I'M In Love With My Brother

I'M In Love With My Brother
Akhir Balas Dendam



Orang itu tersenyum dan meningalkan mereka, dia sudah merasa lega menigalkan boca kecil itu karna ibunya sudah siuman.


Beberapa hari berlalu Lina sudah bisa bagun, dia berusaha turun dari tempat tidur walau keadaanya belum membaik tapi dia harus keluar dari rumah sakit karna tidak bisa membayar tagihan rumah sakitnya.


Apalagi dia di tempatkan di ruangan VIP tagihanya pasti akan sangat mahal .


“ibu mau kemana”


“ayo kita pulang sayang “ Lion menurut dan membantu ibunya, saat mereka ingin keluar perawat masuk untuk mengecek ke adaan Lina dan memberikanya obat karna sudah waktunya Lina minimum obatnya . dan dia berpapasan di depan pintu.


“ibu mau kemana”


“saya ingin pulang sus”


“keadaan ibu kan belum pulih sepenuhnya, ibu masi butuh perawatan di sini ”


Lina merasakan pusing di kepalanya membuatnya hampir terjatuh, "ibuuuuu" Lion merasa cemas melihat keadaan ibunya.


"ayoo bu biar aku bantu ke tempat tidur ibu"


“tapi sus”perawat itu seakan tau kecemasan Lina dia memopong Lina kembali ke tempat tidurnya. Lina hanya menuruti perawat untuk membantunya ke tempat tidur Karna badanya masi terlalu lemah dan kepalanya terasa pusing.


“ibu tenag saja biaya rumah sakit ibu sudah lunas”


“siapa yang melunasinya sus” seakan tak percaya


“orang yang membawa ibu kerumah sakit ini,,, ibu silahkan minum obatnya “


Lina meminum obatnya dan merasa legah karna orang yang menabraknya mau membiayai rumah sakitnya dan menempatkanya di ruang VIP,


Satu bulan berlalu keadaanya semakin membaik bekas luka lukanya juga sudah sembuh terutama dari pukulan suaminya.


“waah sekarang keadaan kamu sudah membaik yahc” Lina langsung terperanjak melihat suaminya masuk,


“mas mau apa kemari “


“saya mendegar bahwa orang yang menabrak kamu adalah orang kaya dan dia membiayai rumah sakit kamu dan lihat dia juga menempatkan mu di ruang VIP ,,,dia pasti sunggu kaya,,, dan jika kamu meminta uang ganti rugi pasti dia akan memberikanmu berapapun itu”


“tidak mas”


“apa yang kamu bilang” William langsung marah dan mencegkram istrinya


“saya tidak akan meminta uang ganti rugi mas dia sudah membiayai pengobatanku,,, lagian aku yang salah karna berlari ke tegah jalan dan tidak melihat ada mobil ”


“kamu semakin berani yahc melawanku dasar wanita jalan” William semakin mencekik leher istrinya sehingga istrinya tidak bisa bernafas "t o l o n g "dia berusaha melepaskan tangan suaminya tapi William semakin menekanya dengan kuat sampai Lina tidak bergerak lagi.


Melihat Lina tidak bergerak William ketakutan dan berlari keluar.


“Ayah” Lion melihat ayahnya keluar dari kamar ibunya dengan wajah ketakutan,


"apa yang Ayah lakukan di sini" guman Lion


Lion masuk kedalam kamar ibunya sambil membawa air dan meletakkan di atas meja.


“bu apa yang di lakukan ayah di sini" tanya Lion.


Tapi tidak ada respon dari ibunya Lion mendekat "ibuuuu,,,, bagun buuu,,, ibu bagun " Lion mengoyang goyangkan ibunya tapi ibunya tidak bergerak.


dokter dan perawat langsung masuk dan memeriksa Lina tapi Lina sudah tidak bernyawa lagi. dokter kemudian menutupnya dengan kain.


