
happy reading
.
.
.
Gia terbangun dengan tubuh lengket dan badan remuk semua
Gia mengertakkan giginya,tanganya sudah mengepal dan siap.menghajar Pria ******** yang kelaparan itu
Lalu langkah perlahan mendekatπ,Gia menatap.siapa itu
"Hamba menyambut Yang Mulia.kami di perintahkan untuk membantu anda membersihkan diri anda "jelas pelayan
Selusin pelayan dengan tangan membawa nampan pakaian, Gia melihat Buah Segar di Nampan lain, langsung bersinar cerah
Waktu yang dihabiskan untuk membersihkan diri cukup lama,kalau biasanya Gia akan mandi hanya 5 menit, sekarang harus berjam-jam mandi
Selesai mengenakan Hanfu bewarna Merah Muda Pendek, Rambutnya juga di tata oleh pelayan
Gia memutuskan keluar Kamar sambil mengunyah buah ditanganya
Gia mengetahui bahwa Sangye berada di permandian air panas, Jadi mengikuti arahan pelayan, Gia berjalan dengan ringannya, Gaunnya berkibar terbawa angin, Lalu Gia dibuat kaget melihat bunga Sakura bermekaran di Alam Bawah ini
Gia berjalan dan mendekat, tangannya terulur dan mendapatkan kelopak sakura
Senyum indah muncul di wajah Gia, Ia merasa berdebar
Ia akan bodoh bila ia tak paham alasan Sangye menanam Pohon ini, pastinya karna Gia, karna pertemuan mereka berhubungan dengan kelopak bunga ini
Gia tertawa, dan kembali berjalan kearah tempat Sangye sekarang
Gia sampai ke pintu besar bewarna Merah gelap dengan pola emas, dengan santainya Gia mendorong pintu terbuka, Gia melihat kabut yang disebabkan oleh air panas dalam sana
Gia mengangkat sebelah alisnya, lalu perlahan berjalan, ia memanggil
"Sangye.... Papan cuci.... "
Gia lalu mendengar suara riak air, Mendekat Gia melihat Rambut hitam seperti tinta yang basah, lalu Kain merah yang menempel dengan ketat di tubuh nya, Lalu menampilkan lekuk tubuh pria itu
Tanpa Gia sadari, ia memanas, lalu dengan berani mendekat, mata persiknya mulai nakal menelusuri tubuh orang di depannya
Tangan Sangye, terangkat merapikan rambutnya yang menempel, Gia menelan ludahnya
Lalu Sangye berbalik, Pola merah di keningnya Bercahaya, Gia mimisan, dan dengan cepat menutup hidungnya
Gia memalingkan wajahnya yang memerah, tapi ia akan sekali-kali melirik bentuk tubuh yang menggoda itu
Gia menyesal tidak memperhatikan penampilan itu saat mereka melakukan 'hal'itu,Gia mengutuk dirinya karna lemah dengan Obat dari Airin
Mengingat Obat yang membuatnya bernafsu itu, Gia mulai merencakanan cara menghukum Perempuan Elf itu
"Nanti bila aku pulang ke Hutan, Aku akan meminta lebih banyak obat seperti itu. Hmmmmm"π
Gia sudah memikirkan akan meminta obat itu agar ia bisa menikmati Layanan Sangye yang langka
Suami Tampan, kuat dan Perhatian, hanya satu kata, SEMPURNA.
Sangye memperhatikan wajah memerah Gia, ia tersenyum nakal, lalu berenang mendekat, sampai dekat dengan kaki Gia
Sangye merapikan rambutnya, Gia menjadi gerah, padahal ia baru saja mandi. Oke
Gia berdehem, suaranya pela,"Suami.... Kau sangat.. Er.... Seksi ah~"
Byuurrrr
Tubuh Gia ditarik kedalam Air, ia belum Siap
Jadi ia hanya bisa memeluk tubuh Sangye erat
Tubuh keduanya saling menempel, Gia merasakan tatapan pamas pria kearah nya, menunduk ia melihat tubuhnya basah kuyup, Pakaian miliknya menempel
Gia cemberut, lalu memukul tangan Sangye
"Kamu ******** nakal..... Aku baru saja sudah mandi ah~"
Sangye tersenyum menawan, "bukankah kamu tau, kesiini pastinya akan basah... Sayang~~"
Sangye mengecup bibir merah Gia, lalu melakukannya berulang kali sampai Gia kehabisan nafas
Matanya menjadi Kabur, dan ia sempat mendesah membuat Sangye menatapnya dan matanya semakin gelap
Gia menerima Layanan Sangye dan keduanya baru keluar dengan Gia yang pinsang, Bisa dilihat dari wajah Wanita itu, bahwa ia kelelahan berat
Gia tidur sampai hari menjadi siang, lalu bangun kembali dengan tangan kekar memeluk pingganya
Matanya menatap orang di depannya dengan penuh cinta, Gia Mencium kening, alis, mata,hidung,pipi dan bibir pria itu
Gia memperdalam pelukan keduanya dan memeluk sosok hangat Sangye
Sangye dengan sigat memeluknya erat, ia bisa mencium aroma bunga yang segar dan menyejukkan dari Gia
Kehidupan keduanya menjadi Legenda Karna Keharmonisan mereka dan Saling Kesetian mereka pada pasanganya
Gia Melahirkan seorang Putri cantik, mewarisi Gen nya, wajah dan mata hijau miliknya saat perubahannya seutuhnya menjadi Peri
Gia bahkan mengetahui bahwa putrinya memiliki Darah Murni Peri dan Kemampuan juga turun ke putrinya
Putri Cecil
Shu dan Snowy menikah setahun setelah Gia dan Sangye, mereka juga memiliki seorang Putri yang memiliki rambut perak Snowy dan mata Gelap Shu
Namun Darah Putri mereka mengikuti sang ibu, Serigala putih.
Kembar Song memilih mengembangkan kehidupan keluarga mereka
Rongyan menjadi Ratu Kaisar Utara untuk pertama kalinya dalam sejarah, dan hubungan Gia dan gadis itu mulai dekat
Istana Iblis
Gia duduk sambil memangku seorang Gadis kecil yanh dengan ceria menyanyi, suara gadis itu merdu dan jernih, Gia akan selalu menemani putrinya melatih sihirnya
Sekarang dunia mereka, Menemukan Portal Sihir menuju Bumi, mengetahui itu gia sangat semangat dan bahkan akan sekali-kali pergi dan mengajak keluarganya berliburan, bahkan mereka membangun rumah disana.
Keduanya awet mudah karna Kultivasi mereka, penampilan Cecil sangat menawan, dan ia memiliki sifat seperti Ibunya dan Ayahnya
Suka Pria tampan, dan sangat sadis saat ia marah
KKehidupan keluarga nya sangat Harmonis dan Damai, Gia akan selalu menempel di pelukan Sangye
Cecil, melihat kelopak bunga yang terbang mmengeliligi Ia dan Ibunya, dan tertawa bahagia
Sangye datang dan melihat pemandang harmonis itu, tersenyum bahagia, Sangye mendekat dan mengecup Kening Gia dan ikut bergabung
End
Huhuhuhu Finally πππππππ