I AM A FAIRY

I AM A FAIRY
32



Hari Yang ditunggu akhirnya Tiba


Pernikahan Antara Yang Mulia Raja Iblis dengan Yang Mulia Peri


Kedua mempelai pengantin sangat menawan, Jubah Merah membara membuat semua mata menatap mereka kagum


SongLan dan SongYu berdiri disamping Airin dengan wajah penuh kekakaguman


Airin menangis bahagia, Snowy sudah menyiapkan Kain untuk Airin


"Akhirnya... Putriku laku juga. Huhuhuhu..... Sekarang Tidak ada yang akan menggoda pria tampan lagi.... Aman"


Snowy menggelengkan kepalanya aneh, lalu ia memutar matanya saat melihat kelakuan Airin yang mirip seperti ibu yang melihat anaknya menikah


Lalu Snowy mendapatkan. Beberapa bunga dan daging panggang dari Shu tiap mereka bertemu, bahkan Snowy akan menendang, meninju dan menghajar pria itu karna menganggap nya Mesum


Bukan menyerah, Shu malah lebih gesit untuk mendekati Snowy


Semua Beast Sprtitual melihat pemandangan itu, mereka semua mengasihani Shu, bukan Snowy, karna Shu bisa terjerat dengan perempuan kasar seperti Snowy


"Yakhhh kau menjauh dari ku" teriak Snowy, saat shu mendekat kearahnya membuatnya kesal


Gia hanya tertawa rendah di balik jilbab merahnya melihat Tingkah kedua makhluk itu


Gia melihat bahwa Sangye menyerahkan tangannya, dan dengan malu Gia menerima uluran tangannya


Pendeta membacakan janji suci, dan keduanya akhirnya Sah menjadi pasangan suami istri


Gia dibawa ke kamar istana Iblis melewati portal teleportasi yang sudah di siapka


Sebelum menghilang, Airin memberikan pil obat pada Gia


Gia menatapnya bingung, "Apa ini? Kenapa kau memberiku obat? "


Airin tersenyum nakal, "Heheheh ini adalah obat khusus yang mampu membuat mu bertahan, walau beberapa ronde hehehe"


Gia terkejut, matanya melebar dan menatap Airin aneh


"Ibu Airin, apa kau salah minum obat.... Kau... Kau ....ternyata kau memiliki pemikiran yang sangat dalam~~"


Airin diam, dan hanya menatap Gia penuh makna, Gia meneguk ludahnya, Airin berbalik pergi


Meninggalkan Gia seorang diri, melihat di telapak tangannya ada sebutir pil


Gia mengangkat bahunya, dan langsung menelannya


Obat dengan cepat meleleh dan tercampur kedalam tubuhnya, Gia merasakan perasaan dingin didalam tubuhnyadan merasa tubuhnya segar, lalu ia duduk sambil mengunyak apel di meja


Sejam Kemudian...


Bunyi pintu berderit, Gia mengalihkan pandangannya, Pandangannya terhalang oleh Kain Merah yang terbang tertiup angin


Gia melihat sosok pria dengan jubah merah dengan ringan berjalan ke arah nya


Entah kenapa Gia merasakan perasaan haus dan panas di tubuhnya, Gia menggelengkan kepalanya


Mata nya menjadi kabur, tubuhnya tidak nyaman terasa panas


Kemudian, Sosok Sangye muncul dan berdiri didepan Gia, Gia melihatnya, pandangan mereka bertemu


Gia merasakan panas yang lebih di tubuhnya


Lalu mengingat bahwa ia hanya memakan pil dari Airin


Ia langsung memberikan sumpah sarapah nya Airin


"Sayang...."


.


.


.


Saat Gia menubruk tubuhnya ,Sangye bisa merasakan panas dari tubuh Gi Mata Gia mulai berkabut,Hidungnya mulai mencium bau tubuh Cendana Dingin dari orang didepannya


Gia menarik Kerah Sangye dan mata mereka saling menatap,Gia mendekatkan wajah keduanya hingga ia bisa mencium aroma tubuh Sangye,membuatnya menjadinlebih panas dan nyaman


Gia entah mendapat kekuatan darimana,ia lngsung mencium bibir Sangye,membuatvpria itu membeku


Sangye dengan cepat menahan tengkuk lehernya dan memperdalam.ciuman mereka


Entah taubdarimana keduanya sudah berbaring dikasur,tubuh mereka saling menempel.


(skip....)


Suasana dikamar dipenuhi hawa aneh yang ambigu


Gia berbaring sambil memeluk erat tubuh Sangye,Sangye dengan kasih mengelus rambut Istrinya


Alam Tengah


Hutan terlarang,Airin dengan nyamannya berayun dan menikmati layanan Beast lainnya untuknya


KarnanGia sedang menikamti malam pernikahanya ,Airin bisa santai,tidak akan mendengar kalimat kalimat Gia tentang Pria tampan lagi


Lalu Airin membuka matanya,menatap seseorang yang menggerutu di dekatnya


"Yo snowy ada apa dengan mu...Gia sedang bulan madunya"


Snowy mendengus,"kau tidak tau...pria itu..bawahan raja iblis selalu datang menganggu ku ...bahkan saat aku ingin makann,ia akan menatapku intens huhuhu"


Airin terkekeh


"Ia jatuh cinta padamu sepertin itu yang kulihat "


Snowy melebarkan matanya,lalu membuang mukanya kesamping


"Pria itu lebih Mesum dari Goblin dan Raja Iblis"


Airin duduk di ayunannya dan menyanggah kepalanya


"Cinta memang membingungkan,kau sebagai salah satu klan langka,mengapa tidak mengembangbiakkan ras mu dengan Shub,Ia tampan,Kaya,dan perhatian"


Snowy melipat tangannya


"Aku bukan gia😂,tampan dikit pasti gatal merayunya"


Keduanya tertawa,lalu Airin berhenti,Snowy menatapnya dan melihat senyuman aneh di wajah Elf itu


"Apa kau melakukan sesuatu yang anehlagi?"


Airin tersenyum nakal


"Aku memang.ingat pilnyang ku buat ,ku berikannpada gia"


Snowy mengangkat alisnya bingung 'Kenapa'


Airin mengambil buah anggur di sampingnya dan memakannya senang


"Pil itu berbeda,Itu Afrosidak tingkat tinggi.aku sekarang penasaran apa Gia masih bisa bangun sekarang"


Snowy mengigil,ia berdoa saat ia kawin nanti ,AIRIN ,ia akan menjauh dan tidak akan mempercayai Elf itu


Snowy dan Airin,keduanya menikmati tidak adanya Gia yang akan menggoda siapapun ,yang termasuk pria tampan