"dok kenapa ibu saya di tutup seperti itu,,, dia tidak akan bisa bernafas"


dokter itu langsung jongkok " nak ibu kamu sudah meninggal"


"dokter bohong kan" Lion langsung mendekati ibunya


“ibuuuuuu” teriak Lion “ibu bagun,,,,, bagun bu,, jagan tingalin Lion sendiri,,, bagun buuuu”


"dok suru ibu bagun,,," Lion mengoyang goyangkan dokter itu agar dia bisa membagunkan ibunya tapi dokter itu hanya terdiam dan ibah melihat anak kecil yang sedang menagis dan memohon kepadanya.


Lion menagis mengetahui orang yang selalu melindunginya telah menigalkanya, Lion mengigat tadi ayahnya keluar dari kamar ibunya dengan wajah ketakutan.


"ini pasti perbuatan Ayah "guman Lion, dia mengepal taganya dia berjanji di depan jasad ibunya bahwa dia akan balas dendam atas perbuatan ayahnya selama ini dan telah tega mengambil nyawa ibunya.


Flashback off


“Lion” jawab william


“iya saya Lion”


William seakan tidak percaya yang di depanya adalah anak kandungnya.


“maafkan Ayah nak “


“hahhhaha,,,sejak kapan kamu mengagap aku sebagai anak kamu” Lion semakin geram dan langsung memukul William, satu pukulan dua pukulan tiga pukulan empat pukulan mendarat di pipi William sampai dia berdarah darah


“mana kekuatan kamu dulu yang selalu menghajar saya dengan ibu” teriak Lion melihat William sudah tidak bisa bergerak Lion melepaskan William.


“aku tidak akan membunuhmu walau aku ingin, ,karna aku tidak ingin membuatmu mati dengan semudah itu,,, aku akan memasukanmu dalam penjara sampai kamu membusuk di dalam penjara,,, sampai kamu merasa tak ingin hidup lagi"


“hahahha ternyata hanya segitu kemampuan kamu,,, kamu ternyata tidak berani membunuh Ayah mu ,,,” Lion tidak memperdulian ocehan William karna dia tau William sengaja membuatnya emosi karna jika dia membunuh William dia yang akan di penjara dan itu berarti dia tidak bisa bertemu dengan Naya.


“saat Ayah mencekik wanita murahan itu dia sunggu kesakitan dan meminta tolong,,, hahhahahaha,,, aku sungguh puas telah mencekiknya sampai dia meninggal karna dia telah berani melawanku hahhhahaha ".


Mendegar ucapan William, Lion tidak bisa lagi menahan emosinya dia langsung memukul William dan mencekiknya membuat William memberontak ingin melepaskan tagan Lion tapi Lion semakin mengeraskan cekikanya.


Baban dan beberpa orang yang melihatnya langsung melerai mereka “lepaskan aku,,, lepaskan,,, aku akan membunuhnya” teriak Lion sambil memberontak


“oh oh oh” William mengambil nafas dan mengelus elus lehernya karna dia hampir ke habisan nafas


“tuan harus ingat dengan non Naya dia menunggu tuan” Baban mencoba menenagkan Lion dengan mengunakan nama Naya, ternyata itu bisa membuat Lion menahan emosinya.


William mengambil kesempat itu dan berlari menuju mobilnya dan melajukan mobilnya , Lion yang melihat William langsung masuk ke dalam mobilnya dan mengejar William.


Baban juga megikuti Lion mengunakan Mobil yang lain dia juga menghubungi polisi.


Kejar kejaran di jalan raya pun berlangsung sampai di jalan pegunungan saat William di jalan tikungan dia tidak melihat mobil di depanya membuat dia kehilangan kendali dan hampir membuatnya terjatuh, dari belakang Mobil Lion melaju kencang saat dia berbelok dia melihat mobil William hampir terjatuh tapi dia tidak bisa langsung memberhentikan mobilnya sehingga dia menabrak Mobil William, membuat Mobil William terjatuh kejuran dan mobilnya terbakar sehingga William meningal.


Baban dan polisi melihat kejadian itu dan Lion langsung di tangkap karna polisi melihat Lion menabrak mobil William hingga terjatuh.


*****