
6 tahun kemudian
Hutan Terlarang menjadi Tempat paling berbahaya Sejak Sang Peri Menghilang, Banyak yang ingin mengambil kesempatan itu untuk merebut wilayah Hutan, namun akan ditendang oleh Snowy yang menjaganya
Banyak juga Penjaga Iblis yang datang dan meminta Serpihan kehidupan Terakhir Gia, Namun akan di kalahkan oleh Airin
Sangye bahkan sudah turun tangan selama 5 tahun ini dan bahkan menyerang secara langsung hutan terlarang, namun ia tak akan bisa menembusnya bahkan dengan kekuatannya yang sangat kuat
Alasannya karna Jiwa Ilahi Peri masih kuat mempertahakan Wilayah, Airin juga terkejut mengetahui Hal itu, Ia masih ingat Perkataann Gia di sela-sela terlukanya
"Aku akan bertanggung jawab atas kewajibanku. "
Sejak saat itu, Penghuni hutan bisa bersantai atas penyusup, namun mereka akan bertarung dengan Klan Iblis dan semua kerajaan lain yang berusaha melawan
Untungnya bantuan dari Kembar Song Mereka bisa menangani nya, ada juga Keajaiban bahwa Rongyan, Sang Putri melawan kaisar Rong dan datang membantu Hutan terlarang menjaga rumah mereka
Airin menatap Pohon kehidupan yang mulai Berubah, Daunnya telah berubah menjadi Transparan lalu Keungguan Transparan
Mengayungkan jari-jarinya,lalu badan tengah pohon terbuka dan menampakkan Kristal Ungu yang mulai pekat
Snowy berjalan mendekat dan bertanya, "Bulan Purnama akan terjadi sebentar lagi, apa kau yakin.... Ia akan bangun? "
Airin diam
"Airin, Apa. raja Iblis akan datang saat Gia bangun? Apa kita akan melawan atau menonton saja? "
Airin memmnyipitkan matanya, "Kita Biarkan saja ia datang, Gia adalah Pasangan takdirnya, Alasan Gia bertahan juga karna Rasa Sayangnya yang masih kuat pada Raja Iblis"
Snowy menatap Kristal Ungu yang bersinar indah, lalu berbalik pergi, Airin masih diam berdiri dan mengawasi Kristal Gia
****************😇*****************
Sangye di Alam Bawah, Dunia Iblis
Wajah Tampan pria itu diisi dengan lapisan kabut es, mata Violet gelapnya menatap kedepan
Kepalanya di sanggah dengan lengan nya, ia mendengar laporan Bawahnnya tentang kondisi di atas
Matanya yang gelap membuat Bawahan yang berada dibawah mengigil, meneguk ludahnya
"Yang... Mulia.... Menurut mata-mata kami, Serpihan Jiwa Sang Peri di tempatkan di Pohon Kehidupan Wilayah Terlarang. Dan menurut Legenda, Pohon Kehidupan sesuai namanya mampu memberi kehidupak Ke-dua bagi Jiwa Abadi Murni yang di beri Anugrah, Dan sang peri adalah yang terpilih, Maka Elf Airin sang Penjaga Wilayah menaruhnya di sana, Dan Kemungkinan besar..... Peri Gia akan bangkit! "
Mata Violet Sangye Melebar dan Secercah cahaya di mata indah dingin pria itu, Tubuhn menjadi kaku, ia menatap bawahan dibawah dengan Serius
"
kehidupan Kedua? Apa itu benar? "
Bawahan dibawah mengangguk, Lalu ia dengan cepat berdiri
"Benar Yang Mulia, Menurut Aturan Bintang, Harusnya Segel Pelindung Wilayah terlarang akan melemah Saat Bulan Purnama tahun ini, karna Bulan ini dianggap sebagai Bulan Kelahiran Jiwa Baru"
Sangye mengepalkan tangannya,detak jantungnya berdetak kuat
"Kamu Kembali... Gia"
Sangye tanpa sadar tersenyum bahagia, Ia dengan cepat menghilang dari Istana miliknya
.
.
.
