
๐๐๐๐๐๐๐
Cecil terbang menjauh ,berbalik sebentar ia melihat bangunan yang sudah mulai kecil karna jarak nya yang sudah jauh.
'Aku lapar...Aku harus cari makan atau Bibi Airin dulu?'
Cecil yang dilanda kebingungan dan kelaparan ,mendesah pasrah .
Kepakan sayap hitamnya ,membuatnya terlihat seperti Burung Besar di langit.
Cecil memilih mencari Rumah neneknya dulu,Ia mengikuti Jejak yang di Berikan cincin nya dan terbang kearah yang di tujukan.
Tak lama ,Cecil melihat banyak Sekai rumah dan bangunan di depannya ,Yang artinya ia sudah ada di kota.
Cecil mendarat tidak jauh dari Pemukiman ,berjalan ke sebuah Pohon besar,Cecil menarik kembali sayapnya.
Di punggungnya langsung muncul Tato sayap Hitam ,Dari sanalah Sayapnya akan keluar.
Cecil melihat di Cincin penyimpanan nya,dan Menemukan Gaun Biru Yang indah ,gaya Manusia .
Dia tak mungkin kan memakai Hanfu dan Gaun Kuno ala Dunianya,Bisa dibilang Gila dirinya.
Mengikat rambutnya agar tak berantakan,Cecil mengangguk puas.
Berjalan keluar,dan langsung menginjak Aspal yang keras.
Cecil melihat banyak nya orang-orang yang berlalu lalang dan ada kendaraan berkaki empat yang sangat berbeda dengan Kereta Ajaib nya.
"Pertama-tama ke rumah nenek dulu" guna Cecil .
Mengikuti arah Cincin nya menunjuk,Cecil terlihat biasa dan tidak panik saat melihat betapa ramainya Manusia yang ada di luar.
Sangat berbeda di Kerajaan mereka,Rakyat nya sangat menjaga suara mereka dan selalu memberikan kesan Hormat padannya.
Sekarang ia diluar,jadi Cecil harus membiasakan dirinya,dan juga mengontrol kekuatannya agar tak lepas.
Saat ia menikmati perjalanannya,Cecil tidak tau bahwa ia menjadi Objek mata semua orang yang ia lewati.
Kenapa tidak,Wajahnya Yang imut dan menggemaskan ,serta Mata Hijau yang lebih terang dan unik yang sangat jarang ada atau bisa di bilang Langka ,Kulit yang putih ,dan pipi yang memiliki sedikit lemak ,siapapun yang melihatnya ingin sekali mencubit pipinya yang kenyal.
Apalagi tatapan Gadis itu yang sangat Polos dan Murni ,berbeda dengan gadis lainnya.
Cecil tidak tau pendapat orang lain,Ia hanya ingin cepat sampai ke rumah neneknya dan Makan ,Dia lapar.
"Andaikan aku bisa menggunakan sihir teleportasi .." gumamnya sedih.
Cecil mengikuti arah Cincin nya dan masuk ke sebuah Gang kecil.
"Jalan pintas!!"
Dan saat ia berjalan,Gadis itu mendengar sebuah Suara langkah kaki di belakang nya dan berhenti terlebih dahulu.
Berbalik,Dia melihat beberapa Pria yang memiliki senyum bernafsu dan berbahaya menatap kearahnya.
Salah satu pria yang mungkin pemimpinnya maju dan bersiul ,sambil melihat kebawah dan keatas Tubuh Cecil.
"Gadis manis..ayo Ikut sama Kakak ini,kakak jamin kau pasti akan enak" serunya
"Enak?apa Ada makanan?"tanya Cecil semangat
"Oh..tentu..sampai kau puas .."
"Bagus..Ayo ..aku sudah lapar" balas Cecil
Pemimpin itu langsung mengarahkan Cecil ke sebuah tempat kosong dan Gelap.
Cecil mengerutkan alisnya bingung
"Dimana Makanannya?"tanyanya
Pemimpin Geng itu langsung tertawa mengejek
"Oh itu mudah Gadis manis,Tapi..kau harus 'Bermain' dengan Kakak ini dulu heheheheh"
Cecil berfikir dan berkata
"Bermain?apa Kalian bisa bertahan?" tanya Ragu.
"Ohย Gadis ini sangat Sombong Kakak Yun" balas salah satu Pria .
Kepala Geng Yun hanya tersenyum penuh nafsu.
" hahaha ..kau bisaย bermain dengan kami semua Gadis manis,Aku jamin kau akan lebih dulu menyerah" balasnya Berbahaya.
Cecil langsung tersenyumย dan mengangguk cepat.
Salah satu anak buah Yun langsung mengunci pintu ,yang nyatanya mereka berada di sebuah Ruangan luas .
"Kakak Yun .Aman" lapor anak buahnya.
Cecil melihat langkah mereka,berfikir bahwa Orang-orang itu takut ia menyerah dan kabur dari permainan.
Padahal Di Dunianya,Cecil terkenal sebagai Pemain paling Jujur dan Adil .
"Kalian Semua siap?" tanya Cecil
Yun dan semua anak buahnya langsung menarik ikat pinggang mereka.
"Eh pakai senjata?"
Yun langsung mengangguk,ia ingin melihat Gadis itu melawan mereka dengan tenaga kecilnya itu .
"Tapi..Aku takut kalian semua akan terluka " balas Cecil takut.
Yun dan yang lainnya berfikir bahwa Gadis itu takut pada mereka.
"Hahaha gadis kecil kau bisa yakin,Kami pasti akan sangat senang jika kau melawan kami"
Menghela nafas pasrah,Cecil melihat mereka kurang yakin.
"Baikhlah..Ini kalian yang mau yah..tapi agar terluka ,Aku tidak akan memakai senjata ."
Cecil mengambil posisi bertarung,matanya yang tadinya murni dan polos,sekarang menampilkan pandangan yang tajam.
"Maju." serunya.
Bersambung....