I AM A FAIRY

I AM A FAIRY
33



happy reading


.


.


.


Gia terbangun dengan tubuh lengket dan badan remuk semua


Gia mengertakkan giginya,tanganya sudah mengepal dan siap.menghajar Pria ******** yang kelaparan itu


Lalu langkah perlahan mendekat🎐,Gia menatap.siapa itu


"Hamba menyambut Yang Mulia.kami di perintahkan untuk membantu anda membersihkan diri anda "jelas pelayan


Selusin pelayan dengan tangan membawa nampan pakaian, Gia melihat Buah Segar di Nampan lain, langsung bersinar cerah


Waktu yang dihabiskan untuk membersihkan diri cukup lama,kalau biasanya Gia akan mandi hanya 5 menit, sekarang harus berjam-jam mandi


Selesai mengenakan Hanfu bewarna Merah Muda Pendek, Rambutnya juga di tata oleh pelayan


Gia memutuskan keluar Kamar sambil mengunyah buah ditanganya


Gia mengetahui bahwa Sangye berada di permandian air panas, Jadi mengikuti arahan pelayan, Gia berjalan dengan ringannya, Gaunnya berkibar terbawa angin, Lalu Gia dibuat kaget melihat bunga Sakura bermekaran di Alam Bawah ini


Gia berjalan dan mendekat, tangannya terulur dan mendapatkan kelopak sakura


Senyum indah muncul di wajah Gia, Ia merasa berdebar


Ia akan bodoh bila ia tak paham alasan Sangye menanam Pohon ini, pastinya karna Gia, karna pertemuan mereka berhubungan dengan kelopak bunga ini


Gia tertawa, dan kembali berjalan kearah tempat Sangye sekarang


Gia sampai ke pintu besar bewarna Merah gelap dengan pola emas, dengan santainya Gia mendorong pintu terbuka, Gia melihat kabut yang disebabkan oleh air panas dalam sana


Gia mengangkat sebelah alisnya, lalu perlahan berjalan, ia memanggil


"Sangye.... Papan cuci.... "


Gia lalu mendengar suara riak air, Mendekat Gia melihat Rambut hitam seperti tinta yang basah, lalu Kain merah yang menempel dengan ketat di tubuh nya, Lalu menampilkan lekuk tubuh pria itu


Tanpa Gia sadari, ia memanas, lalu dengan berani mendekat, mata persiknya mulai nakal menelusuri tubuh orang di depannya


Tangan Sangye, terangkat merapikan rambutnya yang menempel, Gia menelan ludahnya


Lalu Sangye berbalik, Pola merah di keningnya Bercahaya, Gia mimisan, dan dengan cepat menutup hidungnya


Gia memalingkan wajahnya yang memerah, tapi ia akan sekali-kali melirik bentuk tubuh yang menggoda itu


Gia menyesal tidak memperhatikan penampilan itu saat mereka melakukan 'hal'itu,Gia mengutuk dirinya karna lemah dengan Obat dari Airin


Mengingat Obat yang membuatnya bernafsu itu, Gia mulai merencakanan cara menghukum Perempuan Elf itu


"Nanti bila aku pulang ke Hutan, Aku akan meminta lebih banyak obat seperti itu. Hmmmmm"πŸ˜†


Gia sudah memikirkan akan meminta obat itu agar ia bisa menikmati Layanan Sangye yang langka


Suami Tampan, kuat dan Perhatian, hanya satu kata, SEMPURNA.


Sangye memperhatikan wajah memerah Gia, ia tersenyum nakal, lalu berenang mendekat, sampai dekat dengan kaki Gia


Sangye merapikan rambutnya, Gia menjadi gerah, padahal ia baru saja mandi. Oke


Gia berdehem, suaranya pela,"Suami.... Kau sangat.. Er.... Seksi ah~"


Byuurrrr


Tubuh Gia ditarik kedalam Air, ia belum Siap


Jadi ia hanya bisa memeluk tubuh Sangye erat


Tubuh keduanya saling menempel, Gia merasakan tatapan pamas pria kearah nya, menunduk ia melihat tubuhnya basah kuyup, Pakaian miliknya menempel


Gia cemberut, lalu memukul tangan Sangye


"Kamu ******** nakal..... Aku baru saja sudah mandi ah~"


Sangye tersenyum menawan, "bukankah kamu tau, kesiini pastinya akan basah... Sayang~~"


Sangye mengecup bibir merah Gia, lalu melakukannya berulang kali sampai Gia kehabisan nafas


Matanya menjadi Kabur, dan ia sempat mendesah membuat Sangye menatapnya dan matanya semakin gelap


Gia menerima Layanan Sangye dan keduanya baru keluar dengan Gia yang pinsang, Bisa dilihat dari wajah Wanita itu, bahwa ia kelelahan berat


Gia tidur sampai hari menjadi siang, lalu bangun kembali dengan tangan kekar memeluk pingganya


Matanya menatap orang di depannya dengan penuh cinta, Gia Mencium kening, alis, mata,hidung,pipi dan bibir pria itu


Gia memperdalam pelukan keduanya dan memeluk sosok hangat Sangye


Sangye dengan sigat memeluknya erat, ia bisa mencium aroma bunga yang segar dan menyejukkan dari Gia


Kehidupan keduanya menjadi Legenda Karna Keharmonisan mereka dan Saling Kesetian mereka pada pasanganya


Gia Melahirkan seorang Putri cantik, mewarisi Gen nya, wajah dan mata hijau miliknya saat perubahannya seutuhnya menjadi Peri


Gia bahkan mengetahui bahwa putrinya memiliki Darah Murni Peri dan Kemampuan juga turun ke putrinya


Putri Cecil


Shu dan Snowy menikah setahun setelah Gia dan Sangye, mereka juga memiliki seorang Putri yang memiliki rambut perak Snowy dan mata Gelap Shu


Namun Darah Putri mereka mengikuti sang ibu, Serigala putih.


Kembar Song memilih mengembangkan kehidupan keluarga mereka


Rongyan menjadi Ratu Kaisar Utara untuk pertama kalinya dalam sejarah, dan hubungan Gia dan gadis itu mulai dekat


Istana Iblis


Gia duduk sambil memangku seorang Gadis kecil yanh dengan ceria menyanyi, suara gadis itu merdu dan jernih, Gia akan selalu menemani putrinya melatih sihirnya


Sekarang dunia mereka, Menemukan Portal Sihir menuju Bumi, mengetahui itu gia sangat semangat dan bahkan akan sekali-kali pergi dan mengajak keluarganya berliburan, bahkan mereka membangun rumah disana.


Keduanya awet mudah karna Kultivasi mereka, penampilan Cecil sangat menawan, dan ia memiliki sifat seperti Ibunya dan Ayahnya


Suka Pria tampan, dan sangat sadis saat ia marah


KKehidupan keluarga nya sangat Harmonis dan Damai, Gia akan selalu menempel di pelukan Sangye


Cecil, melihat kelopak bunga yang terbang mmengeliligi Ia dan Ibunya, dan tertawa bahagia


Sangye datang dan melihat pemandang harmonis itu, tersenyum bahagia, Sangye mendekat dan mengecup Kening Gia dan ikut bergabung


End


Huhuhuhu Finally πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†