I AM A FAIRY

I AM A FAIRY
31



Gia duduk di pangkuan seorang Pria tampan yang tak henti -hentinya menempelkan wajahnya di punggung miliknya, dan mengendus baunya, kalau tadi ia akan tersenyum karna kelakuan pria itu, Namun Sekarang ia sudah kesal karna Sangye membuatnya Risih


Berbalik, Gia memasang wajah Cemberut lalu mengangkat tangannya dan memukul kening nya keras, Sangye hanya diam, tidak merasa sakit


"Yakkhh... Papan Cuci,, lepaskan aku ahh~"


Sangye diam, Namun pelukan di pinggang Gia semakin erat, hampir membuat pinggang kecilnya Remuk


Airin datang bersama Snowy, Kedua gadis itu menatap pemandangan di depan mereka kesal, Karna Ada lagi makhluk tak tau malu seperti Gia, Walau ia seorang raja


Sejak kebangkitan Gia, Sangye tak akan mengalihkan pengawasanya pada Gadis itu


"Sayang~ kapan kita akan menikah... Hmmmm"


Mendengar itu, ketiga gadis disana langsung membeku dan berbalik menatap Sangye Aneh


Gia dengan cepat berdiri, "Kau Pria Gila.... Aku baru bangun, tapi kau langsung mau menerkam ku dikasur cihh"


Sekarang Airin dan Snowy yang terbelalak saat mendengar pendapat Gia yang Vulgar


Gia memasang wajah cemberut, lalu tangannya bergerak, Tanaman Kecil tumbuh menjadi besar dan memberikan buah nya pada Gia


Sekarang Airin yang kesal melihat sifat Gia yang rakus, Ia lalu memukul kening gadis itu keras


"Kau Anak nakal, Kau Gendut nanti, ku habisi kau.... "


Gia langsung tertawa dan dengan cepat memeluk pingangang Sangye erat


"Tampan~ bagaimana nanti bila kau dan aku menikah, Apa kau akan seperti Ibu airin ~~"keluhnya


Sangye dengan cepat menggelengkan kepalanya kuat, lalu mengecup kening Gia sayang


"Aku akan selalu menuruti kemauan mu"


Gia memasang senyum penuh kemenangan, lalu menatap Airin


Snowy melangkah dan menepuk pundak Airin, "Nona Airin, Anda harus kuat menjadi Obat Nyamuk, Dan juga Raja Iblis, Adalah Budak Cintanya Gia, jadi tidak perlu terkejut"


Mulut airin berkedut, lalu memijat alisnya, Mengalihlan pandangan nya pada Sangye, Airin memasang sikap dingin dan tegasnya


"Bila anda ingin meminang Gadis kami, Anda Harusnya tau bahwa ada Perjanjian Hidup Mati Pasangan, Yang dimana bila Gia terluka Mental Dan Fisik, Anda akan menanggungnya juga, dan bila Gia patah hati, anda akan..........Mati! "


Suasana menjadi Heninh, Lalu sangye angkat bicara, Hawa Bangsawannya membuat Gia terpesona, bahkan hampir mengeluarkan Air liurnya, "Saya Bersedia. Hidup dan Mati saya sudah milik Gia seorang"


Undangan mulai disebarkan, Kegemparan melanda seluruh Wilayah, Karna Sudah ada yang mengatakan bahwa Peri Alam telah Meninggal saat perang dengan Monster, dan Raja Iblis telah di bangkitkan


Namun sekarang undangan pernikahan keduanya membuat Semua orang terkejut


Airin sibuk mengatur dekorasi bersama Snowy, Keduanya bekerja dengan sangatbaik, bahkan Gia ingin membuka Toko Desain dengan keduanya sebagai Karyawan


Pelaksanaan Pernikahan diadakan Di Wilayah terlarang untuk pertama kalinya, Semua seisi hutan di hiasi dengan Berbagai macam benda merah


Bunga Merah dengab ukuran besar di tempatkan di tengah tempat Resepsi, lalu Bunga itu mengeluarkan Air bewarna Warni


Snowy mengatur bagian tamu, namun ia selalu merasakan tatapan terbakar dan penuh obsesi padanya, dan itu berasal dari Lawannya, Shu


Entah kenapa, Pria itu selalu menatapnya membuat Snowy merasa merinding, ia berfikir bahwa Pria itu pasti malu sudah kalah darinya


Namun pikiran Snowy tidak benar, karna shu mengidap penyakit aneh saat ia melihat Snowy pergi waktu itu, Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama.


Gia yang duduk, sambil menikmati Layanan sangye yang memberinya makan, Menatap kedua nya penuh tawa


Sangye bahkan cemburu, berfikir bahwa Gia terpesona oleh Shu, bawahannya


"Papan Cuci... Lihat Bawahan mu Shu, sepertinya jatuh cinta dengan Snowy-ku"


Sangye lalu mengalihkan pandangannya pada Shu dan Snowy


Lalu menganggukkan kepalanya, "Benar"


Gia mengunyah jeruknya senang, "Hehehe sepertinya akan ada acara pernikahan disini yang kedua, tidak lama lagi"


Sangye menjawab, "Benar"


Gia mendelik kesal pria disampingnya, "Apa mulutmu semakin mahal ahh~ semakin sedikit kata-kata yang keluar. "


Sangye diam


Lalu Gia berbicara lagi, "Sayangya.... Airin tidak akan bisa menikah, bahkan kalau ada pria yang jatuh cinta padanya"


"Kenapa? "


"Karna.... Airin adalah Roh Elf, penguasa Pohon Kehidupan, ia tak memiliki perasaan Romansa"


Sangye menganggukkan kepalanya paham