawa kerumah sakit, sehingga dia berlari menuju rumah sakit dan butuh cukup lama agar sampai karna rumah sakitnya cukup jauh.


Lion sampai dirumah sakit degan gos gosan karna dari tadi dia berlari terus, Lion menagis mencari ibunya, seseorang melihat anak kecil menagis dengan wajah yang babak belur langsung mendekat.


“nak kamu kenapa”


“hiz hiz Ibu ,,ibu,,, ” Lion hanya menagis


“ibu kamu kerja di sini” tanya laki laki itu Lion hanya mengeleng


“ibu kamu di rawat di sini” Lion langsung megagguk


“kamu tau ibu kamu di ruang mana” Lion kembali mengeleng


“kapan ibu kamu masuk rumah sakit”


“ibu,,, ibu tadi di tabrak mobil”


“jagan menagis lagi nak,, paman akan antar kamu ke ibu kamu”


Orang itu meggandeng tagan Lion dan bertanya kepada perawat , dan dia di beritahu ruangan wanita yang tadi mengalami kecelakan mobil. Mereka kemudia pergi keruang perawatan yang di sebutkan tadi oleh perawat itu. “apa itu ibu kamu”kata laki laki itu.


“ibuuuuu” Lion langsung memeluk ibunya.


“paman kenapa ibu tidak bagun” tanya Lion saat melihat ibunya tidak bergerak


“ibu kamu lagi tidur nak”


Lion megagguk dan duduk di samping ibunya, menunggu ibunya sampai bagun. Dan laki laki itu juga duduk karna tidak tega melihat anak kecil itu sendiri sedangkan ibunya masi belum bagun.


Lina membuka matanya sengan perlahan sambil menyesuakin peglihatannya dia melihat anaknya tidur di sampingnya dia mengelus elus kepala anaknya membuat Lion kecil terbagun.


“ibuuu sudah bagun “ Lina hanya tersenyum melihat anaknya,


Orang itu langsung mendekat karna mendegar wanita itu sudah siuman,


“permisi bu” Lina langsung melihat laki laki berdiri di samping anaknya


“bu paman ini yang menemani Lion mencari ibu”


“terimakasi pak”


“iya bu sama sama,,, kalau begitu saya permisi dulu”


“iya pak terima kasi sekali lagi”