Wilayah Terlarang
Tengah Hutan, Pohon Kehidupan mengeluarkan Cahaya kelap kelip, Daun-daun di pohon berubah warna menjadi keunguuan terang
Airin berdiri didepan dengan dibelakangnya semua penghuni Wilayah terlarang berdiri dengan rapi
Airin mengatupkan tangannya, bibir gadis itu mulai membaca Mantra ,Mantra Sihir terbentuk di sekeliling Pohon kehidupan
Mantra sihir yang mengelilingi Pohon berputar, Semua Beast Spritual lainnya mulai mengeluarkan Energi Ilahi mereka, dan memperkuat Mantra Airin
Snowy berdiri di depan pintu perbatasan tempat Segel melemah, Untungnya pusat Lemahnya Segel hanya satu, jadi ia mampu menjaga, Selagi Airin membantu Gia dalam Meditasi nya
Snowy menatap kedepan, menggunakan Wujud manusianya, Gaun Biru dengan Campuran Putih Salju selutut, berdiri menjaga Wilayahnya
Mata Biru Snowy menyipit saat melihat segerombolan orang berlari menuju kemari, kecepatan mereka cepat, Melihat hal itu Snowy menyebarkan resensi Ilahinya dan Suhu di sekitarnya menjadi Turun, Lapisan Es terbentuk dan Hawa dingin menyebar
Snowy menarik Kipas miliknya, danMemasang mode Siaga
Lapisan Es membentuk Bilah tajam siap menusuk, Saat pasukan itu mendekat, Snowy sudah siap
Pasukan dalam jumlah banyak, Terdiri dari Pria tampan dengan Jubah merah dan cadar menutupi wajah mereka, di pimpin oleh seorang Pria dengan Jubah Hitam
Snowy menyipitkan matanya, "Jangan Mendekat"
Pasukan Itu berhenti atas Perintah orang berbaju hitam
Pria berbaju hitam itu adalah Shu, Shu kaget melihat seorang Gadis dengan Rambut seputih salju, dan mata sebiru langit, dengan waspada menatap mereka
Shu membungkuk memberi salam, "Kami dari Alam Iblis, Atas perintah Yang Mulia, datang menjemput Peri "
Mendengar hal itu, Snowy langsung mengayungkan kipasnya, menciptakan Angin topan dengan kejam menerjang pasukan Iblis
Shu langsung mengayungkan pedangnya dan menghancurkan Angin Snowy, Snowy mengertakan giginya, lalu memerintahkan Pasukan Esnya menyerang pasukan Shu
Snowy meoihat bahwa Shu memperhatikannya intens membuatnya kesal, Lalu menendang kaki Pria itu kuat, Membuat Shu lengah
Snowy mendecakkan lidahnya,Ia mengayungkan tangannya dan meninju Shu terbang menabrak Batu
Shu berusaha berdiri, Beberapa Pasukan melihat Komandan mereka kasihan,Ia jadi Lemah menghadapi Gadis Cantik!!!
Shu merasakan tatapan kasihan mereka cemberut, Berdiri dan merapikan pakaiannya, lalu mengangkat pedang hitamnnya dan melaju kedepan
Bentrokan benda keras bergema, Shu terkejut, matanya melebar saat melihat Snowy menghentikan Pedangnya hanya menggunakan tangan kecilnya yang indah
Mulut Snowy berkedut melihat mata keterkejutan pihak lain, Ia menghebuskan nafasnya yang dingin menerpa wajah Shu membuatnya memerah, Snowy mengayungkan Kipasnya membuat Shu dengan cepat menghindar
.............................................
