
“sebaiknya Naya istirahat” sambil menuntu Naya ketempat tidur
“baik ka”
Lion duduk di pinggir tempat tidur Naya sambil menyelimutinya, saat Lion berdiri Naya langsung meraih tangan Lion
“jagan tingalin Naya ka”
Lion kembali duduk di tepi tempat tidur Naya “ iya sayang kakak akan di sini temai kamu sampai kamu tidur ” Naya memegang erat tangan Lion sambil tertidur, seakan takut Lion akan pergi meninggalkannya,
melihat Naya tertidur Lion membelai rambut Naya dan memandangnya dengan penuh cinta. “maafkan kakak karna tidak bisa selalu berada di sisi kamu dan menemani kamu tapi kakak janji akan berusaha agar ayah dan ibu merestui hubungan kita,,,dan kakak akan kembali jika semuanya sudah beres” kemudian Lion mengecup kening Naya dan berlalu pergi meninggalkan kamar Naya.
*****
Lion kembali ke kamarnya dan membereskan pakainnya, setelah Lion beres beres dia mengelilingi rumahnya, dia mengigat semua kenagan kenagannya mulai dia menginjakan kakinya di rumah tersebut.
memory
Saat itu pak Zam yang mengandeng Lion masuk ke dalam rumah, Naya langsung sembunyi di belakang ibunya saat itu karna melihat ada orang lain bersama ayahnya
“sini sayang” pangil pak Zam, Naya pun menurut dan berlari ke ayahnya
“kenalin ini kakak kamu”
“kakak”
“iya sayang kakak kamu,,,, mulai sekarang dia akan temani Naya untuk bermain”
Pak Zam dan ibu Maryam tersenyum melihat kegembiraan anaknya.
Lion juga mengigat saat mereka duduk ber empat di taman rumahnya sambil berbincang bincang dan tertawa lepas.
Saat Naya yang berlarian mengejar Lion, karna Lion menjahili Naya dan saat mereka bertengkar hingga ibu dan ayahnya melerai mereka,
Lion tersenyum mengigat semua kejadian itu “begitu banyak kenagan indah di rumah ini” seketika air mata Lion mengalir mengigat bahwa dia harus meningalkan rumah yang penuh kehagatan dan kebahagiaan itu demi bisa bersama dengan Naya.
Lion berjalan menuju kamar orang tuanya dia berdiri di depan pintu kamar orang tuanya sambil memegan pintu dan menagis “ maaf maafkan Lion yah, bu , Lion tidak bermaksud menyakiti kalian tapi Lion tidak bisa membohongi perasaan Lion sendiri jika aku sangat mencintai Naya,,,, jaga diri kalian baik baik,, aku sangat menyayagi ayah dan ibu,,, aku berharap suatu saat nanti ayah dan ibu akan melihat ke sungguhan hati Lion dan bisa menerima Lion kembali ke rumah ini”
Kemudian Lion berlalu pergi meningalkan kamar orang tuanya menuju kamar Naya, saat sampai didepan kamar Naya Lion duduk dan bersandar di balik pintu Naya.
“maafkan kakak Nay,, maafkan kakak kamu haru mengalami semua ini dan maafkan kakak karna pergi tampa memberitahukan mu, Naya mau kan tunggu kakak sampai kakak kembali, karna kakak akan membereskan semuanya dan kembali lagi padamu,,,, aku sangat mencintai kamu Nay”
Lion menagis terseduh seduh, dengan berat hati Lion melangkahkan kakinya keluar dari rumahnya. Lion berbalik dan melihat rumahnya sekali lagi sebelum dia berlalu pergi menaik taksi.
sunggu berat yang dirasakan Lion harus meningalkan rumahnya yang penuh dengan kenagan indah itu. dia sangat bersyur bisa tingal di rumah itu dan bisa merasakan kasi sayang orang tua yang tidak pernah dia rasakan saat dia hidup di jalanan.😫😫😫
Jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE dan comment saran , pendapat maupun kritikan kalian, saya akan menerima semua saran, pendapat dan kritik dari kalian jika comment kalian sopan dan masi dalam batas wajar, itu akan saya jadikan sebagai nilai tambah untuk memperbaiki novel saya kedepannya.
klik dan follow profil manggatoon saya untuk melihat karya novel saya yang lainnya.
"Thanks" 😁😘