
Gia dengan takut duduk di depan Airin
Airin menatapnya kesal, bagaimana tidak saat mereka pulang dari bertarung dengan Goblin
Ia menemukan Gia dengan bahagianya Makan berbagai jenis Lauk dan juga, Pria itu, Jendral Sanye, malah dengan baiknya memanjakan gadis itu
Ia bahkan sempat menatap tajam Sanye dan memperigatinya menjauhi Gia, Bukan karna soal masalah pria itu menikamnya, namun ia mencium bau kematian Dari racun YingYang dalam tubuh pria itu
Airin tau bahwa penawar racun itu adalah Mutiara Gia, dan ia sudah was was bila pria itu akan menerkam gadis bodoh ini dan mengambil Mutiaranya
Gia sekali kali mengangkat kepalanya dan menatap takut Airin, ia hanya makan oke!
Airin juga tidak ada lembut-lembutnya, Ia menarik kerahnya dan menyeretnya pergi
Snowy yang berbaring di dekat jendela hanya menatapnya malas bahkan ia tidak akan menolong gadis itu lagi
"Gia, Kenapa... Kenapa kau... Bisa dekat dengan ******** itu HAH!! "
Wajah Airin memerah dan nafasnya menderu cepat tanda bahwa ia sudah sangat kesal
"Kakak.... Kami sudah baikan oke!dan juga aku.... Menyukainya... "
"Tidak Bisa"bantah Airin
Airin melipat kedua tanganya
"Kau... Sebagai Peri Alam, apa kau tidak mencium bau lain dari tubuh Pria itu, Hah,.... Ada racun dalam tubuhnya"
Gia diam
"Gia... Dalam tubuhnya ada Racun... Kau tau itu saat kau pergi mengobatinya dengan seruling, Nada Itu bisa menekan nya, tapi Racun itu hanya bisa di obati dengan...... Mutiara milikmu"
Akhirnya Gia mengangkat kepalanya menatap Airin kaget, matanya melebar
Gia tanpa sadar meneteskan air matanya
"Kenapa... Kenapa.... Kenapa.... Kami tidak bisa bersama.... Wuwuwuwuu.... Aku... Mencintainya... Hikss... Hiksss.. Aku hanya ingin bersamanya... Kenapa Airin... Kenapa harus ada pemisah antara kami berdua! "isak Gia
Airin berjongkok menghapus air matanya, mata Elf itu sendu saat ia melihat nasib hubungan mereka
"Gia.... Cinta itu bisa mengobati... Namun juga membunuh mu"
Airin menepuk pundaknya
Gia akhirnya meminta di tinggal sendiri, Ia ingin sendiri
Memeluk kedua kakinya, Gia menatap Langit malam dihiasi bintang
Pertama mereka saling menjauh karna Sanye melukainya, dan sekarang mereka tidak bisa bersama karna Sanye menderita racun dan obatnya adalah dia, kehidupannya
Gia menyenymtuh Simbol lotus di keningnya
Mata sembab akibat menangis, wajahnya pucat dan juga ia tak memiliki tenaga entah karna Lelah bertarung atau. Hatinya yang sudah lelah
Gia Tertidur dengan memeluk tubuhnya
Disisi lain
Kamp militer
Sanye merasakan kerinduan pada Gadis-nya, namun mereka sekarang terpisah jarak
Sanye juga melihat tatapan peringatan dari Elf wanita itu, membuatnya merasakan firasat buruk
Sanye Entah kenapa merasakan adaa sebuah pemisah sekali lagi
Ia merasakan bahwa Elf itu sudah mengetahui bahwa ia terkena racun dan obatnya dan jalan terakhirnya adalah Dengan Mutiara Gia
Tapi ia tak tau resikonya bila mutiara itu di cabut
Ia merasa frustasi
Cinta memang membingungkan
Tbc
Wahai Adik Corona Jangan Ki lama-lama Liburan Di Indonesia
Kah Mau ki kasihan Masuk Bulan Ramadhan, Bulan yang ditunggu-tunggu umat Islam!!!
Buat Semua Warga Indonesia, Kalau mau ki keluar Jangan ki Lupa pakai ' Masker' kah kalau anda tanpa sengaja memiliki kontak secara tidak Sadar dengan Pengidap Penyakit Corona, Akan berbahaya bagi Orang-orang terdekat anda.
!!!!!!❌❌❌❌❌
Pengidap Virus Corona ada yang tidak merasakan Gejalanya, namun mengidap Virus itu
Jadi Guys!!! Hati-hatiki bela
Jangan Lupa Cuci tangan Dengan Sabun
😆😆😆😆😉😉😉