Pohon Kehidupan bergerak perlahan, Cahaya bulan bersinar menerpa tepat ke Pohon besar itu
Pohon Kehidupan mulai membuka bangian tengah tubuhnya dan perlahan Kristal Ungu muncul di depan mata semua orang
Mata semua orang bersuka cita melihat nya, Airin tersenyum penuh kerinduan, Lalu fokus membaca mantra, namun ia spontan berbalik saat melihat sesosok seorang Pria muncul dalam kegelapan
Beast lainnya dengan sigap menghadang, Airin membeku, Ia tak percaya Bahwa pria ini mampu masuk dan melewati Snowy
Sangye menatap semua orang acuh, lalu matanya melihat Ksrital Ungu dalam Pohon besar, dan jantungnya berdebar entah kenapa
Airin menatap tajam Sangye, "Yang Mulia Iblis, Anda seharusnya tak menganggu Hutan Kami.kami tidak menyambut anda"
Sangye tersenyum dingin, "Aku disini Hanya menjemput Pendampingku, Dimana Gia......serpihan Jiwanya"
Airin membeku, lalu menyilangkan dadanya, Sikap mendominasi Elf itu membuat Sangye menaikkan sebelah alisnya
"Bukankah anda sendiri melihat bahwa Gia sudah Mati di tangan anda sendiri, Apa belum cukup! Kau ingin menyiksa jiwanya hah... "
Mata Airin berair, "Enyalah"
Semua Beast tingkat tinggi dengan cepat mengeluarkan tekanan mereka dan mulai menyerang Sangye
Sangye tidak bisa menggunakan kekuatannya karna ia tau bahwa Gia sangat Mencintai hewan, Jika ia taklu ia melukai Mereka, gadis itu akan membencinya
Jadi pertarungan berlangsung dengan hanya menggunakan sedikit Qi miliknya
Airin kembali Fokus menggunakan Mantra nya
Kristal Ungu bercahaya terang, membuat semua orang berhenti, Sangye memfokuskan matanya pada Kristal Ungu itu.
Airin melihat Kristal Gia mulai Berdetak dan Pecah secara perlahan
Kristal mengeluarkan Cahaya Hijau dan Hal itu memukau semua orang
Airin berjalan mendekat, Kristal Ungu Terbang dan Pecah, Cahaya hijau itu mulai membentuk tubuh manusia, Seorang Perempuan
Dari Kaki putih muncul dan menuju keatas,
Sampai ke kepala, Rambut Brown Gelap berkilau, dan bibir merah muda, kulit seputih susu
Tangan Gadis itu mengeluarkan cahaya hijau, dan Bunga dan sulur tanaman keluar merambat dari kedua tangan gadis itu
Airin tersenyum senang, "Gia... Selamat datang Kembali"
Mata Gadis itu terbuka, menampilkan mata hijau bening dan terang
Mata Gadis itu berkedip-kedip menyesuaikan Cahaya dan lingkungan disekitarnya
Gaun miliknya sangat indah, muncul entah darimana, Semua bunga tumbuh di bawahnya, karna Gia masih melayang
Mata Hijaunya menatap sekeliling lalu turun dan menatap Airin didepannya, Gia tersenyum seperti dulu Nakal dan Ceria
"Aku Kembali"
Sangye yang berdiri kaku, masih setia menatap Gadis di atas, lalu Gia mengalihkan pandangnya dan mata mereka bertemu
Mata Gia cerah melebar, Tubuhnya perlahan terbang dan mendekat ke Sangye, Sangye juga berjalan mendekat, mata pria itu penuh kerinduan
"Hai..... Tampan~"
Suara Gia jernih dan menggoda, perlahan Gadis itu menapakkan kakinya ke tanah, Dan Dengan sangat cepat tubuhnya di rengkuh dalam dekapan hangat Sangye
Sangye mencium bau Gia yang segar seperti bunga, Ia ingin menyakinkan dirinya bahwa orang didepannya Nyata, tanpa luka dan darah ditubuhnya
Gia tersenyum manis, lalu tangannya bergerak dan membalas pelukan Pria itu.
Ia bisa merasakan tubuh sangye bergetar dan juga ia tau betapa rindunya pria ini
Airin melihat itu, langsung kesal dan memisahkan keduanya, Menatap Airin cemberut, "Kau Gadis bau!!!baru bangkit langsung mencari Pria Tampan,..... Hiks.....hikss... "
Airin menangis, Gia memeluk gadis itu, keduanya berpelukan, Semua Beast Berseru gembira
Disisi lain
Snowy masih bertarung mendengar suara dari dalam, Penuh kegembiran, Langsung melompat dan mengubah bentuknya menjadi Serigala putih, berlari masuk kedalam, meninggalkan Shu yang membeku melihat Perubahn itu
Shu menunjuk arah Gadis utu menghilang dengan wajh penuh kejutan
"Dia... Dia....Serigala Putih..... Snowy?? "