I'M In Love With My Brother

I'M In Love With My Brother
Apa ini Nyata



Mendegar perkataan adiknya Lion seakan tak percaya dengan apa yang barusan dia dengar, dia sangat bahagia ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Dia langsung memeluk Naya dengan erat. Naya yang herang dengan sikap kakaknya yang langsung memeluknya, seharusnya bukan ini respon yang harus di berikan kakaknya terhadapnya karna dia menyatakan cintanya,


“kak tidak jijik terhadapku”


“kenapa aku harus jijik”


“karna aku mengatakan kalau aku cinta sama kakak padahal kakak adalah kakak kandung aku”


“gadis bodoh,,,,,, kakak yang lebih dulu jatuh cinta sama kamu”


“mana mungki” Seketika Naya melepas pelukannya, seakan tak bisa mencerna perkataan kakaknya


“iya kakak sudah mencintai kamu sejak dulu”


“tapi kan aku adik kandung kakak”


“iya kamu adik kakak tapi bukan adik kandung kakak”


Seakan tak percaya dengan apa yang barusan dia dengar


“kita bukan saudara kandung”


“iya aku bukan kakak kandung kamu”


“kenapa bisa ??”


“aku di angkat menjadi anak angakat ayah saat aku berusia 10 tahun dan saat itu umur kamu baru 3 tahun dan ayah memperlakukan ku sebagai anak kandunnya, dan memperkenalkan ku ke semua orang sebagai putrannya sehinga semuanya megira bahwa aku anak pertama ayah”


“iya karna saat itu kamu masi kecil dan saat ayah dan ibu membawaku ke rumah , dia mengatakan kalau aku adalah kakak kamu dan saat itu kamu sangat senag karna ada yang menemanimu bermain”


“kenapa kakak tidak pernah memberitahukan ku”


“aku takut jika kakak memberitahu mu kamu akan jaga jarak sama kakak”


Kini air mata Naya kembali mengalir “ kakak tau kan selama ini aku tersiksa memendam perasaan ini,,, aku seperti orang bodoh yang mencintai kakak kandungnya sendiri”


Lion kembali memeluk Naya “ kakak minta maaf kakak tidak berani memberitahukan mu jika kakak bukan kakak kandung kamu dan kakak mencintai kamu,,, karna kakak takut kamu mengabaikan kakak dan meningalkan kakak”


Mendegar perkataan Lion, Naya semakin menagis dan memeluk Lion dengan erat, Lion membalas pelukanya dia sangat bahagia, dari dulu dia igin memeluk Naya sebagai seorang wanita yang dia cintai bukan sebagai seorang adik .


"apa ini Nyata, apa sekarang aku bisa mencintai kakak dan jika ini hanyalah mimpi aku tidak ingin bagun dari mimpi indah ini"


"iya sayang ini Nyata bukan mimpi dan aku sangat mencintai kamu "


air mata Naya tak henti mengalir seakan tak percaya dengan semua ini dia sangat bahagia karna kini dia tak harus menyembunyikan perasaannya dan bisa bersama dengan orang yang dia cintai.


*****


Jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE dan comment saran , pendapat maupun kritikan kalian, saya akan menerima semua saran, pendapat dan kritik dari kalian jika comment kalian sopan dan masi dalam batas wajar, itu akan saya jadikan sebagai nilai tambah untuk memperbaiki novel saya kedepannya.


klik dan follow profil manggatoon saya untuk melihat karya novel saya yang lainnya.


"Thanks" 😁😘