I'M In Love With My Brother

I'M In Love With My Brother
Amarah



Pak Zam memangil satpamnya untuk membawa Naya ke dalam kamar. Naya memegang Lion dengan erat dan dia di tarik oleh satpam, sehingga perlahan tangan mereka terlepas, Naya merotak rontak dan menagis, Lion yang melihat Naya seperti itu membuat hatinya sangat sakit dan Naya di kurung di dalam kamar.


“ibu tolong lepasin Naya bu,,, Aku mohon,,,, ibuuuu, ibuuuuuu” sambil menagis dan mengedor gedor pintu. .ibu Maryam hanya bisa menagis menyaksikan semuanya, dia tak bisa berbuat apa apa karna suaminya kini di selimuti amarah,


Ibuuuu,,, buka pintunya buuuuu,ibuuuuu aku mohon buka pintunya,,, kak Lion tidak salah buu” dengan suara yang serak karna dari tadi Naya teriak teriak dan kini dia merasa tak bertenaga tapi Naya terap mengedor gedor pintu tampa tenaga “ibuuu buka pintunya,,,, ibuuuu” dengan suara lemas.


“ ayah maafkan Naya dia tidak bersalah dalam hal ini,,,, ini semua salah Lion” Lion menagis dan bersimpuh di kaki ayahnya.


“apa kamu gila dia itu adik kamu,, kenapa kamu melakukan hal seperti itu”


“karna aku sangat mencintai Naya yah”


“apaaaa cinta ,,,kamu itu akan segerah bertungan”


“tapi Lion tidak pernah mencintai Rina yah,, Lion akan membatalkan pertunagan ini”


“apa kamu ingin mencoreng nama baik keluarga ini??, ,,, apa ini balasan kamu kepada kami yang telah membesarkan kamu” Lion menunduk dan meneteskan air mata


“tapi yahc aku sangat mencintai Naya dan dia juga mencintai aku ”


"diammmmm,,,,,,,sebaiknya kamu keluar dari rumah ini,,, aku tidak ingin melihatmu lagi”


“cukup yah” teriak ibu Maryam dia sudah tidak tega mendengar anaknya di bentak bentak seperti itu apa lagi sampai mengeluarkan kata kata yang menyuruh Lion menigalkan rumah.


“ayo sayang sebaiknya kamu istirahat” sambil membantu Lion berdiri,


“ayah belum selesai bicara” teriak pak Zam


Tapi ibu Maryam tetap menuntun anaknya meninggalkan ruangan . sesampai di kamar Lion dan ibu Maryam duduk di tepi kasur


“nak kamu tidak usah mendengarkan kata ayah mu dia hanya emosi,,,ibu akan bicara dengan ayahmu”


“ibu maafkan Lion,,,, sudah membuat kekacauan seperti ini”


“bu”


“ada apa Nak”


“bu izinkan Lion untuk bertemu dengan Naya”


“besok pagi saja kamu bertemu sama adik mu nak”


“aku mohon bu ijinkan aku bertemu dengan Naya, dia pasti sedang kawatir dan menagis”


“baik lahc nak tapi jagan lama lama”


“makasi bu” sambil memeluk ibu Maryam


Lion menuju kamar Naya yang tidak jauh dari kamarnya dan membuka pintu, Naya yang mendengar pintu terbuka di langsung beranjak. Ternyata Lion yang membuka pintu dia langsung berdiri dan memeluk Lion


“kakak tidak apa apa kan” mata Naya kembali berkaca kaca


“iya kakak baik baik saja sayang”


Naya memeluk Lion sambil menagis dia takut dengan apa yang terjadi Lion akan meningalkannya. Lion seakan tau kekawatiran Naya, dia juga memeluk Naya begitu erat


“semuanya akan baik baik saja sayang kakak janji”


Naya hanya mengagguk mendengar perkataan kakaknya dia sangat berharap orang tuanya akan merestui hubungan mereka. Lion menghapus air mata Naya yang mengalir di pipinya, yang terlihat begitu jelas mata Naya sangat bengkak karna menagis dari tadi.


Jangan lupa setelah membaca novel saya tekan tombol LIKE dan comment saran , pendapat maupun kritikan kalian, saya akan menerima semua saran, pendapat dan kritik dari kalian jika comment kalian sopan dan masi dalam batas wajar, itu akan saya jadikan sebagai nilai tambah untuk memperbaiki novel saya kedepannya.


klik dan follow profil manggatoon saya untuk melihat karya novel saya yang lainnya.


"Thanks" 😁😘