
“ Nay maaf kan aku” Naya sudah merasa bosan dengan ucapan maaf dari Wawan entah sudah berapa kali Wawan mengucapkan maaf padanya.
“jika hanya itu yang ingin kamu ucapkan lebih baik aku pergi” saat Naya berdiri Wawan langsung meraih tagan Naya
“Nay dengarkan aku dulu”
Naya kembali duduk dengan wajah yang kesal
“Nay aku masi sayang sama kamu”
“ Wan aku sudah katakana padamu hubungan kita sudah berakhir saat kamu selingkuhin aku”
“ Nay aku tak pernah selingkuhin kamu dia adalah sepupu aku dari Amerika dan dia selalu bersikap seperti itu karna pergaulan dia"
Naya seakan tak percaya bahwa selama ini ternyata perempuan itu adalah sepupu Wawan dan Wawan ternyata tak pernah selingkuh,
“tapi kenapa kamu tak pernah memengatakannya padaku,, dan kamu malah pindah ”
“aku sudah mencoba menjelaskannya padamu,,, tapi saat aku kerumah mu aku bertemu dengan kakakmu”
“kak Lion” sembari takpercaya karna kakaknya tak pernah memberitahukan kepadanya bahwa Wawan pernah datang ke rumah untuk menemuinya.
“iya,,,, saat itu aku berdiri di depan pagar dan memanggil manggil nama mu,,,,, tapi kakakmu yang keluar dan langsung menghajarku, aku mencoba menjelaskanya padanya tapi dia sangat marah, karna aku membuatmu menagis, aku melihat sorotan matanya yang begitu tajam dan amarahnya yang memuncak, ini pertama kalinya aku melihat seseorang seperti itu, seperti seseorang yang sedang diliputih amarah karna orang yang dicintainya terluka,,,,
hampir aku salah sangka jika aku tak mengetahu bahwa dia adalah kakak kandung kamu,,,, mungkin itu adalah rasa kasi sayang seorang kakak,,,
dia juga menyuruh ku untuk pindah jika tidak dia akan menghajarku terus, karna terlah membuatmu menagis.
Wawan asik berbicara sedangkan pikiran Naya melayang saat itu dia rasanya ingin Lion bukan sebagai kakak kandungnya melainkan sebagai orang lain agar dia bisa mencintainya.
Sesampai di restoran Rina melihat Naya bersama dengan laki-laki sehingga dia sengaja mendekatinya
“sayang kita makan di sana yuk” Lion hanya menuruti kemaun Rina
“ehhh Naya di sini juga” saat melihat Naya Lion langsung melepas gandengan Rina. Dan saat melihat Wawan yang sedang bersama Naya membuat Lion cemburu dia merasa ingin menghajar laki-laki yang sedang berada di depanya itu, tapi dia menahan amarahnya karna tak ingin membuat keributan.
Saat Lion dan Rina datang membuat kesadaran Naya kembali, Naya memaksa dirinya tersenyum walau dia sebenarnya cemburu melihat Lion dan Rina gandengan.
“kenalin aku Wawan?” Wawan langsung memperkenalkan dirinya
"Rina"
“oww iya silahkan duduk ka” Wawan mempersilahkan Lion dan Rina duduk, mereka pun kemudian duduk
“wahhh ganteng juga pacar kamu?” Rini mencoba basah basih padahal dia sudah melihat Wawan saat mereka berada di Restoran
“kami tidak pacaran ko” Naya buru-buru menyangkalnya agar Lion tidak salah paham,
“iya aku baru mengejarnya kembali,,,,,,, aku harap ka Lion merestui kami” mata Lion langsung melotot mendegar perkataan Wawan.
****
***Jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE dan comment saran , pendapat maupun kritikan kalian, saya akan menerima semua saran, pendapat dan kritik dari kalian jika comment kalian sopan dan masi dalam batas wajar, itu akan saya jadikan sebagai nilai tambah untuk memperbaiki novel saya kedepannya.
klik dan follow profil manggatoon saya untuk melihat karya novel saya yang lainnya.
"Thanks" 😁😘***