I'M In Love With My Brother

I'M In Love With My Brother
Awan Gelap Yang Menyelimuti



Setelah satu bulan Lion dan Naya di Bandung mereka pun pulang kerumah di dalam pesawat Naya bergandengan tangan terus dengan Lion, dan Lion sesekali mencium tangan Naya dengan mesra.


Saat sampai dirumah Lion dan Naya masuk ke dalam rumah dengan wajah yang riang mereka bergandengan tangan masuk,


Saat Naya masuk dia melihat ayah dan ibunya , Naya langsung melepas tangannya dan berlari memeluk mama dan papa nya.


“ibuui"


“apa kamu di sana baik baik saja sayang”


“iya bu"


Lion tersenyum karna sudah kembali dan melihat Naya yang gembira, tapi tiba-tiba dia merasa ada sesuatu, seperti ada awan gelap yang menyelimuti ruangan itu, dia melihat ayahnya menatapnya dengan tajam, dengan tatapan yang penuh amarah


“bu , yah aku membawakan oleh-oleh buat kalin” sambil mengambil oleh-oleh yang sempat Naya beli buat orang tuanya


Pak Zam menatap istrinya mengisyaratkan untuk membawa Naya masuk ke dalam kamar.


“iya sayang,,,, ayo kita ke kamar dulu”


“tapi ini buat ayah”


“sini biar ibu bawakan”


“tapi buu” ibu Maryam menarik narik anaknya agar masuk ke kamar


Dan pak Zam menuju Ruangannya di ikuti oleh Lion, seakan Lion tahu bahwa ada sesuatu yang ingin ayahnya katakan padanya.


“bu itu kakak mau kemana ?


“ayoo nak masuk kamar dulu”


Saat sampai di ruangan pak Zam melempar sebuah amplo coklat. “ apa maksud dari semua ini?” dengan suara keras yang di penuhi amarah. Lion langsung memungutnya dan membukanya,


Lion tak percaya dengan apa yang dia lihat di foto tersebut, foto demi foto dia buka satu persatu, begitu banyak foto foto kemesraan Naya dan Lion saat mereka sedang jalan jalan berdua sambil gandengan dan ada satu foto yang membuat mata Lion melongo saat dia di pantai dan berciuman dengan Naya.


Lion mengakat kepalanya “ ayah ini” “ pakkkkk” tagan pak Zam mendarat di pipih Lion.


“ayah hentikan” Naya langsung berlari menghapiri Lion dan mengelus pipi Lion yang memerah karna tamparan ayahnya.


“kak Lion salah apa sihc yahc sampai ayah menampar kakak?”


Pak Zam hanya dia dia tak ingin memberitahukan anaknya tentang foto yang dia dapat dari seseorang.


“kakak tidak apa apa kan”


“iya kakak tidak apa apa ko”


Naya melihat kakaknya memegang sesuatu dia langsung mengabilnya dan melihat foto foto kemesraan mereka


“yah ini bukan salah kakak tapi ini salah Naya,,,, Naya yang sangat mencintai kakak”


“Nay masuk dalam kamar” dengan suara lantang dan keras


“tidak Naya tidak mau ,,, Naya ingin bersama ka Lion” sambil menagis


“Nak ayo masuk kamar” bujuk ibu Maryam


“Naya tidak mau bu”


“lebih baik Naya masuk kamar yahc” bujuk Lion


“tidak,,, aku ingin temani kakak di sini”


“Nay percaya sama kakak,,, semuanya pasti akan baik-baik saja” sambil memegang kedua pipi Naya dan menatapnya agar Naya percaya kepadanya dan meningalkan ruangan. Nay mengeleng gelengkan kepala dia tak ingin meningalkan Lion.


“Nay dengarkan kakak,,, kamu harus percaya sama kakak”


Jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE dan comment saran , pendapat maupun kritikan kalian, saya akan menerima semua saran, pendapat dan kritik dari kalian jika comment kalian sopan dan masi dalam batas wajar, itu akan saya jadikan sebagai nilai tambah untuk memperbaiki novel saya kedepannya.


klik dan follow profil manggatoon saya untuk melihat karya novel saya yang lainnya.


"Thanks" 😁😘